Harahap, Miftahul Jannah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

CHEST COMPRESSION WORKSHOP BASED ON RULE OF FIVE ON DEPTH AND CHEST COMPRESSION FREQUENCY AT THE GRANDMED HOSPITAL IN 2022: CHEST COMPRESSION WORKSHOP BASED ON RULE OF FIVE ON DEPTH AND CHEST COMPRESSION FREQUENCY AT THE GRANDMED HOSPITAL IN 2022 Purba, Anita Gandaria; Syara, Arfah May; Yanti, Dian Anggri; Harahap, Miftahul Jannah; Arisman, Yessy
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.25 KB) | DOI: 10.35451/jpk.v2i2.1436

Abstract

Several measures to maintain life in cardiac arrest according to the American Heart, namely the application of a chain of survival, namely first aid when cardiac arrest occurs until treatment afterward. The rule of five is a rhythm calculation technique in chest compressions using the numbers 1,2,3,4,5, and 6 which adopts only 2 syllables. The purpose of this community service is to determine the ability of nurses to perform chest compressions based on the rule of five on the depth and frequency of chest compressions at Grandmed Hospital, Lubuk Pakam District, Deli Serdang Regency. The results of community service before being given a workshop show that nurses who perform chest compressions based on the rule of five to patients, namely all respondents have different percentage levels, namely good category as many as 7 people (23.3%), sufficient category as many as 14 people (46.7% ), and the less category as many as 9 people (30%). While the results obtained after being given a workshop show that nurses who perform chest compressions based on the rule of five to patients, namely all respondents have an increase in different percentage levels, namely the good category as many as 17 people (56.7%), the sufficient category as many as 9 people (30%), and the less category as many as 4 people (13,3%). The chest compression calculation system applied is the rhythm calculation system, namely and one, and two, and three, and four. If chest compressions are carried out properly and correctly according to the rules, compression pauses and consistency will create good tissue perfusion.
Literasi Humanis : Antara Konsep dan Prak Tek Dalam Dunia Pendidikan Abidin, Zainal; Qadry, Saskia Adya; Amar, Ikhwanul Afkar; Nazwa, Hasibatun; Lubis, Fazira Nailah; Nasution, Aulia Melati; Harahap, Miftahul Jannah
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1358

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk menggambarkan konsep dan pelaksanaan literasi humanistik dalam sistem pendidikan, terutama di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Dengan melalui penelitian literatur, berbagai referensi seperti artikel, buku, jurnal, dan publikasi akademik diulas untuk menghasilkan studi yang mendalam dengan menganalisis isu-isu yang diangkat. Literasi humaniora berkaitan dengan pengertian manusia tentang berbagai aspek, yang mencakup kemampuan membaca, menulis, dan menyampaikan ide dalam bentuk tulisan, serta pemahaman yang lebih dalam mengenai keberadaan manusia di bumi dari perspektif manusia. Hal ini juga meliputi pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan imajinatif, yang sejalan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan. Studi ini menekankan pentingnya literasi humanistik untuk menghadapi tantangan seperti kemajuan teknologi dan globalisasi di era 21, dengan menyoroti keharusan untuk memiliki kualitas manusia seperti toleransi, empati, keadilan, dan kasih sayang terhadap sesama.
Pentingnya Deteksi Dini dalam Memantau Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Rahmawati, Novia; Nasution, Annisa Zakia; Harahap, Miftahul Jannah; Khadijah, Khadijah; Nasution, Homsani
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan dan pengalaman orang tua serta staf posyandu terkait pentingnya deteksi dini perkembangan anak berusia 0-72 bulan guna menghindari masalah perkembangan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung yang dilaksanakan di Posyandu Silindit. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 15 orang tua, 2 tenaga kesehatan, dan kader posyandu. Temuan menunjukkan bahwa meskipun orang tua mulai menyadari pentingnya deteksi dini setelah mengikuti penyuluhan di posyandu, pengetahuan mereka mengenai tanda-tanda gangguan perkembangan anak masih terbatas. Aspek utama yang memengaruhi efektivitas deteksi dini adalah pengetahuan orang tua, aksesibilitas posyandu, dan faktor sosial ekonomi. Posyandu memiliki peran sentral dalam melakukan pemeriksaan dan memberikan edukasi, tetapi terbatas oleh kendala sumber daya dan rendahnya partisipasi orang tua. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pendidikan untuk orang tua, pelatihan tambahan untuk petugas posyandu, serta perbaikan aksesibilitas untuk meningkatkan efektivitas deteksi dini dan intervensi terhadap gangguan perkembangan anak.