Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA SISWA SMAIT BAITUL MUSLIM DI LAMPUNG TIMUR Shofia Suhartono, Nabila A.; Proborini, Renyep; Adzlan Syah, Tansri
PSIKOLOGI KONSELING Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.59699

Abstract

Efikasi diri memiliki peran penting dalam penyesuaian diri siswa. Efikasi diri yang rendah dapat mempengaruhi kemampuan siswa untuk menyesuaikan diri, sehingga penyesuaian diri yang baik memerlukan tingkat efikasi diri yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara efikasi diri dengan penyesuaian diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi utama penelitian adalah seluruh siswa Kelas X SMAIT Baitul Muslim yang berjumlah 120 siswa, dengan sampel sebanyak 79 siswa yang dipilih melalui teknik Probability Random Sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Spearman’s Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dengan tingkat sedang antara efikasi diri dan penyesuaian diri, dengan koefisien korelasi sebesar 0,579. Ini berarti semakin tinggi tingkat efikasi diri siswa, semakin baik penyesuaian diri, dan sebaliknya, semakin rendah tingkat efikasi diri siswa, semakin buruk penyesuaian diri.
Loneliness Abroad: The Role of Emotional Support of Boarding House Managers for Students Vidya Putri, Zahra; Nurhayaty, Any; Adzlan Syah, Tansri
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 14, No 3 (2025): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v14i3.17526

Abstract

Migrant students often experience loneliness due to separation from their families and familiar environments. This loneliness is not merely caused by the absence of social interaction but also by a lack of meaningful emotional support in the new setting. This study aims to examine the relationship between emotional support provided by boarding house managers and feelings of loneliness among migrant students. A quantitative method with a correlational design was used. The sample consisted of 210 migrant students living in boarding houses or dormitories, and data were collected using two instruments: an emotional support scale and a loneliness scale. Data were analyzed using the Spearman correlation test. The results indicate a significant negative relationship between emotional support from boarding house managers and the level of loneliness among students. This means that the higher the emotional support perceived from the boarding house managers, the lower the level of loneliness experienced by the students. Future research is encouraged to include mediating variables such as attachment or emotion regulation to further explore the underlying mechanisms of this relationship. The implication of this study highlights the importance of involving boarding house managers as informal agents of emotional support to foster a more supportive and psychologically healthy living environment for migrant students.Mahasiswa perantauan kerap mengalami kesepian akibat keterpisahan dari keluarga dan lingkungan asal. Kesepian ini tidak hanya disebabkan oleh ketiadaan interaksi sosial, melainkan juga oleh kurangnya dukungan emosional yang bermakna di lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan emosional dari pengelola kost dengan perasaan kesepian pada mahasiswa perantauan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 210 mahasiswa perantauan yang tinggal di kost atau asrama, dan data dikumpulkan menggunakan dua instrumen: skala dukungan emosional serta skala kesepian. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan emosional dari pengelola kost dan tingkat kesepian mahasiswa perantauan. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi dukungan emosional yang dirasakan dari pengelola kost, maka semakin rendah tingkat kesepian yang dialami mahasiswa. Penelitian ini menyarankan agar studi selanjutnya mengikutsertakan variabel mediasi seperti keterikatan atau regulasi emosi untuk memahami mekanisme hubungan lebih dalam. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pelibatan pengelola kost sebagai agen dukungan emosional informal untuk menciptakan lingkungan tinggal yang lebih suportif dan sehat secara psikologis bagi mahasiswa perantauan.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA SISWA SMAIT BAITUL MUSLIM DI LAMPUNG TIMUR Shofia Suhartono, Nabila A.; Proborini, Renyep; Adzlan Syah, Tansri
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.59699

Abstract

Efikasi diri memiliki peran penting dalam penyesuaian diri siswa. Efikasi diri yang rendah dapat mempengaruhi kemampuan siswa untuk menyesuaikan diri, sehingga penyesuaian diri yang baik memerlukan tingkat efikasi diri yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara efikasi diri dengan penyesuaian diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi utama penelitian adalah seluruh siswa Kelas X SMAIT Baitul Muslim yang berjumlah 120 siswa, dengan sampel sebanyak 79 siswa yang dipilih melalui teknik Probability Random Sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Spearman™s Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dengan tingkat sedang antara efikasi diri dan penyesuaian diri, dengan koefisien korelasi sebesar 0,579. Ini berarti semakin tinggi tingkat efikasi diri siswa, semakin baik penyesuaian diri, dan sebaliknya, semakin rendah tingkat efikasi diri siswa, semakin buruk penyesuaian diri.
”Analisis Jabatan” Studi Efektivitas kerja pada SDM Karyawan Universitas Muhammadiyah Lampung berdasarkan deskripsi jabatan dan spesifikasi jabatan Adzlan Syah, Tansri; Nurhayati, Any
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Resources (HR) management has become a crucial thing. In fact, the members of the organization are the most important influencing factor because their behavior will facilitate or hinder the achievement of the organization in the long term. Job analysis is the process of developing job duties from a position and employee requirements that are appropriate to fill the initial position. This qualitative research used primary and secondary data. The subjects were 101 structural employees of Universitas Muhammadiyah Lampung. Job analysis prepares job descriptions and job specifications. Job Analysis helps influence the work quality of Universitas Muhammadiyah Lampung employees because it really helps employees in carrying out their duties and completing tasks as well as their job specifications.