Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya KPU Kabupaten Solok dalam meningkatkan partisipasi politik generasi muda pada Pemilu 2024 Rahmat, Afdhalur; Suryanef, Suryanef; Rafni, Al; Dewi, Susi Fitria
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 4 No. 2 (2024): Eighth Edition
Publisher : Departemen Ilmu Sosial Politik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v4i2.466

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan upaya yang dilakukan KPU Kabupaten Solok dalam meningkatkan Partisipasi Politik generasi muda pada pemilu 2024 dan mengetahui hambatan KPU Kabupaten Solok dalam meningkatkan partisipasi politik generasi muda pada pemilu 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan penelitian ini terdiri dari Ketua KPU Kabupaten Solok, ketua divisi perencanaan data dan informasi, ketua divisi hukum dan pengawasan, Ketua divisi teknis dan penyelenggaraan, Ketua divisi sosialisasi pendidikan pemilih partisipasi masyarakat dan sumber daya manusia dan generasi muda. Informan penelitian ini diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan program KPU Kabupaten Solok dalam meningkatkan partisipasi politik generasi muda sudah terlaksana dengan seharusnya yaitu sosialisasi, pembentukan badan Ad Hoc, sosialisasi menggunakan media sosial, rumah pintar pemilu dan relawan demokrasi. Dalam pelaksanaannya KPU Kabupaten Solok menemukan kendala yaitu anggaran dana.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Partisipasi Politik Mahasiswa PPKn UNP pada Pemilu Presiden 2024 Rahmat, Afdhalur; Ofianto, Ofianto; Fajri Mulyani, Fini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arus globalisasi dan teknologi menuntut Indonesia untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi internet. Internet tidak pernah terlepas dari selutuh lapisan masyarakat, baik dari masyarakat bawah hingga masyarakat atas. Internet menyedot perhatian setiap penggunanya. Internet secara terus menerus memperkenalkan hal baru yang memungkinkan penggunanya memanfaatkan internet untuk jangka waktu yang lama.media sosial terus berkembang dan menjadi alat baru dengan implikasi yang signifikan bagi kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan politik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh media sosial terhadap partisipasi politik mahasiswa PPKn UNP dalam Pemilihan Umum Presiden 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan mengadopsi metode korelasi tipe asosiatif untuk menjawab pertanyaan penelitian. Adapun responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa PPKn UNP dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pengaruh media sosial terhadap partisipasi politik mahasiswa PPKn UNP memiliki nilai Adjust R Square 0,573 yang artinya media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap partisipasi politik mahasiswa PPKn UNP pada Pemilihan Umum presiden 2024.
Party Cadreization and Political Communication Pattern: A Comparative Study of PKS and Gerindra In West Sumatera Rahmat, Afdhalur; Suryanef, Suryanef; Fatmariza, Fatmariza; Rafni, Al
DAWUH : Islamic Communication Journal Vol. 7 No. 1 (2026): March
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/dawuh.v7i1.2032

Abstract

The Partai Keadilan Sejahtera (PKS) and the Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), two prominent political parties in West Sumatra, have cadre development programs. This study examines these programs' effects on organizational sustainability and election results. Despite using quite distinct cadre-building strategies, both parties remained competitive in the West Sumatra Provincial Legislative Elections of 2019 and 2024. In-depth interviews with nine key informants, including party cadres, executives, and political observers, were used in conjunction with document analysis of internal policies and training initiatives as part of a qualitative comparative approach. The analysis framework incorporates Randall and Svåsand's (2002) metrics of systemness and value infusion in addition to Huntington's (1968) four aspects of party institutionalization (adaptability, complexity, autonomy, and coherence). Results show that PKS's methodical, hierarchical cadre training cultivates cadres with strong ideological commitment, steadfast allegiance, and continuous constituent involvement, resulting in a consistent rise in votes from 389,526 in 2019 to 453,572 in 2024. The vote reduction from 476,985 (2019) to 427,177 (2024) is correlated with Gerindra's flexible, experience-driven methodology, which prioritizes electoral mobilization over organized value inculcation. These different routes highlight how party cohesion, resilience, and long-term electoral viability are influenced by the caliber of cadre development. Parties that prioritize systematic value-based training tend to produce stronger institutionalization and more durable structures over electoral cycles, however no single model is always better.