Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA ORGANISASI: STUDI KASUS PADA SKANDAL PERUSAHAAN TOSHIBA Aisyah Bunga Chaidir; Guntur Haludin; Rosi Rahmawati; Nadia Jasmine; Dewi Swangsa; Marcelina Putri Widayanto
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.446

Abstract

Penelitian ini membahas peran kepemimpinan dalam membentuk budaya organisasi dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan, dengan fokus pada studi kasus skandal perusahaan Toshiba Corporation pada tahun 2015. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis dokumen, penelitian ini mengungkap bagaimana gaya kepemimpinan yang menekankan hasil di atas integritas, serta tekanan manajemen terhadap bawahan, menciptakan lingkungan di mana praktik-praktik akuntansi tidak etis berkembang. Budaya organisasi yang menekankan kesetiaan kepada atasan dan menghindari pelaporan pelanggaran juga memperparah situasi. Skandal Toshiba memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja perusahaan, termasuk hilangnya kepercayaan investor, anjloknya harga saham, dan tercorengnya reputasi perusahaan. Skandal Toshiba menunjukkan bahwa kepemimpinan memainkan peran sentral dalam membentuk budaya organisasi, yang pada gilirannya mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya kepemimpinan yang etis dan budaya organisasi yang sehat dalam mencapai kinerja yang berkelanjutan bagi perusahaan. Budaya organisasi harus dibangun dengan berlandaskan nilai-nilai seperti kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas.
ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF BUDAYA ORGANISASI: STUDI KASUS PADA SKANDAL PERUSAHAAN TOSHIBA Aisyah Bunga Chaidir; Guntur Haludin; Rosi Rahmawati; Nadia Jasmine; Dewi Swangsa; Marcelina Putri Widayanto
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.446

Abstract

Penelitian ini membahas peran kepemimpinan dalam membentuk budaya organisasi dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan, dengan fokus pada studi kasus skandal perusahaan Toshiba Corporation pada tahun 2015. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis dokumen, penelitian ini mengungkap bagaimana gaya kepemimpinan yang menekankan hasil di atas integritas, serta tekanan manajemen terhadap bawahan, menciptakan lingkungan di mana praktik-praktik akuntansi tidak etis berkembang. Budaya organisasi yang menekankan kesetiaan kepada atasan dan menghindari pelaporan pelanggaran juga memperparah situasi. Skandal Toshiba memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja perusahaan, termasuk hilangnya kepercayaan investor, anjloknya harga saham, dan tercorengnya reputasi perusahaan. Skandal Toshiba menunjukkan bahwa kepemimpinan memainkan peran sentral dalam membentuk budaya organisasi, yang pada gilirannya mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya kepemimpinan yang etis dan budaya organisasi yang sehat dalam mencapai kinerja yang berkelanjutan bagi perusahaan. Budaya organisasi harus dibangun dengan berlandaskan nilai-nilai seperti kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas.
Implementasi Model 8 Langkah Kotter dalam Transformasi Operasional PT X: Strategi Menghadapi Dinamika Perubahan Pasar E-Commerce di Indonesia Okta Irmayani; Guntur Haludin; Fitriah Rohmiyanti; Ellen Aryanta; Rosi Rahmawati; Putri Juliana Alika; Yayu Nova Reva
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.14023

Abstract

Transformasi digital menuntut organisasi untuk beradaptasi cepat terhadap perubahan teknologi, dinamika pasar, dan ekspektasi pelanggan. PT X, sebagai perusahaan e-commerce besar, menjalankan transformasi operasional untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Model 8 Langkah Kotter dalam proses perubahan tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap enam informan yang terlibat langsung. Analisis tematik digunakan untuk menelaah setiap tahapan perubahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah Kotter telah diterapkan secara bertahap, dengan kekuatan utama pada komunikasi visi dan penciptaan urgensi. Namun, konsolidasi perubahan, pemberdayaan karyawan, dan pembentukan budaya baru belum berjalan optimal karena variasi pemahaman dan stabilitas SOP yang belum konsisten. Temuan ini menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital bergantung pada kepemimpinan yang stabil, komunikasi efektif, serta penguatan budaya kerja adaptif.