Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Identifikasi Sebaran Pangan Lokal Jenis Umbi-umbian Berbasis GIS Sebagai Pendukung Rantai Pasok UKM Pangan Lokal di Kabupaten Magelang Nur Jannah, Eka; Rahmiyah, Muzayyanah
Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 8 No 1 (2024): MARCH
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agriprima.v8i1.655

Abstract

Penelitian tentang Identifikasi Sebaran Pangan Lokal Jenis Umbi-umbian Berbasis GIS sebagai Pendukung Rantai Pasok UKM Pangan Lokal di Kabupaten Magelang memiliki tujuan untuk menggambarkan (dalam bentuk peta) potensi pangan lokal jenis umbi-umbian yang terdapat di Kabupaten Magelang, serta untuk mengetahui dan menjelaskan potensi pangan lokal jenis umbi-umbian yang ada di Kabupaten Magelang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah survei. Survei dilakukan dengan mendatangi lokasi-lokasi yang terdapat tanaman pangan lokal umbi-umbian, kemudian menggunakan bantuan GPS untuk menentukan titik koordinat lokasi yang terdapat tanaman pangan lokal jenis umbi- umbian. Metode pemilihan tempat di Kabupaten Magelang dengan purposive sampling, yaitu Kecamatan tegalrejo, Pakis, Grabag, dan Windusari. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi dan wawancara. Metode penyajian data dengan tabel dan peta lokasi sebaran pangan lokal jenis umbi-umbian berbasis GIS. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari 4 Kecamatan tersebut ada 2 Kecamatan yang memiliki titik sebaran umbi terbanyak yaitu pada Kecamatan Grabag dan Windusari. Dua Kecamatan yang lain tidak memiliki sebaran yang banyak karena pada waktu penelitian para petani sedang tidak menanam tanaman umbi- umbian karena musim kemarau dan pasokan air tidak terpenuhi.
PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI UNTUK MENDUKUNG KAMPUNG ORGANIK SARI MAKMUR KOTA MAGELANG MENUJU DESA SENTRA ORGANIC FARMING Rahmiyah, Muzayyanah; Nur Jannah, Eka; Hilmy, Fuad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 1 (2024): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian organik dewasa ini semakin berkembang seiring dengan meningkatnya minat dan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat. Kota Magelang salah satu diantara banyak daerah yang mengembangkan pertanian organik. Hal ini dibuktikan dengan dukungan pemerintah kota yang mencanangkan program Magelang Cantik (Magelang Cinta Organik) melalui urban farming untuk warganya. Salah satu kelompok yang saat ini fokus terhadap pertanian organik yaitu Kampung Organik Sari Makmur yang beranggotakan ibu-ibu PKK. Kampung Organik Sari Makmur memiliki beberapa kegiatan yaitu bercocok tanam sampai memasarkan hasil panen mereka. Tanaman yang dibudidayakan adalah tanaman sayuran yang memang disasar untuk menjaga ketahanan pangan keluarga. Praktik budidaya tanaman tersebut menemui kendala yaitu hadirnya hama dan penyakit yang merusak tanaman sayuran. Kegiatan ini dilaksanakan guna menambah pengetahuan dan keterampilan para pengurus dan anggota Kampung Organik Sari Makmur dalam pembuatan pestisida nabati berbahan alami yang nantinya digunakan dalam pencegahan hama dan penyakit tanaman sayuran. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demonstrasi pembuatan pestisida nabati yang berbahan daun pepaya. Selain itu juga diadakan kegiatan pemasangan perangkap yellow trap pada lahan tersebut.   Kata Kunci: organic farming, sari makmur, untidar
Aplikasi PGPR Akar Bambu Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil (Vigna radiata L. R. Wilczek. var. vima-2) Nurrohman Fajri, Haru; Suprapto, Agus; Nur Jannah, Eka
Agrium Vol 20 No 4 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i4.13992

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L. R. Wilzcek) merupakan tanaman pangan yang sering dikonsumsi masyarakat di Indonesia. Produksi tanaman kacang hijau mengalami kondisi yang fluktuatif. Upaya yang dapat dilakukan yaitu penambahan PGPR akar bambu dan pemupukan dengan pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi PGPR akar bambu dan konsentrasi pupuk organik cair. Penelitian ini dilaksanakan  pada bulan     Januari-Maret 2023 di Krajan, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok  dua faktor yaitu aplikasi PGPR akar bambu dan konsentrasi pupuk organik cair phospor. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam  (ANOVA), apabila terdapat berbeda nyata diuji lanjut dengan uji beda nyata terkecil (BNT) 1% dan 5 % serta Orthogonal Polynomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan aplikasi PGPR akar bambu 10 ml/l sangat berbeda nyata terhadap tinggi tanaman dan berbeda nyata terhadap luas daun. Perlakuan konsentrasi pupuk organik cair 0, 8, 12, 16 ml/l tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, berat kering biji per tanaman, laju fotosintesis bersih, radiasi aktif fotosintesis, transpirasi, konduktansi stomata dan kadar protein. Tidak terdapat interaksi antara aplikasi PGPR akar bambu dan konsentrasi pupuk organik cair.
PENDAMPINGAN PROSES LEGALITAS USAHA PENGOLAHAN LIDAH BUAYA PADA KWT MANUNGGAL DI DESA DUMPOH, KECAMATAN MAGELANG UTARA Nur Jannah, Eka; Rohmah, Fatkhiyah; Samhina, Lina; Setyowati ND, Eka; Nasywa Ramadhina, Namira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu Kelompok Wanita Tani (KWT) Manunggal di Desa Dumpoh, Kecamatan Magelang Utara. Saat ini, KWT Manunggal menghadapi kendala dalam mengakses perizinan produk yang menghambat daya saing produk mereka di pasar. Program ini terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan mengenai pentingnya legalitas usaha. Selanjutnya, tim pengabdian akan memberikan pendampingan teknis dan administratif dalam pengurusan izin, termasuk penyusunan dokumen dan pengajuan ke lembaga terkait. Selain itu, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memantau perkembangan dan dampak program, serta untuk memastikan keberlanjutannya di masa mendatang. Pendekatan yang digunakan akan mempertimbangkan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat, dengan mengedepankan partisipasi aktif anggota KWT. Program ini juga berfokus pada pemberdayaan anggota untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pengolahan produk yang sesuai dengan standar keamanan pangan. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu telah memperoleh izin PIRT sehingga membantu KWT untuk memperkuat daya saing produk yang dimilikinya, selain itu juga tim pengabdian memberikan bantuan berupa pembibitan lidah buaya untuk menunjang keberlanjutan produksi olahan lidah buaya yaitu minuman lidah buaya (nata de lidah buaya). Kata Kunci: kelompok, lidah buaya, minuman, produk