Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Layanan Informasi Menggunakan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Dalam Menurunkan Pornografi di Kalangan Siswa SMA Fitri, Maulida; Firman, Firman; Netrawati, Netrawati; Abdul Rahman, Mohd Nazri
PSIKOLOGI KONSELING Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60224

Abstract

Pornografi dianggap sesuatu yang lumrah dan merupakan bagian dari arus globalisasi zaman saat ini. Pornografi berdampak negatif terhadap perubahan sikap dan perilaku karena orang cenderung melakukan apa yang mereka lihat pada konten pornografi. Pornografi juga dapat membuat pelakunya mengalami kecanduan atau adiksi. Layanan konseling menangani banyak kasus pornografi. Salah satu jenis konseling yang diberikan kepada individu yang memiliki kecenderungan pornografi adalah konseling informasi menggunakan pendekatan cognitive behavioral therapy (CBT). Dalam artikel ini akan membahas manfaat CBT dalam mengurangi kecenderungan pornografi siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur  dari penelitian-penelitian sebelumnya dan temuan lain yang relevan, dimana data didapat dari mengidentifikasi masalah penelitian, mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan topik, dan mengevaluasi kerangka teori yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.Metode analisis yang digunakan adalah analisi content. Temuan penelitian ini menunjukkan CBT dapat membantu siswa untuk menjauhi pornografi. Beberapa penelitian sebelumnya telah menggunakan metode ini untuk mengatasi pornografi. Layanan dan teknik ini efektif digunakan dalam kasus pornografi dikarenakan CBT dapat membantu siswa untuk mengubah perilaku dan pola pikir mereka tentang pornografi, sedangkan layanan informasi dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pornografi, dan CBT dapat membantu siswa menerapkan pengetahuan dan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
NATURE PLAY TO ENHANCE CHILDREN'S CREATIVITY: A CLASSROOM CASE STUDY OF "BRINGING PLANTS INTO THE CLASSROOM" Xu, Yanfei; Abdul Rahman, Mohd Nazri
Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity Vol. 2 No. 3 (2025): Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/icossh.v2i3.150

Abstract

Objective: This study investigates the implementation and effectiveness of the nature play activity “Bringing Plants into the Classroom” in enhancing the creativity of young children. Method: Conducted in a Chinese kindergarten setting with 24 children aged 4–5 and two teachers, the study utilized classroom observations, teacher interviews, and analysis of children's creative works. The activity involved plant classification, observation, and measurement to engage children in hands-on learning experiences. Results: Findings demonstrate that well-structured nature play activities significantly promote children's creativity, enhance observational and scientific exploration skills, foster emotional engagement, and support the development of teamwork and hands-on abilities. Novelty: This study provides empirical evidence on the educational value of nature play within the early childhood curriculum in a Chinese context, highlighting its potential to support holistic cognitive and emotional development through experiential learning. The research offers a practical model for integrating nature-based pedagogies into structured classroom environments to cultivate young learners’ creative and scientific competencies.
DEVELOPING PRESCHOOL TEACHER COMPETENCIES AND WELL-BEING FOR THE DIGITAL AGE: A CONCEPTUAL FRAMEWORK Yang, Xinyue; Abdul Rahman, Mohd Nazri
Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity Vol. 2 No. 3 (2025): Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/icossh.v2i3.152

Abstract

Objective: This concept paper aims to explore the dual challenge faced by preschool educators in the digital age—developing digital competencies while maintaining psychological well-being. Method: Using a conceptual qualitative approach, this study conducted a thematic synthesis of recent literature from 2018 to 2024 across multiple international databases. The analysis was guided by established educational and psychological frameworks including DigCompEdu, PERMA, and the Job Demands-Resources (JD-R) model.  Results: The study identifies three key domains crucial for preschool teacher development: digital pedagogy competencies, socio-emotional well-being, and professional sustainability. These domains are synthesized into a proposed framework that offers integrated solutions. Novelty: The proposed framework bridges a gap in existing research by integrating digital skill development and teacher well-being, specifically within the underexplored context of early childhood education.
Layanan Informasi Menggunakan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Dalam Menurunkan Pornografi di Kalangan Siswa SMA Fitri, Maulida; Firman, Firman; Netrawati, Netrawati; Abdul Rahman, Mohd Nazri
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60224

Abstract

Pornografi dianggap sesuatu yang lumrah dan merupakan bagian dari arus globalisasi zaman saat ini. Pornografi berdampak negatif terhadap perubahan sikap dan perilaku karena orang cenderung melakukan apa yang mereka lihat pada konten pornografi. Pornografi juga dapat membuat pelakunya mengalami kecanduan atau adiksi. Layanan konseling menangani banyak kasus pornografi. Salah satu jenis konseling yang diberikan kepada individu yang memiliki kecenderungan pornografi adalah konseling informasi menggunakan pendekatan cognitive behavioral therapy (CBT). Dalam artikel ini akan membahas manfaat CBT dalam mengurangi kecenderungan pornografi siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur  dari penelitian-penelitian sebelumnya dan temuan lain yang relevan, dimana data didapat dari mengidentifikasi masalah penelitian, mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan topik, dan mengevaluasi kerangka teori yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.Metode analisis yang digunakan adalah analisi content. Temuan penelitian ini menunjukkan CBT dapat membantu siswa untuk menjauhi pornografi. Beberapa penelitian sebelumnya telah menggunakan metode ini untuk mengatasi pornografi. Layanan dan teknik ini efektif digunakan dalam kasus pornografi dikarenakan CBT dapat membantu siswa untuk mengubah perilaku dan pola pikir mereka tentang pornografi, sedangkan layanan informasi dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pornografi, dan CBT dapat membantu siswa menerapkan pengetahuan dan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Explaining Student Well-Being in the Digital Era: Cognitive Load as a Psychological Mechanism Linking Technostress and Digital Literacy Azzahra, Nabilla Feylisha; Na'imah, Tri; Abdul Rahman, Mohd Nazri; Anbari, Mahdi; Silawati, Endah
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol. 7 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijiep.v7i1.29935

Abstract

The increasing use of learning technology has given rise to various psychological problems among students, particularly technostress and limited digital literacy, stemming from the demands of digital assignments and the complexity of learning platforms. These factors can increase cognitive load and disrupt student well-being. This study used a quantitative explanatory design involving 220 students (N = 220) with a mean age of 16 years (SD = 0.73) and was analyzed using the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling approach. The results showed that cognitive load partially mediated the influence of technostress and digital literacy on student well-being. Technostress was shown to increase cognitive load and negatively impact student well-being, whereas digital literacy reduced cognitive load and improved student well-being. In addition, cognitive load also negatively affected student well-being. The novelty of this study lies in revealing the psychological mechanism through the mediating role of cognitive load, explaining how technostress and digital literacy simultaneously affect student well-being, and in providing empirical evidence on Muslim high school students, who are still rarely studied in digital literacy research. These findings emphasize the importance of managing technostress and strengthening digital literacy as key strategies in supporting student well-being in Islamic educational settings.