Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Audio Visual terhadapPeningkatan Kemandirian Keluarga dalam Merawat Lansia Hipertensi di KotaTasikmalaya Hartono, Dudi; Cahyati, Peni; Arifin, Unang; Warijan, Warijan
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan usia lanjut membawa konsekuesi peningkatan kejadian penyakit degenaratif, salah satunya penyakit hipertensi. Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit yang sifatnya kronis dan merupakan faktor utama penyebab gagal jantung, gagal ginjal dan stroke. Angka kejadian hipertensi di Indonesia dari tahun ke tahun terjadi peningkatan termsuk di Jawa Barat dan juga di Kota Tasikmalaya. Upaya strategi yang sudah diprogramkan pemerintah adalah melalui PIS-PK, dimana pelayanan pada pasien hipertensi merupakan salah satu indicator. Pendekatan ini mendorong kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga (lansia). Kemandirian ini dapat dicapai bila keluarga memiliki pengetahuan. sikap dan keeterampilan dalam merawat lansia hipertensi. Upaya untuk meningkatakan pengetahuan, sikap dan keterampilan dapat dilakukan melalui kegiatan edukasi. Salah satu media edukasi yaitu berbentuk audio visual. Tujuan penelitian ini untuk melihat peningkatan tingkat kemandirian keluarga dalam merawat lansia hipertensi menggunakan edukasi video. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 orang kelompok intervensi dan 30 orang kelompok control. Hasil yang di dapatkan adalah sebelum dilakukan intervensi edukasi video baik kelompok intervensi maupun kelompok control berada pada tingkat kemandirian 1 dan setelah dilakukan intervensi edukasi video terdapat peningkatan yang signifikan.
Optimalisasi Peran Kader Posbindu Melalui Psikoedukasi dalam Pengendalian Penyakit Hipertensi di Kelurahan Nagarasari Wilayah Kerja Puskesmas Cigeureung Kota Tasikmalaya Cahyati, Peni; Hartono, Dudi; Arifin, Unang
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12447

Abstract

Angka kejadian hipertensi di Indonesia dari tahun ke tahun terjadi peningkatan termasuk di Jawa Barat dan juga di Kota Tasikmalaya. Peningkatan ini harus mendapatkan perhatian yang serius karena hipertensi di Indonesia menjadi kontributor tunggal utama terjadinya penyakit jantung, gagal ginjal dan stroke. Hipertensi merupakan resiko utama terjadinya stroke secara mendadak dan dapat berakhir dengan kematian atau kecacatan yang menetap, Seseorang yang mengalami stroke produktivitas dan kualitas hidupnya akan menurun, bahkan klien akan menjadi sangat bergantung pada keluarga atau orang - orang di dekatnya. Pemberdayaan masyarakat dengan penguatan posbindu diaharapkan menjadi salah satu upaya untuk menekan kejadian hipertensi. Kader posbindu dengan dukungan petugas puskesmas dapat mengembangkan kegiatan yang bersifat promotive dan preventif. Sebanyak 25 orang kader yang mewakili 22 posbindu/ posyandu lansia di  Kelurahan Nagarasari wilayah kerja Puskesmas Cigeureung Kota Tasikmalaya menjadi peserta pelatihan pengendalian hipertensi melalui psikoedukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian program pengabdian kepada masyarakat IPTEKS bagi masyarakat (IbM) Politeknik Kesehatan Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2023. Hasil pelatihan menunjukkan skor pengetahuan kader tentang pengendalian hipertensi naik sebesar 3,08 poin dibandingkan sebelumnya. Hasil uji normalitas data kedua variable berdistribusi normal maka menggunakan uji parametrikPaired-T test. Hasil uji Paired-T didapatkan nilai ρ = 0,000 (ρ < 0,05), maka H0 ditolah, dan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan setelah intervensi. Terjadi kenaikan rata-rata skor pengetahuan setelah dilakukan intervensi penyuluhan sebesar 3,08 poin. Diharapkan setelah diberikan pembekalan maka kader posyandu lansia akan berkontribusi dalam peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya lansia tentang hipertensi melalui kegiatan penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah, kunjungan rumah. Kesimpulannya adalah ada peningkatan pengetahuan kader posyandu lansia tentang pengendalian hipertensi sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan