Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Program PHBS Pada Masa Covid-19 Di Indonesia Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat (Literature Review) Alif Araafi; Arini Salsabila Hasibuan; Friska Dela Oktapiani; Khairani Putri Pratiwi; Salsabila Audina; Ummi Kalsum Nasution; Nisrina Nisrina
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebida
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v1i4.42

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 is a new type of coronavirus that has never been previously identified in humans. Corona virus or what is known as Covid-19 is a new case of pneumonia that was first reported in Wuhan, Hubei Province. Within a month, this disease had spread to various other provinces in China, Thailand, Japan and South Korea. Implementing clean and healthy living behavior (PHBS) during the Covid19 pandemic can break the chain of virus spread. The aim of this literature review is to see how the Indonesian people implemented clean and healthy living behavior programs during the Covid-19 pandemic. The methodology used to write this article is based on a literature review approach. The journal collection process is based on criteria determined in literature research. Participation criteria are journals published in the last 5 years and indexed in Google Scholar. The results of this article explain the clean and healthy living behavior of the community during the Covid-19 period. Based on the results of this research, it can be concluded that there has been a change in clean and healthy living behavior in Indonesian society during the Covid- 19 period.
Hubungan Health Literacy Ketepatan Triage Dengan Keberhasilan Penanganan Pasien Gawat Darurat Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Prikasih Suzani Adina; Ummi Kalsum Nasution; Abdul Razzaq
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2024): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.527

Abstract

Pendahuluan : Pintu masuk utama bagi masyarakat yang mencari pelayanan darurat adalah rumah sakit. Ruang Gawat Darurat (UGD) merupakan bagian di dalam rumah sakit yang menangani triase pasien. Saat ini, sejumlah rumah sakit menggunakan teknik Australian Triage Scale (ATS). Keakuratan pelayanan bergantung pada kemampuan triase perawat, karena mereka harus mampu menggunakan teknik berpikir kritis untuk mengambil keputusan yang cepat dan akurat mengenai perawatan pasien. Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana literasi kesehatan, triase yang akurat, dan efektivitas perawatan pasien di unit gawat darurat RS Prikasih saling berkaitan. Metode : Penelitian ini bersifat analitik dengan desain pendekatan korelasional cross-sectional sebagai metodologi penelitian. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel lengkap, populasi dan sampel penelitian berjumlah 36 perawat IGD yang bekerja di RS Prikasih. Dalam penelitian ini, observasi dijadikan sebagai metode utama pengumpulan data. Uji statistik chi-square digunakan dalam prosedur analisis data univariat dan bivariat. Temuan : Temuan penelitian ini menggambarkan literasi kesehatan, akurasi triase yang terutama adalah literasi rendah sebesar 72,2%, dan keberhasilan pengobatan pasien yang sebagian besar tidak berhasil sebesar 55,6%. Hal ini juga menunjukkan adanya hubungan antara literasi kesehatan, khususnya triase, dengan keberhasilan pengobatan pasien gawat darurat di RS Prikasih pada tahun 2023 (p < 0,05), yaitu 0,01. Ringkasnya, terdapat korelasi yang kuat antara literasi kesehatan
Hubungan Kualitas Tidur Terhadap Stres Kerja Perawat Inap Di Rumah Sakit Umum Haji Medan Ummi Kalsum Nasution; Delfriana Ayu A
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1349

Abstract

Perawat yang bekerja dalam sistem shift, terutama perawat yang bekerja dirawat inap sering mengalami gangguan tidur yang berisiko menyebabkan stres kerja. Hasil riset Health and Safety Executive mengungkapkan bahwa tenaga kesehatan merupakan kelompok dengan tingkat stres tinggi dengan prevalensi 2.500 kasus per 100.000 orang. Kualitas tidur yang buruk berdampak negatif terhadap konsentrasi perawat, kesehatan mental, dan mempengaruhi kinerja perawat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan total populasi yakni seluruh perawat yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Haji Medan sebanyak 77. Sampel yang diambil sebanyak 77 responden dengan menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan Job Stres Scale (JSS) untuk menghitung stres kerja pada perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kualitas tidur dengan stres kerja pada perawat rawat inap dengan p-value <0,05. Secara khusus aspek efisiensi tidur, durasi tidur dan kepuasan tidur memiliki hubungan yang signifikan dengan stres kerja. Sistem shift di Rumah Sakit diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan perawat melalui kualitas tidur untuk mengurangi stres kerja. Dalam islam menjaga kualitas tidur termasuk cara menjaga amanah tubuh sesuai dengan maqasid syariah menjaga akal dan jiwa.