Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pijat Laktasi Pada Ibu Nifas Di TPMB Anna Rosita Siantar Saragih, Astri Ulina; Romaulina Pakpahan; May Linda Kristina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting dalam kehidupan seorang ibu, di mana proses menyusui menjadi salah satu tantangan utama. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi adalah kurang lancarnya produksi ASI, yang dapat berdampak pada kesehatan bayi dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Pijat laktasi merupakan metode alami yang terbukti efektif untuk membantu melancarkan produksi ASI, mengurangi nyeri payudara, serta meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pijat laktasi kepada ibu nifas di Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) Anna Rosita, Pematang Siantar, pada tahun 2022. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi teknik pijat, dan praktik langsung oleh peserta dengan pendampingan dosen dan mahasiswa Prodi D3 Kebidanan Universitas Efarina. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan pijat laktasi secara mandiri, serta adanya respon positif terhadap manfaat pijat laktasi dalam memperlancar ASI. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam mendukung program ASI eksklusif serta meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PRAKTEK MANDIRI BIDAN M. GINTING, SIANTAR MARTOBA Saragih, Astri Ulina; Pakpahan, Romauli; Kristina, May Linda
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i1.6314

Abstract

Ibu menyusui memiliki peran penting dalam kelangsungan hidup bayi, terutama melalui pemberian ASI awal. Menurut WHO, menyusui adalah proses alami yang tak tergantikan, karena ASI merupakan makanan paling sempurna bagi pertumbuhan jasmani, emosi, dan spiritual bayi. Pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan ibu tentang manfaat ASI, yang berdampak pada sikap dan tindakan dalam menyusui. Faktor lain termasuk minimnya dukungan dari orang terdekat, kurangnya edukasi dari petugas kesehatan, terbatasnya tenaga konselor ASI, serta rendahnya dukungan keluarga dan lingkungan. Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Bidan Praktek Mandiri M Ginting Jalan Sidomulyo Nagapitu Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar pada bulan Maret sampai Juli 2024 dengan populasi dan sampel berjumlah 35 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan responden dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,000 (p<0,05), ada hubungan sikap dengan pemberian ASI ekkslusif dengan nilai p value 0,002 (p<0,05). Pada responden disarankan tetap memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya sebagai makanan tunggal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.
MODEL DESAIN UNIT PELAYANAN KEBIDANAN YANG BERPUSAT PADA KELUARGA (FAMILY-CENTERED CARE) Saragih, Astri Ulina; Pasaribu, Enrika T.; Harahap, Septa Hayati
Jurnal Minfo Polgan Vol. 12 No. 1 (2023): Artikel Penelitian 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v12i1.15406

Abstract

Traditional midwifery care often focuses on a biomedical approach to mother and baby, but current global trends are moving toward a more holistic and inclusive care model. The Family-Centered Care (FCC) approach to midwifery care recognizes the family as a fundamental unit that needs to be actively involved in every aspect of care. This literature review examines the principles of FCC, the key components of an FCC-based midwifery care unit design model, and the benefits and challenges of its implementation. The goal is to provide guidance for practitioners, health facility managers, and policymakers in designing a midwifery care environment that supports family involvement and enhances positive experiences for all family members.
IMPLEMENTASI SISTEM RUJUKAN TERPADU DALAM PELAYANAN MATERNAL NEONATAL Saragih, Astri Ulina; Pasaribu, Enrika T.; Harahap, Septa Hayati
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.15407

Abstract

Maternal mortality (MMR) and neonatal mortality (NIR) remain global health challenges, particularly in developing countries. One of the main causes is delays in receiving adequate care, often due to ineffective referral systems. The implementation of an integrated referral system in maternal and neonatal care aims to ensure that mothers and newborns requiring further care can access appropriate health facilities in a timely and efficient manner. This literature review examines the definition, principles, key components, benefits, and challenges of implementing an integrated referral system. The goal is to provide a comprehensive understanding of how this strategy can improve care coordination, reduce delays, and ultimately reduce maternal and neonatal morbidity and mortality.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KLINIK BPM WIDYA PRATIWI HUTA JERUK LARAS II KKECAMATAN SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN Friani, Sri Rahma; Purba, Yeni Trisna; Saragih, Astri Ulina
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v11i2.157

Abstract

Sanitasi berhubungan dengan kesehatan lingkungan yang dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Dampak dari rendahnya tingkat cakupan sanitasi dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat, tercemarnya sumber air minum bagi masyarakat, meningkatnya penyakit berbasis lingkungan seperti diare. Jenis Penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan metode pendekatan cross-sectional, yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan pengamatan sesaat atau dalam suatu periode waktu tertentu dan setiap subjek studi hanya dilakukan satu kali pengamatan selama penelitian (Machfoedz, 2007). Penelitian ini dilakukan di Klinik BPM Widya Pratiwi Huta Laras II Kabupaten Simalungun pada bulan mei 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah semua 38 anak. Sampel diambil dengan cara total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil uji Chi-Square dengan nilai P value 0,001 ( 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare pada Balita di Klinik BPM Widya Pratiwi Huta Laras II Kabupaten Simalungun dan berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil uji Chi-Square dengan nilai P value 0,002 ( 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan Kualitas Fisik Air Bersih dengan Kejadian Diare pada Balita di Klinik BPM Widya Pratiwi Huta Laras II Kabupaten Simalungun. Diharapkan bagi tenaga kesehatan setempat untuk aktif memberikan penyuluhan dan dapat melakukan peningkatan perbaikan sarana air bersih, mengupayakan peningkatan program penyehatan lingkungan pemukiman dan penanganan kualitas air bersih secara fisik. Dan untuk masyarakat diharapkan aktif mencari informasi terkait kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pengolahan air sampai mendidih sebelum air dikonsumsi.
The Effect Of Soaking Feet In Warm Water On Edema Of Pregnant Women's Feet In The Trimester III At ThemidwifeSiswani Lubuk Pakam Clinic In 2025 Saragih, Astri Ulina; Risky Yulanda; Santa Natalia; Sri Andini Herawati
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/thd5sn93

Abstract

Edema is a common complaint experienced by pregnant women, especially in the third trimester, due to physiological changes during pregnancy such as increased blood volume and uterine pressure on the veins. Untreated edema can cause discomfort and health risks. One non-pharmacological method that is believed to be effective in reducing edema is soaking feet in warm water. Objective: This study aims to determine the effect of soaking feet in warm water on the degree of foot edema in pregnant women in the third trimester. MethodThis study used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest approach. A sample of 11 pregnant women in the third trimester was selected using purposive sampling. Foot edema data were measured before and after the foot soaking intervention in warm water for several sessions. Data analysis used a Paired Sample t-test to determine the difference in the degree of edema before and after the intervention Result The results showed that the average foot edema score before the intervention was 2.55 with a standard deviation of 0.522, while after the intervention it decreased to 1.73 with a standard deviation of 0.786. Statistical test shows a p-value of 0.000 (p < 0.05), which means there is a significant difference between the edema condition before and after soaking feet in warm water. Conclusion: Soaking feet in warm water has a significant effect on reducing the degree of edema in pregnant women in the third trimester..