Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS ALIRAN FLUIDA CAIR DAN PENGURANGAN TEKANAN PADA PIPA L DENGAN METODE SIMULASI KOMPUTASI Bagus Trimulyono; Deddy Supriyatna
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i2.2955

Abstract

Fluida adalah zat dalam keadaan cair (liquid) atau gas. Zat cair memiliki volume tertentu untuk jumlah massa tertentu, tidak tergantung pada bentuk benda di mana ia berada. Dalam suatu profil aliran fluida dalam pipa L apakah ada pengaruh pada pressure drop pada pipa L. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis profil aliran fluida pada pipa L dengan metode simulasi komputasi serta pengaruh profil aliran fluid cair terhadap pressure drop pada pipa L. Metode yang digunakan adalah metode simulasi komputasi dan mengukur pressure drop pada pipa L. Hasil yang didapatkan bahwa profil aliran fluida dapat dianalisis dengan metode simulasi komputasi dan terdapat pengaruh profil aliran fluida cair terhadap pressure drop pada pipa L.
PENGARUH ARUS AIR TERHADAP LAJU PERCEPATAN KAPAL Ripal Triswandi; Deddy Supriyatna
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i2.2959

Abstract

Transportasi laut telah menjadi sarana penting dalam pengangkutan barang di dunia internasional. Transportasi laut menyumbang lebih dari 80 persen dari perdagangan global berdasarkan volume dan lebih dari 70 persen berdasarkan nilai hingga tahun 2017, dan tumbuh sebesar 4 persen lagi pada tahun 2018. Berdasarkan proyeksi tersebut, perdagangan maritim diperkirakan akan berkembang dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 3,8 persen antara tahun 2018 dan 2023. Keberadaan arus air tidak hanya menjadi elemen alamiah dalam lingkungan maritim, tetapi juga menjadi faktor kritis yang dapat mempengaruhi laju percepatan kapal. Fenomena arus air dapat mencakup variasi kecepatan, arah, dan kedalaman, yang semuanya memiliki dampak yang berbeda terhadap kinerja kapal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh arus air terhadap laju kecepatan kapal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review yang diambil dari internet menggunakan google scholar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 10 artikel yang dilakukan review, semuanya memberikan kesimpulan bahwa arus air akan memengaruhi laju kecepatan kapal. Temuan lain menunjukkan bahwa tingkat ketangguhan mesin, propeller serta jenis ketahanan logam dalam air juga memberikan pengaruh terhadap pengaratan dan usia hidup pada kapal. Beberapa artikel juga menunjukkan bahwa arus air dalam penelitian yang dilakukan memiliki tingkat keragaman yang berbeda-beda apabila melihat variabel-variabel peneltiian lainnya.
PENGERTIAN DASAR MEKANIKA FLUIDA : DINAMIKA FLUIDA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Ali Putra; Deddy Supriyatna
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i2.2961

Abstract

Mekanika fluida, sebagai cabang penting dalam ilmu fisika, menyelidiki prinsip-prinsip mendasar yang mengatur perilaku cairan dan gas di alam semesta ini (Supriyono, 2019). Melalui studi yang mendalam, kita dapat memahami dinamika yang terjadi dalam gerakan fluida dan relevansinya yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai sifat yang dimiliki oleh fluida, seperti viskositas yang memengaruhi aliran dan pergerakan, densitas yang menentukan massa per satuan volume, dan kompresibilitas yang mengubah volume dengan perubahan tekanan, menjadi fokus utama dalam memperoleh wawasan yang lebih mendalam. Mekanika fluida memperkenalkan konsep-konsep penting seperti fluida statis, yang mempelajari distribusi tekanan dalam fluida yang diam. Pemahaman terhadap fenomena ini memainkan peran penting dalam berbagai aplikasi , termasuk dalam desain sistem hidrolik yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari (Zulfa, Nikmah and Nisak, 2020). Sementara itu, dinamika fluida mengeksplorasi gerakan fluida yang bergerak, dengan prinsip Bernoulli sebagai salah satu konsep utama yang membantu kita memahami perubahan tekanan, kecepatan, dan ketinggian dalam aliran fluida (Ningrum and Linuwih, 2015) Abstrak ini bertujuan untuk menggaris bawahi relevansi praktis dari mekanika fluida dalam pengalaman aplikasi konsep-konsep mekanika fluida, kita dapat memahami bagaimana prinsip-prinsip ini berperan dalam berbagai aspek kehidupan kita, dari teknologi hingga alam sekitar. Dengan demikian, pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanika fluida tidak hanya meningkatkan pengetahuan kita tentang alam semesta, tetapi juga memperluas kemampuan kita untuk memanfaatkan potensi teknologi dan sumber daya yang ada dengan lebih efisien.
ENERGI TERBARUKAN DARI BIOFUEL RUMPUT LAUT: MENGGALI POTENSI HIJAU DI LAUTAN Reza Hermawan; Deddy Supriyatna
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i2.2964

Abstract

Krisis energi dan perubahan iklim mendorong manusia mencari solusi berkelanjutan, salah satunya melalui bioetanol. Bioetanol, etanol dari bahan nabati, menjadi alternatif biofuel yang menjanjikan. Rumput laut, tumbuh berkelanjutan di perairan, menawarkan potensi sebagai sumber biofuel ramah lingkungan. Penelitian ini mengeksplorasi potensi rumput laut dalam produksi bioetanol dengan fokus pada hidrolisis dan fermentasi. Studi literatur mencangkup pertumbuhan rumput laut, teknologi konversi menjadi biofuel, dan dampak lingkungan. Rumput laut, dengan pertumbuhan cepat dan berkelanjutan ekologis, menjadi alternatif menarik untuk bahan bakar. Proses konversi termasuk biofuel berbasis lipid dan berbasis karbohidrat, terbuka untuk produksi berbagai jenis biofuel. Meskipun dampak lingkungan perlu dikelola, potensi rumput laut sebgai bahan baku biofuel menawarkan harapan dalam mengatasi krisis energi dan berkelanjutan lingkungan. Kajian ilmiah dan literatur memberikan landasan bagi pemahaman lebih lanjut tentang potensi dan dampak penggunaan rumput laut dalam produksi biofuel.
DASAR-DASAR SISTEM HIDROLIK Faisal Anwar; Deddy Supriyatna
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i3.2974

