Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Understanding Islamic Junior High School Students' Attitudes and Thoughts Toward Puberty: A Qualitative Study Reny Sumino; Pakpahan, Cennikon; Amanda, Bella
Indonesian Andrology and Biomedical Journal Vol. 4 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/iabj.v4i2.50476

Abstract

Puberty is a transitional period experienced by humans. This period is closely associated with physical, psychological, and emotional changes. Adolescents' responses to puberty can vary. We conducted a qualitative study to determine the definition of puberty and opinions and feelings about facing or experiencing puberty. Our research was conducted in one junior high school by conducting interviews in two focus group discussions. We found two major themes in this study: first is the definition of puberty, and second is the feeling about puberty. Both themes consisted of several sub-themes. The respondents stated that puberty is a maturity period characterized by significant physical, psychological, and emotional changes. The respondents also expressed that they were surprised by the changes they experienced. In addition, for them, puberty is the beginning of new obligations in their social environment. Attraction to the opposite sex makes them more careful and they must be able to control themselves. The need to share friends and role models is one of their recognitions in puberty. Other than that sex education indeed for better information.  This study can be used as a reference for understanding the needs of adolescents regarding puberty so that they can better adapt and maintain sexual and reproductive health for good health and well being.
Peran Penting Pendidikan Keagamaan Terhadap Masa Depan Anak Rambe, Mirza Syadat; Fadhilah, Fadhilah; Amanda, Bella; Kasim, Mutiara; Nazwa, Raudhatun; Maharani, Nabila Dwi; Tania, Ananda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan keagamaan memiliki peran yang penting terhadap masa depan seseorang, pendidikan ini sangat diperlukan dan diperuntukkan terutama kepada anak-anak. Karena ilmu keagamaan ini dapat melatih mereka untuk menjadi individu yang berkepribadian dan berakhlak mulia, yang mana dengan pengetahuan yang mereka dapatkan dari pendidikan keagamaan dapat membimbing mereka untuk mencapai masa depan yang terbaik. Pendidikan keagamaan harus diberikan sejak dari usia dini, agar anak dapat terbiasa dengan aturan yang ditetapkan oleh Tuhan dan menaatinya sampai dia beranjak dewasa. Setiap individu pasti mengharapkan dan melakukan segala hal untuk mencapai keberhasilan dalam kehidupannya di masa depan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencapai masa depan yang baik yaitu dengan mempelajari ilmu pendidikan keagamaan. Pendidikan keagamaan merupakan suatu pengetahuan yang dapat membantu pembentukan karakter dan moral seseorang. Karakter dan moral diperlukan dalam setiap diri manusia, dengan kehadiran moral yang baik dapat memudahkan kita untuk membedakan antara yang benar dan yang salah. Tertanamnya ilmu keagamaan, dapat menjadikan pribadi yang bertakwa dan memberikan kontribusi yang baik kepada lingkungannya. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melalui pendekatan studi pustaka dimana peneliti menganalisis sejumlah artikel dan buku yang terkait dengan pentingnya pendidikan keagamaan bagi masa depan anak. Jurnal ini menjelaskan bagaimana pendidikan keagamaan dapat mempersiapkan individu untuk mencapai keberhasilan masa depan dengan adanya berbagai macam bentuk pendidikan yang sifatnya formal ataupun formal, seperti pendidikan Diniyah formal maupun pendidikan diniyah non formal seperti Pengajian Kitab, Majelis Ta`lim, Pendidikan Al-Qur'an, dan Diniyah Ta'limiyah. kemudian juga pesantren dan pondok pesantren. Secara keseluruhan, pendidikan keagamaan memiliki dampak yang mendalam terhadap perkembangan masa depan anak-anak.
Gambaran Program Imunisasi Pada Balita Zero Dose Di Kota Binjai Tahun 2025 Wahyudi, Wahyudi; Almarendi, Alvi Azmi; Amanda, Bella; Warina, Yunita; Aryulika, Mawar; Atifah, Nur; Utami, Dilla Fitri
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2138

Abstract

Immunization is one of the most important public health programs to prevent infectious diseases and reduce child mortality. Children with zero doses reflect disparities in access to primary healthcare services. In Binjai City, despite the implementation of data collection and follow-up vaccination programs, several toddlers have still not received vaccines according to the recommended schedule. This study aims to describe the implementation of vaccination among zero-dose toddlers in Binjai City in 2025. This research used a descriptive design with a cross sectional approach based on secondary data from the Binjai City Health Office involving 57 zero dose toddlers. The variables analyzed included the mother’s age, child’s age, mother’s educations grade, mother’s occupation, child’s gender, and types of vaccines provided. Data were analyzed descriptively by frequency distribution and percentages. The results showed that the mean age of mothers was 29.35 years, and the average age of children was 11.33 months. Most mothers wre junior high school education (59.6%) and were housewives (47.4%), while the proportion of female children was slightly higher than males (52.6% vs. 47.4%). The most frequently provided vaccines were DPT1, BCG, and Polio (54%). In conclusion, the implementation of immunization among zero-dose toddlers in Binjai City remains suboptimal, particularly in follow-up and target tracking.