Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Identifikasi Value Proposition Design (VPD) pada Usaha Olahan Bawang Merah Goreng Superbram (Studi Kasus pada KWT Putri Manunggal Desa Srikayangan Kecamatan Sentolo) Rohmah, Fatkhiyah; Lubis, Fadli Akbar; Samhina, Lina; Pramudita, Anggun; Cahyani, Aulia Putri Nur; Qayyum, Azka Aulia; Bahagia, Muhammad Dhafa Putra; Destriani, Rahmatia
Jurnal Bisnis Tani Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Bisnis Tani Volume 11 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v11i1.12000

Abstract

This study aims to design a Value Proposition Design (VPD) for the fried shallot product, Superbram, managed by the Women's Farmers Group (KWT) Putri Manunggal in Dusun Pergiwatu Wetan, Kulon Progo. Using the Customer Profile and Value Map approach, this research identifies the alignment between customer needs and the value offered by the product. The results show that Superbram provides benefits to customers through the authentic savory taste of local shallots, practical packaging, and product availability on e-commerce platforms. Additionally, Superbram successfully alleviates consumer concerns by using preservative-free raw materials and offering affordable prices. The appropriate application of VPD will help this business improve its competitiveness and expand its market share by continuously adapting the product to meet customer needs and expectations.
Tingkat Persaingan Eksportir Utama Bunga Pala Bubuk di Pasar Internasional Samhina, Lina; Lubis, Fadli Akbar; Rohmah, Fatkhiyah
JURNAL AGRIUST Vol 5 No 2 (2025): AGRIUST, Edisi July 2025
Publisher : Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is the largest producer and exporter of powdered nutmeg, competing with export countries, namely the Netherlands and Vietnam. This study aims to analyze the level of competitiveness and changes in the competitive position of Indonesian powdered nutmeg compared to two main competing countries, namely the Netherlands and Vietnam, in the international market. The data used is secondary data in the form of panel data for 2012–2024 with the Revealed Comparative Advantage (RCA) and Dynamic RCA (DRCA) analysis approaches. The analysis results show that Indonesia has a strong comparative advantage (RCA> 4) in the export of powdered nutmeg, but has experienced a downward trend in competitiveness of an average of -5% per year. In contrast, Vietnam and the Netherlands showed positive competitive growth, especially Vietnam, with a growth of 16% per year. The DRCA analysis shows that Indonesia's competitive position fluctuates, and in 2024, it is in a lost opportunity position, while Vietnam and the Netherlands are in a rising star position. These findings indicate that although Indonesia is a major exporter, its position is starting to be threatened by competitors. Policy suggestions to maintain and increase competitiveness require quality improvement strategies, post-harvest modernization, and strengthening export policies.
STRUKTUR DAN KETERKAITAN KOMPONEN BIAYA PRODUKSI PADA INDUSTRI SLONDOK GRABAG DI KABUPATEN MAGELANG Samhina, Lina; Rohmah, Fatkhiyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i1.22923

Abstract

Industri slondok di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang merupakan salah satu agroindustri pangan tradisional berbasis singkong yang berperan penting dalam perekonomian lokal. Namun demikian, keberlanjutan dan daya saing industri ini masih menghadapi tantangan berupa tingginya biaya produksi, fluktuasi harga bahan baku, serta keterbatasan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola struktur biaya secara efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya produksi, mengidentifikasi komponen biaya utama, serta mengkaji keterkaitan antar komponen biaya produksi dan implikasinya terhadap harga pokok produksi dan profitabilitas usaha industri slondok di Grabag. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui metode sensus terhadap 61 pelaku usaha industri slondok. Variabel penelitian meliputi total biaya produksi, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya bahan penolong, biaya bahan kemasan, biaya penyusutan, biaya tambahan, dan biaya lain-lain. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan struktur biaya produksi dan analisis korelasi untuk mengukur keterkaitan antar komponen biaya dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur biaya produksi industri slondok didominasi oleh biaya variabel, terutama biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja, yang memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap total biaya produksi. Struktur biaya tersebut menyebabkan harga pokok produksi sangat sensitif terhadap perubahan biaya input utama dan berdampak langsung pada profitabilitas usaha. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan biaya yang efisien dan terintegrasi sebagai strategi peningkatan nilai tambah dan keberlanjutan industri slondok Grabag.
PENDAMPINGAN PROSES LEGALITAS USAHA PENGOLAHAN LIDAH BUAYA PADA KWT MANUNGGAL DI DESA DUMPOH, KECAMATAN MAGELANG UTARA Nur Jannah, Eka; Rohmah, Fatkhiyah; Samhina, Lina; Setyowati ND, Eka; Nasywa Ramadhina, Namira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu Kelompok Wanita Tani (KWT) Manunggal di Desa Dumpoh, Kecamatan Magelang Utara. Saat ini, KWT Manunggal menghadapi kendala dalam mengakses perizinan produk yang menghambat daya saing produk mereka di pasar. Program ini terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dengan sosialisasi dan pelatihan mengenai pentingnya legalitas usaha. Selanjutnya, tim pengabdian akan memberikan pendampingan teknis dan administratif dalam pengurusan izin, termasuk penyusunan dokumen dan pengajuan ke lembaga terkait. Selain itu, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memantau perkembangan dan dampak program, serta untuk memastikan keberlanjutannya di masa mendatang. Pendekatan yang digunakan akan mempertimbangkan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat, dengan mengedepankan partisipasi aktif anggota KWT. Program ini juga berfokus pada pemberdayaan anggota untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pengolahan produk yang sesuai dengan standar keamanan pangan. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu telah memperoleh izin PIRT sehingga membantu KWT untuk memperkuat daya saing produk yang dimilikinya, selain itu juga tim pengabdian memberikan bantuan berupa pembibitan lidah buaya untuk menunjang keberlanjutan produksi olahan lidah buaya yaitu minuman lidah buaya (nata de lidah buaya). Kata Kunci: kelompok, lidah buaya, minuman, produk