Apriani, Mirda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP KEMAMPUAN MENELAAH STRUKTUR TEKS FABEL SISWA KELAS VII MTS AL-MANSHURIAH SUNGAI BAUNG Apriani, Mirda; Effendi, M. Syahrun; Juwati
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): Linggau Jurnal Language Education Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/-.v3i2.448

Abstract

PENDAHULUAN Sastra merupakan suatu ungkapan atau gagasan ide yang menjadi sebuah karya. Aisyah,dkk (Ihsania , dkk 2020:83) sastra yaitu sarana bagi pengarang dalam mengungkapkan ide dan gagasannya. Pembelajaran sastra dalam kurikulum 2013 (K13) di mana siswa harus mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang). Salah satunya pembelajaran yang diajarkan adalah menelaah struktur teks fabel. Fitriani, dkk (2020: 35) cerita atau fiksi adalah cerita yang berisi rekaan atau khayalan yang tidak berdasarkan kenyataan. Artinya cerita fiksi dilihat dari bentuk cerita dan pengarangnya.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP KEMAMPUAN MENELAAH STRUKTUR TEKS FABEL SISWA KELAS VII MTS AL-MANSHURIAH SUNGAI BAUNG Apriani, Mirda; Effendi, M. Syahrun; Juwati
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): Linggau Jurnal Language Education Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/-.v3i2.448

Abstract

PENDAHULUAN Sastra merupakan suatu ungkapan atau gagasan ide yang menjadi sebuah karya. Aisyah,dkk (Ihsania , dkk 2020:83) sastra yaitu sarana bagi pengarang dalam mengungkapkan ide dan gagasannya. Pembelajaran sastra dalam kurikulum 2013 (K13) di mana siswa harus mencoba, mengolah, dan menyajikan dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang). Salah satunya pembelajaran yang diajarkan adalah menelaah struktur teks fabel. Fitriani, dkk (2020: 35) cerita atau fiksi adalah cerita yang berisi rekaan atau khayalan yang tidak berdasarkan kenyataan. Artinya cerita fiksi dilihat dari bentuk cerita dan pengarangnya.
Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dalam Pembelajaran Kemampuan Menelaah Struktur Teks Fabel Siswa Tingkat MTs Effendi, M. Syahrun; Charli, Leo; Juwati, Juwati; Apriani, Mirda
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.4004

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang efektif merupakan hal yang krusial sebagai upaya pencapaian hasil belajar yang optimal. Oleh karenanya model pembelajaran yang diterapkan haruslah memperhatikan berbagai faktor yang terkait dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dalam peningkatkan kemampuan menelaah struktur teks fabel pada siswa MTs. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, dengan subjek berjumlah 23 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik tes. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran STAD efektif pada pembelajaran kemampuan menelaah struktur teks fabel siswa kelas VII MTs Al Manshuriah Sungai Baung. Hasil ini di dasarkan pada hasil uji hipotesis (uji t) pada tarap signifikansi 5 %, dk = 23-1 = 22 diperoleh nilai thitung > ttabel (9,0204 > 2,1318). Nilai rata-rata siswa meningkat sebesar 26.52, yakni nilai rata-rata pada pretes 61,74 menjadi rata-rata 88,26 pada postes. Oleh karena itu, Ha penelitian diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian ini penerapan model STAD dapat meningkatkan keaktifan belajar, kemampuan berpikir kritis, dan meningkatkan pemahaman siswa dalam menelaah struktur teks fabel. Oleh karenanya, para pendidik (guru) dianjurkan untuk menerapkan model pembelajaran STAD sebagai pengganti atau variasi metode pada pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam materi teks cerita fabel.