Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Pertumbuah Ekonomi Terhadap Harga Saham Perusahaan indeks LQ45 Deni, Deni; Todingbua, Manuel August; Mongan, Claudio Julio
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5429

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi terhadap harga saham perusahaan yang tergabung pada Indeks LQ45 di BEI pada periode 2020–2024. Studi ini menerapkan metode kuantitatif melalui pendekatan asosiatif dan memanfaatkan data sekunder yang dihimpun dari BPS, BI, serta harga saham penutupan akhir tahun. Langkah analisis data yang diterapkan ialah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan Indeks LQ45. Kenaikan inflasi menyebabkan meningkatnya biaya produksi dan menurunnya daya beli masyarakat, sehingga berdampak pada penurunan kinerja perusahaan dan minat investor. Suku bunga juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham, yang mengindikasikan bahwa peningkatan suku bunga mendorong investor mengalihkan dana ke instrumen keuangan yang lebih aman. Sebaliknya, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, mencerminkan meningkatnya aktivitas produksi, konsumsi, dan kinerja perusahaan. Secara simultan, inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan Indeks LQ45. Temuan ini menegaskan bahwa stabilitas makroekonomi memiliki peranan penting dalam menentukan pergerakan harga saham serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor dan pembuat kebijakan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian manajemen keuangan nasional berkelanjutan, khususnya dalam konteks pasar modal Indonesia yang dinamis dan berkembang.
Analisis Perencanaan Laba untuk Meningkatkan Efisiensi pada PT Bank Neo Commerce Tbk Vanesa, Sri; Mongan, Benyamin; Todingbua, Manuel August
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat likuiditas serta efisiensi perencanaan laba pada PT Bank Neo Commerce Tbk selama periode 2020–2024 sebagai salah satu bank digital yang tengah mengalami fase ekspansi dan transformasi bisnis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Analisis likuiditas diukur menggunakan rasio lancar, rasio kas, dan rasio cepat, sedangkan perencanaan laba dianalisis melalui Contribution Margin Ratio (CMR), Break Even Point (BEP), Net Profit Margin (NPM), Operating Profit Margin (OPM), dan Gross Profit Margin (GPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat likuiditas PT Bank Neo Commerce Tbk berada pada kategori sangat baik dan mampu mendukung pemenuhan kewajiban jangka pendek perusahaan, meskipun pada tahun tertentu terjadi penurunan rasio cepat yang mengindikasikan perlunya pengelolaan aset likuid yang lebih optimal. Dari sisi perencanaan laba, perusahaan menunjukkan perbaikan kinerja melalui peningkatan margin kontribusi dan pencapaian titik impas pada akhir periode penelitian. Namun demikian, perencanaan laba secara keseluruhan belum berjalan secara efektif dan efisien, yang tercermin dari masih rendahnya Operating Profit Margin dan Net Profit Margin akibat tingginya beban operasional. Gross Profit Margin yang tinggi menunjukkan bahwa permasalahan utama perusahaan bukan pada kemampuan menghasilkan laba kotor, melainkan pada efisiensi pengendalian biaya operasional. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam memperbaiki strategi perencanaan laba dan meningkatkan efisiensi operasional guna mencapai profitabilitas yang berkelanjutan, serta berkontribusi secara teoretis dalam pengembangan kajian manajemen keuangan pada bank digital di Indonesia.