Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KRISIS IKLIM YANG MENYEBABKAN KERUGIAN DI BERBAGAI NEGARA Arohmawati, Arohmawati; Sujarwo, Sujarwo; Desy Safitri
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i10.3626

Abstract

Krisis iklim merupakan salah satu masalah yang kini menjadi serius untuk diatasi. Hal ini disebabkan karena kerugian yang telah terjadi sangatlah besar, bahkan mengancam kehidupan manusia yang ada di bumi. Hal ini terjadi akibat adanya pemanasan global yang terjadi sehingga perlu adanya upaya-upaya yang dilakukan agar dapat meminimalisir terjadinya bencana. Penelitian ini menggunakan teknik studi literatur yang dapat mengumpulkan informasi dari berbagai sumber relevan. Melalui teknik tersebut, hasil yang didapatkan untuk menanggulangi dampak terjadinya krisis iklim yakni pemerintah dapat membuat kebijakan terkait penanggulangan dampak krisis iklim, menggunakan transportasi umum guna meminimalisir penggunaan bahan bakar yang berlebih, serta menggunakan energi ramah lingkungan sehingga dapat menekan emisi karbon yang merugikan bagi manusia. Selain itu, terdapat kegiatan lain seperti menanam tanaman di sekitar rumah dan menjaga ekosistem hutan dan laut. Dengan upaya-upaya menjaga lingkungan tersebut, diharapkan krisis iklim dapat diminimalisir sehingga kehidupan yang berkelanjutan dapat terjaga.
Analisis Perilaku Phubbing pada Remaja di SMP Negeri 2 Jakarta Arohmawati, Arohmawati; Purwandari, Dian Alfia; Istiqomah, Nurul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36965

Abstract

Tingginya tingkat penggunaan gawai memicu terjadinya perilaku phubbing di dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi remaja yang masih mencari identitas dirinya. Identitas diri dibentuk berdasarkan lingkungan sosial sehingga individu tersebut perlu memahami perannya melalui interaksi. Namun, proses interaksi ini sulit memiliki kualitas yang baik apabila seorang individu lebih berfokus kepada gawai. Penelitian ini menganalisis tentang dimensi dari phubbing, yakni nomophobia, konflik interpersonal, isolasi diri, dan pengakuan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran dimensi phubbing pada remaja dengan menganalisis setiap dimensi phubbing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan bantuan SPSS. Adapun pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Subjek pada penelitian ini adalah remaja kelas VIII yang bersekolah di SMP Negeri 2 Jakarta dengan jumlah 86 peserta didik. Hasil analisis menjelaskan bahwa phubbing pada remaja kelas VIII di SMP Negeri 2 Jakarta mayoritas berdistribusi sedang dengan kecenderungan yang rendah.