Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan Sistem Informasi Geografis Perlengkapan Jalan Berbasis Daerah Rawan Kecelakaan Handayani, Sabrina; Angga, Dessy; Pasa, Panji
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v9i1.418

Abstract

Accidents often occur with several influencing factors and often repeat at a point which is often referred to as an accident-prone area. Accident-prone areas must be supported by the design of a road equipment geographic information system to make it easier to find out road equipment around the place. Balangan Regency is one of the areas in the province of South Kalimantan, it is in a strategic position because it is a crossing route between regions and the route to the province of East Kalimantan. To improve service to existing traffic, one of the efforts made is to improve the quality of road equipment. The problems that occur in the data and management system at the Balangan Regency Transportation Office can now be said to be bad and not up to date. In addition, there are many roads that are not equipped with signs and in accident-prone areas do not have adequate road equipment. The purpose of this study is to analyze the need for signs on roads in Balangan Regency and the needs for road equipment in accident-prone areas. The results of the analysis are displayed using the Geographic Information System method in the ArcGIS 10.3 application, the results of which are to facilitate the Department of Transportation in carrying out maintenance and decision making in planning road equipment as an effort to improve transportation services and safety in Balangan Regency.
Perancangan Sistem Informasi Geografis Perlengkapan Jalan Berbasis Daerah Rawan Kecelakaan Handayani, Sabrina; Angga, Dessy; Pasa, Panji
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v9i1.418

Abstract

Accidents often occur with several influencing factors and often repeat at a point which is often referred to as an accident-prone area. Accident-prone areas must be supported by the design of a road equipment geographic information system to make it easier to find out road equipment around the place. Balangan Regency is one of the areas in the province of South Kalimantan, it is in a strategic position because it is a crossing route between regions and the route to the province of East Kalimantan. To improve service to existing traffic, one of the efforts made is to improve the quality of road equipment. The problems that occur in the data and management system at the Balangan Regency Transportation Office can now be said to be bad and not up to date. In addition, there are many roads that are not equipped with signs and in accident-prone areas do not have adequate road equipment. The purpose of this study is to analyze the need for signs on roads in Balangan Regency and the needs for road equipment in accident-prone areas. The results of the analysis are displayed using the Geographic Information System method in the ArcGIS 10.3 application, the results of which are to facilitate the Department of Transportation in carrying out maintenance and decision making in planning road equipment as an effort to improve transportation services and safety in Balangan Regency.
PROPORSI SEPEDA MOTOR TERHADAP PENGGUNAAN RUANG PEJALAN KAKI Raharjo, Effendi Prih; Angga, Dessy; Yahya, Purnama; Novitasari, Novitasari; Handayani, Sabrina
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 7 No 2 (2016): December 2016
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan aksesibilitas pejalan kaki adalah kebijakan populer di negara-negaramaju.Bertentangan dengan negara-negara maju, negara berkembang seperti Indonesia menganggapberjalan kaki merupakan kebiasaan yang tidak populer di daerah perkotaan. Hal ini dibuktikan diKota Bekasi sebagai salah satu kota di Indonesia. Selain faktor internal dari pelaku pejalan kaki itusendiri seperti: kemalasan, efisiensi waktu, dan faktor budaya; faktor eksternal juga berkontribusiterhadap masalah. Faktor-faktor eksternal seperti iklim, cuaca, polusi, dan fasilitas pejalan kakiyang tidak mendukung. Buruknya kondisi aksesibilitas pejalan kaki berkontribusi pada kurangnyaminat masyarakat Bekasi dalam menggunakan transportasi umum.Oleh karena itu, banyak orang diBekasi memilih untuk menggunakan angkutan pribadi daripada angkutan umum.Meningkatkan walkability tidak memerlukan investasi modal yang besar seperti penggunaanmoda transportasi lainnya. Aspek yang paling penting untuk meningkatkan aksesibilitas pejalankaki adalah kondisi prasarana dan integrasi dengan fasilitas angkutan umum. Hal ini karenahampir semua aktivitas kehidupan manusia bertujuan untuk memindahkan orang dari satu tempatke tempat lain dengan berjalan.Dalam penelitian ini menganalisis kurangnya kesadaran pengguna sepeda motor yangmengorbankan fasilitas pejalan kaki untuk meningkatkan aksesibilitas dengan memaksamenggunakan trotoar untuk menghindari kemacetan dijalan raya. Selain itu kurangnya integrasipejalan kaki dengan fasilitas angkutan umum yang kurang memadai sebagai sumber masalahtransportasi di Bekasi.Terkait dengan itu, penelitian ini memberikan desain prasarana pejalan kakisesuai dengan konsep Pedestrian Oriented Development (POD) dan New Urban Concept.
KALIBRASI MODEL SIMULASI VISSIM Raharjo, Effendhi Prih; Guntur, M.; Umiyati, Siti; Sari, Novita; Hardianto, Dani; Angga, Dessy; Handayani, Sabrina
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menganalisa transportasi suatu jaringan jalan, banyak ditemui keterbatasan dan kesulitan. Banyak waktu, tenaga dan biaya yang digunakan untuk menganalisa dan mengetahui kinerja lalu lintas. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan adalah aplikasi PTV Vissim 9. Model Vissim itu sendiri pada dasarnya merupakan given atau terdapat pengaturan yang telah di atur oleh penciptanya dengan karakteristik negara asalnya, yakni negara Jerman dan negara maju lainnya dimana negara tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda, dilihat dari kebijakan lalu lintas, pengaturan, manajemen dan rekayasa lalu lintas, moda transportasi dan perilaku pengguna jalan yang didalamnya terdapat pejalan kaki dan pengendara kendaraan. Model simulasi Vissim merupakan permodelan dengan analisa microscopis yang didalamnya merumuskan variabel dan alogaritma berkaitan dengan Driving Behaviour atau perilaku pengguna jalan. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui indikasi dari perilaku pengguna jalan terhadap kinerja lalu lintas secara komprehensif namun dalam lingkup mikro.