Abstract

Sistem hidrolik adalah suatu bentuk perubahan atau pemindahan daya dengan menggunakan media penghantar berupa fluida cair untuk memperoleh daya yang lebih besar dan lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman mengenai definisi hidrolik, konsep viskositas, definisi serta fungsi tangki, pompa hidrolik, katup dan silinder. termasuk viskositas,tekanan, dan kecepatan aliran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang sistem hidrolik, dengan potensi aplikasi dalam rekayasa, industri, dan lingkungan. Melalui penelitian ini harapannya adalah dapat memberikan wawasan baru dan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan terkait sistem hidrolik dalam berbagai skenario.
KONSEP DASAR MEKANIKA FLUIDA DAN KARAKTERISTIKNYA Rachmad Gilang Surya Senja; Deddy Supriyatna
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i3.3052

Abstract

Perkembangan teknologi dan kebutuhan akan pemahaman yang lebih dalam tentang perilaku fluida terus mendorong penelitian dan inovasi dalam mekanika fluida. Dari sejarahnya, dapat kita lihat bagaimana pengamatan, eksperimen, dan pemodelan matematis telah membentuk landasan ilmiah dari cabang ilmu yang penting ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan yang komprehensif terhadap konsep dasar mekanika fluida serta menggambarkan karakteristik utama yang terkait dengannya. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk melakukan analisis terhadap artikel-artikel ilmiah yang relevan dan terkait dengan konsep dassar mekanika fluida. Mekanika fluida adalah cabang mekanika yang mempelajari pergerakan fluida, baik dalam bentuk cairan maupun gas. Dalam mekanika fluida, terdapat dua pendekatan yaitu mekanika fluida statis dan mekanika fluida dinamis. Mekanika fluida statis mempelajari fluida dalam keadaan diam, sedangkan mekanika fluida dinamis mempelajari fluida dalam keadaan bergerak. Setiap fluida masing-masing memiliki sifat yang menjadi ciri khas fluida tersebut sifat fluida yang umum antara lain: kerapatan (density), berat jenis, gravitasi jenis (specific gravity), kekentalan (vicosity), tegangan permukaan (survace tension), dan kapilaritas (capilarity).
ANALISIS KETEBALAN LAPISAN NATRIUM CLORIDA PADA BESI, STAINLESS STEEL DAN PLASTIK Imam Haris Pratama; Satrio Surya Ramadhan; Deddy Supriyatna
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i5.5655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketebalan lapisan natrium klorida yang terbentuk pada permukaan besi, stainless steel, dan plastik. Ketebalan lapisan ini penting untuk memahami laju korosi yang terjadi pada material tersebut ketika terpapar natrium klorida, yang sering ditemukan di lingkungan maritim dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stainless steel memiliki ketebalan lapisan natrium klorida yang lebih besar dibandingkan besi dan plastik, dengan ketahanan korosi yang lebih baik. Besi mengalami korosi yang signifikan setelah beberapa hari terpapar, sedangkan plastik menunjukkan penempelan natrium klorida yang relatif jelas namun tidak sekuat pada stainless steel. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pemilihan material yang tepat dan strategi pencegahan korosi dalam lingkungan yang mengandung natrium klorida.
STUDI LITERATUR : ANALISIS KEKUATAN SAMBUNGAN LAS DAN SAMBUNGAN KELING Ripal Triswandi; Parhan Adit Rahmadana; Deddy Supriyatna
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i8.5942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan dari kedua jenis sambungan tersebut melalui studi literatur. Dengan menggunakan metode narrative review, penelitian ini membandingkan data dari berbagai jurnal nasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik sambungan las pada posisi horizontal lebih tinggi (26,845 KN) dibandingkan dengan posisi vertikal (24,634 KN). Variasi ketebalan plat pada sambungan las juga mempengaruhi tegangan yang dihasilkan, dimana plat dengan ketebalan 5 mm menghasilkan tegangan tertinggi sebesar 594,40 N/mm². Jenis pengelasan juga berpengaruh signifikan, dengan pengelasan SMAW menunjukkan kekuatan tarik tertinggi (666,05 MPa). Selain itu, media pendinginan yang digunakan pada hasil pengelasan mempengaruhi kekuatan tarik, dimana oli bekas sebagai media pendingin menghasilkan kekuatan tarik tertinggi (53,415 kg/mm²). Untuk sambungan keling, penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak paku keling yang digunakan, semakin tinggi nilai kekuatan tarik yang dihasilkan. Paku keling 4 memiliki kekuatan tarik lebih tinggi (428,94 N/mm²) dibandingkan paku keling 2 (403,53 N/mm²). Tegangan geser maksimal pada sambungan keling tercatat sebesar 4.891,753 KN, dengan tegangan kerja sebesar 85,75 N/mm² dan efisiensi sambungan sebesar 23,6%. Kesimpulannya, pemahaman mendalam mengenai kekuatan sambungan las dan keling sangat penting bagi mahasiswa teknik mesin dan praktisi industri untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan memastikan keamanan serta kehandalan konstruksi.