Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : HUMANIORASAINS

ANALISIS PRODUKTIVITAS CRUSHER PADA PENGOLAHAN BATUBARA UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI BULANAN DI PT JAKSA LAKSA UTAMA SITE PT BGG LAHAT SUMATERA SELATAN Aidil Ilham Pratama; Ahmad Husni; Suhardiman Gumanti
Jurnal Humaniora dan Sosial Sains Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan crushing merupakan tahapan penting dalam pengolahan batubara untuk memenuhi target produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis produktivitas kinerja alat crusher di PT Jaksa Laksa Utama Site PT Budi Gema Gempita selama Maret 2025. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pencatatan data produksi harian, serta analisis waktu kerja efektif dan waktu delay. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi kerja alat sebesar 84,29% dengan rata-rata waktu kerja efektif 15,17 jam/hari dan produktivitas rata-rata 720,9 ton/jam. Faktor yang mempengaruhi produktivitas meliputi delay akibat gangguan mekanis, standby karena keterlambatan pasokan material, serta kondisi lingkungan seperti curah hujan tinggi. Rekomendasi perbaikan meliputi optimalisasi waktu kerja, perawatan rutin, dan peningkatan koordinasi antar unit operasional. Penerapan upaya ini diharapkan mampu mendukung pencapaian target produksi batubara secara optimal.
ANALISIS RISIKO DAN BAHAYA PADA AREA PENAMBANGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT, AND RISK CONTROL (HIRARC) SITE BANKO BARAT PT BUKIT ASAM TBK SUMATERA SELATAN M. Fitra Wahyudi; Suhardiman Gumanti; Ahmad Husni
Jurnal Humaniora dan Sosial Sains Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari potensi bahaya dan risiko kerja yang terkait dengan penambangan batubara, dengan penekanan khusus pada proses loading, hauling, dan dumping di lokasi PT Bukit Asam Tbk di Sumatera Selatan. Akibat lingkungan kerja yang kompleks, penggunaan alat berat, dan kondisi geologi yang tidak stabil, industri pertambangan merupakan pekerjaan dengan risiko tinggi kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan. Untuk penelitian ini, observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, dan analisis kuesioner yang diberikan kepada karyawan digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area hauling memiliki potensi bahaya tertinggi, sedangkan area loading dan dumping berada di bawahnya. Tabrakan antar bagian, tergulingnya alat berat, dan terpapar debu adalah beberapa kecelakaan kerja yang sering terjadi. Dijelaskan bahwa penyebab utama risiko termasuk kondisi jalan yang tidak stabil, tidak menggunakan alat pelindung diri (APD), dan tidak mematuhi prosedur operasional standar (SOP). Dengan demikian, penerapan sistem manajemen K3, pelatihan rutin, dan inspeksi keselamatan rutin merupakan bagian penting dari pengendalian risiko. Diharapkan penelitian ini akan membantu dalam meningkatkan keselamatan kerja di pertambangan.
EVALUASI POLA PENIMBUNAN BATUBARA DALAM UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA SWABAKAR PADA AREA ROM STOCKPILE PT DUTA BARA UTAMA, MUARA ENIM Alfazry Desrinaldi; Suhardiman Gumanti; Ahmad Husni
Jurnal Humaniora dan Sosial Sains Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembakaran spontan batubara merupakan permasalahan serius di area stockpile ROM, yang dapat menimbulkan kerugian yang cukup signifikan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pola penimbunan batubara di area stockpile ROM PT Duta Bara Utama dalam upaya pencegahan terjadinya pembakaran spontan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi lapangan, wawancara, dan pengukuran dimensi tumpukan serta sudut kemiringan tumpukan. Berdasarkan analisis, pola penimbunan yang diterapkan adalah pola windrow dengan metode layering, namun terdapat beberapa faktor yang berpotensi menimbulkan terjadinya pembakaran spontan, seperti batubara peringkat rendah, sudut tumpukan berkisar 40°-50°, ukuran butir batubara yang tidak seragam, dan sisi tumpukan yang tidak mempertimbangkan arah mata angin. Upaya pencegahan yang telah diterapkan antara lain sistem FIFO (First in First Out), penerapan standar tumpukan maksimal 6 meter, pemadatan setiap lapis tumpukan, dan pengaturan durasi tumpukan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan timbunan batubara secara aman dan efisien guna mencegah terjadinya pembakaran spontan batubara.
EVALUASI TINGKAT KEBERHASILAN HIDUP TANAMAN PADA AREA REKLAMASI TAMBANG BATU KAPUR DISPOSAL 4 DI PT SEMEN BATURAJA Tbk SUMATERA SELATAN Farhezi Figo Anugrah; Ahmad Husni; Suhardiman Gumanti
Jurnal Humaniora dan Sosial Sains Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to assess the success rate of plant growth in the limestone mine reclamation area with a focus on the 2025 planting period at Disposal 4 Southeast Side of PT Semen Baturaja Tbk. The main objectives of this study were to identify the types of plants used in reclamation activities, evaluate the success rate of plant survival, and analyze important factors that influence such growth. The research activities were carried out from April 14 to May 9, 2025 in a 1.16 hectare reclamation area which was divided into two observation plots to make the results more measurable and accurate. The research method included primary data collection in the form of identification of plant types, number of individuals, plant height, stem diameter, and plant health conditions, as well as secondary data collection as supporting data. The results showed that the average percentage of plant growth in the reclamation area reached 93%, which according to the assessment criteria in Forestry Ministerial Regulation No. P.60-II/2009 is included in the good category. This finding confirms that the reclamation program has been running according to standards. The research is expected to provide useful input for companies in their efforts to improve the quality of revegetation, as well as being a consideration in improving reclamation techniques in the future while strengthening academic relations with the industrial world.