Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sistem Pengarsipan Digitalisasi Dalam Bidang Kepegawaian Hernawan, Denny; Oktavinia, Kikin; Pratidina, Ginung; Seran, Gotfridus Goris
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 1 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i1.11673

Abstract

Penetapan kepegawaian merupakan salah satu tugas perencanaan, pengarahan dan pengawasan dalam bidang ini. Solusi lain untuk mengurangi kesalahan unsur pengawasan yang efektif di bidang administrasi adalah dengan membuat sistem terintegrasi yang dapat disimpan dan diambil dalam bentuk soft file. Seperti halnya kegiatan kearsipan, kearsipan Pemerintah Kabupaten Bogor sudah banyak yang beralih ke era digital yang dapat memberikan akses lebih cepat, efisiensi waktu dan efektifitas pekerjaan kearsipan. Namun sangat disayangkan bahwasannya perbedaan usia dan perbedaan gaya berpikir antar pegawai, membuat sebagian pegawai masih menggunakan sistem manual. Metode yang digunakan penulis merupakan Penlitian yang menggunakan deskriptif kualitatif. Sementara itu, Penulis dapat melihat Digitalisasi arsip memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas informasi dalam lingkungan bisnis atau organisasi. Namun, perlu dilakukan dengan berhati-hati, dengan sesuai kebutuhan dan tujuan yang telah ditentukan.
Transformasi Digital dalam Pelayanan Pembuatan Surat Pindah Datang Zulfa, Agra Alfin; Therasari, Anita; E Syahrudin; Oktavinia, Kikin; Bhakti, Muhammad Tegar Purna; Salbiah, Euis; wahyudin, cecep
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 2 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i2.11906

Abstract

Metode yang digunakan dalam pelayanan publik terus berkembang, penggunaan teknologi didalamnya tidak dapat dihindari, maka dari itu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor menerapkan transformasi digital dalam pelayanannya (pembuatan surat pindah datang). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan transformasi digital di Disdukcapil Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan teori (Royyana, 2021) yang menurutnya transformasi digital merupakan perubahan suatu instansi, yang dimana melibatkan 5 indikator yaitu sdm, proses, struktur, strategi, dan adopsi teknologi. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif, informan penelitian ini adalah pegawai Disdukcapil Kabupaten Bogor. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan transformasi digital di Disdukcapil Kabupaten Bogor berhasil. Hal ini dapat dilihat dari penerapan trasnformasi digital yang telah dilakukan, seperti mempercepat waktu proses pelayanan, menumbuhkan budaya membaca, dan penerapan platform digital dalam pelayanan. Dampak dari penerapan transformasi digital ini adalah masyarakat tidak perlu lagi diwajibkan membawa dokumen fisik ketika hendak melakukan pelayanan surat pindah datang.
Implementasi Program Kampus Mengajar Angkatan 7 dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi SIswa Sekolah Menengah Kejuruan Oktavinia, Kikin; Apriliani, Afmi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 11 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i11.15457

Abstract

Kampus mengajar Angkatan 7 merupakan salah satu bentuk program yang diadakan oleh Kemendikbudristek. Hadirnya mahasiswa kampus mengajar ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi di sekolah yang mengalami kesulitan dalam kegiatan belajar mengajar. Penulis menggunakan metode kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi secara langsung, Wawancara, Literatur serta Dokumentasi. Penulis menggunakan Teknik Triangulasi sebagai Teknik analisis data. Subjek penelitian ini adalah peserta didik SMK Galileo terutama Kelas XI. Objek dalam penelitian ini ialah Implementasi kampus mengajar Angkatan 7 di SMK Galileo. Hasil dari kegiatan tersebut adalah mahasiswa dapat mampu membawa dampak dan sebagai bentuk pengabdian pada pengembangan Pendidikan untuk menjadi partner kolaborasi dengan guru ataupun teman mahasiswa lintas bidang keilmuan dalam problem solving yang dihadapi. Hasil dari pelaksanaan program kampus mengajar menunjukkan adanya peningkatan minat belajar, antusiasme dalam pembelajaran dan motivasi dalam pembelajaran. Peningkatkan kompetensi di SMK Galileo juga diharapkan mampu memberikan implikasi positif yang terus-menerus dalam usaha meningkatkan kualitas pendidikan.
Collaborative Governance in the Development of Culinary MSMEs Oktavinia, Kikin; Pratidina, Ginung; Apriliani, Afmi; Mulyadi; Ali, Mohd Nor Syahizan
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 8 No. 1 (2026): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3997/ajap.v8i1.22259

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in creating local products and driving regional economic growth. The Government of Bogor Regency promotes the development of local products, particularly in the culinary sector. However, its implementation faces complex challenges among stakeholders, making collaboration an effective solution. One such initiative is a partnership program between the Department of Cooperatives and MSMEs (DISKOPUKM) and PT Indomarco Prismatama, the operator of Indomaret. This study aims to examine how collaboration operates within this partnership program, as well as to identify the challenges and efforts during the collaborative process. A descriptive quantitative method was employed, involving 32 respondents consisting of DISKOPUKM employees and MSME partners of Indomaret. The samples were selected using saturated and purposive sampling techniques. Data were collected through questionnaires, observation, interviews, and literature review. The results indicate that collaborative governance has been effectively implemented, with all dimensions well applied, as reflected by an average score of 4.24 (employees) and 4.12 (MSMEs). The highest dimension for employees is Collaborative Dynamics, reflecting effective communication and coordination, while for MSMEs it is Collaborative Actions and Outcomes, indicating tangible benefits. The lowest dimensions Drivers (employees) and Collaborative Dynamics (MSMEs) suggest the presence of uncertainty, communication barriers, and capacity gaps.The main challenges identified include issues in communication and coordination, suboptimal leadership, dependency on certain actors, and inconsistency among MSMEs in maintaining partnerships. Therefore, strengthening communication and coordination, enhancing leadership in collaboration, and establishing regular monitoring and evaluation mechanisms on a monthly basis are necessary to ensure measurable and sustainable outcomes of the collaboration program.