Syifa Salsa Bila
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Dan Penguatan Daycare Malnutrition Sebagai Upaya Penurunan Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Sekaran Mardiana; Salsa Billa; Syifa Salsa Bila; Shoofia Rihadhatul Aisy; Salma Eka Pratiwi; Safira Chairani Dimarti; Safrina Oksidriyani; Latifah Rachmawati; Elly Puji Kusumawati; Yovita Putri Anggraeni; Stevi Risqi Naola Sari; Maria Ulfa
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Berdikari: jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/bjpmi.06.01.02

Abstract

Malnutrition is a health problem that is still often found in developing countries. Based on SSGI data for 2022, the prevalence of stunting in Semarang City reached 10.4%. The Sekaran Community Health Center area recorded 3.07% of stunted toddlers in 2022, while as of December 2022 there were 74 underweight toddlers and 40 wasted toddlers. The establishment of daycare is one of the efforts made by the Sekaran Community Health Center to overcome the problem of stunting. This community service aims to assist nutritional care for toddlers with stunting at the Sekar Kasih Daycare located in Patemon Village, with the implementation of community service activities taking place since the daycare was established on March 1 2023 - August 1 2023. The programs offered and implemented include: other things include preparing a 10+1 day menu cycle, anthropometric measurements, GMP (Good Manufacturing Practices) training for 20 people consisting of daycare officers and posyandu cadres, preparing standard operating procedures (SOP) for organizing meals in daycares, and preparing a pocket book on food ingredient specifications. The results of this activity are a 10+1 day menu cycle, an increase in knowledge based on the average score from 89 to 96.5, and SOPs for managing food in daycare.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPS Peserta Didik Di Kelas VIII-6 MTS Mesra Pematangsiantar T.A 2023/2024 Syifa Salsa Bila; Ahmad Fakhri Hutauruk; Asnewastri; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 1 (2024): Vol 2 No. 1 Mei 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3nagm519

Abstract

Model pembelajaran Problem  Based  Learning  dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan pada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah.  Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah terdapat  pengaruh model pembelajaran  Problem Based Learning  terhadap hasil belajar IPS peserta didik di kelas VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Dengan tujuan untuk mengetahui  pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar IPS peserta didik di kelas VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Metode penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental Design dengan jenis One-Group Pre-Test-Post-Test Design yaitu sebuah metode penelitian yang hanya menggunakan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas sebagai pembanding (kelas kontrol) yang berfungsi untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar sejarah siswa penerapan model Pembelajaran  Problem Based Learning pada peserta didik  kelas  VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh  dengan menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk  dengan menggunakan taraf signifikan 0,05. Didapatkan sebesar 0,120 maka dikatakan berdistribusi normal karena 0,120 ˃ 0,05. Didukung dengan hasil pengujian normalitas yaitu membandingkan Lhitung < Ltabel . Lhitung sebesar 0,136 dan terdapat Ltabel sebesar 0,155. Maka dapat disimpulkan bahwa data berdistibusi normal yaitu 0,136 <  0,155. Selanjutnya hasil uji hipotesis Uji-t terdapat hubungan yang signifikan antara variabel bebas (model pembelajaran Problem Based Learning) terhadap variabel terikat (hasil belajar IPS). Hal ini terbukti bahwa  t hitung  >  t tabel  atau 20.681 > 1,697 pada taraf sifnifikan. Dengan demikian  
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPS Peserta Didik Di Kelas VIII-6 MTS Mesra Pematangsiantar T.A 2023/2024 Syifa Salsa Bila; Ahmad Fakhri Hutauruk; Asnewastri; Satria
Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial Vol 2 No 1 (2024): Vol 2 No. 1 Mei 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah FKIP USI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3nagm519

Abstract

Model pembelajaran Problem  Based  Learning  dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan pada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah.  Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah terdapat  pengaruh model pembelajaran  Problem Based Learning  terhadap hasil belajar IPS peserta didik di kelas VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Dengan tujuan untuk mengetahui  pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar IPS peserta didik di kelas VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Metode penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental Design dengan jenis One-Group Pre-Test-Post-Test Design yaitu sebuah metode penelitian yang hanya menggunakan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas sebagai pembanding (kelas kontrol) yang berfungsi untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar sejarah siswa penerapan model Pembelajaran  Problem Based Learning pada peserta didik  kelas  VIII-6 MTs Mesra Pematangsiantar. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh  dengan menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk  dengan menggunakan taraf signifikan 0,05. Didapatkan sebesar 0,120 maka dikatakan berdistribusi normal karena 0,120 ˃ 0,05. Didukung dengan hasil pengujian normalitas yaitu membandingkan Lhitung < Ltabel . Lhitung sebesar 0,136 dan terdapat Ltabel sebesar 0,155. Maka dapat disimpulkan bahwa data berdistibusi normal yaitu 0,136 <  0,155. Selanjutnya hasil uji hipotesis Uji-t terdapat hubungan yang signifikan antara variabel bebas (model pembelajaran Problem Based Learning) terhadap variabel terikat (hasil belajar IPS). Hal ini terbukti bahwa  t hitung  >  t tabel  atau 20.681 > 1,697 pada taraf sifnifikan. Dengan demikian