Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisa Pendidikan Anak Berbakat melalui Program Akselerasi pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Ghina Mr., Maghfirotul; Ruslan, Undang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3860

Abstract

Setiap manusia memiliki perbedaan satu sama lain baik secara alamiah atau universal. Hal ini mencakup kemampuan dalam kepribadian, intelegensi, minat dan bakat, hingga kesehatan baik secara jasmani maupun rohani. Anak yang memiliki bakat maka secara alamiah mempunyai ciri khas dan mempunyai perbedaan dengan anak-anak normal lainnya. Anak berbakat merupakan manusia yang dianugerahi Tuhan kemampuan atau skill yang lebih unggul dari anak normal pada umumnya. Keberbakatan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor biologis, genetik, dan lingkungan. Terdapat pula upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh keluarga dan sekolah sebagai penanganan. Pendidikan anak berbakat atau anak berbakat akademik merupakan anugerah dari Tuhan diberikan kemampuan yang dimiliki sejak lahir dan mengalami perkembangan melalui pengaruh lingkungan. Sehingga, pendidikan menjadi langkah yang tepat dalam menjadi upaya memfasilitasi interaksi yang fungsional dan menciptakan keseimbangan kondusif antara keberbakatan yang telah dimiliki dengan lingkungan.
Peran Pengajian Kitab Tarajumah Dalam Menumbuhkan Pemahaman Pendidikan Agama Islam Peserta Didik Kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Nurussibyan Cilamaya Karawang Utama, Yudhi Putra; Ruslan, Undang; Ulya, Neng
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v3i2.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengajian kitab tarajumah dalam menumbuhkan pemahaman pendidikan Agama Islam peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Nurussibyan Cilamaya Karawang. Dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas V berjumlah 35 Madrasah Ibtidaiyah Nurussibyan Cilamaya Karawang. Sampel yang digunakan adalah 100% dari 35 siswa yang artinya semua siswa kelas V. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentsi yaitu untuk peran pengajian kitab tarajumah yang meliputi : Pelaksanaan pengajian kitab tarajumah di MI Nurussibyan diikuti semua siswa dilaksanakan setiap hari sebelum pembelajaran dimulai, pemahaman pendidikan Agama Islam peserta didik kelas V hanya sekedar mengetahui tapi tidak untuk di terapkan dalam kehidupan sehari-hari, Peran Pengajian Kitab Tarajumah Dalam menumbuhkan Pemahaman Pendidikan Agama Islam Peserta Didik Kelas V rajin belajar Agama Islam, lancar membaca Al-Qur’an, rajin menghafal, dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, Peran Pengajian Kitab Tarajumah Dalam Meninngkatkan Pemahaman Pendidikan Agama Islam Peserta Didik Kelas V Di Madrasah Ibtidaiyah Nurussibyan Cilamaya Karawang dikatakan baik memberikan kontribusi 70% dalam menumbuhkann pemahaman Agama Islam.
PEMAHAMAN REMAJA TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI AL QUR’AN DIGITAL DI MASJID NURUL HUDA CIKARANG BEKASI JAWA BARAT Istiqomah, Ira Nadila; Ruslan, Undang; Abidin, Jaenal
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 3 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.3.2024.233-244

Abstract

Kemajuan teknologi menghasilkan banyak produk baru, termasuk dalam hal agama, salah satunya adalah al Qur’an digital yang merupakan produk dari kemajuan teknologi. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi umat Islam, mengingat digitalisasi ini mempermudah dalam membaca, mencari ayat, tanda tajwid, dan asbabun nuzul dan lain sebagainya. Dari berbagai fasilitas kemudahan tersebut, kemudian muncul pertanyaan, bagaimana adab dalam menggunakan aplikasi Al Qur’an digital? Apakah sama dalam menyikapi mushaf Al Qur’an? Atas dasar problematika tersebut kemudian penelitian berminat untuk meneliti hal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian ini berfokus pada pemahaman dan adab remaja perempuan dalam menggunakan aplikasi Al Qur’an digital. Penelitian ini dilakukan di Masjid Nurul Huda Cikarang Barat Bekasi dengan mengambil informan dari anggota remaja masjid sebanyak 5 orang perempuan. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara secara online melalui video call whatsapps. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para remaja masjid tersbut berpendapat berbeda dalam memilih jenis aplikasi Al Qur’an digital karna melihat dari fitur dan ukuran file aplikasi tersebut. Para remaja memiliki pendapat yang mayoritas sama dalam hal adab menggunakan Al Qur’an digital yaitu harus suci, tempat untuk membaca harus bersih. Adapun implikasi penelitian ini adalah: lebih fleksibel dalam membaca al Qur’an, pendekatan pebelajaran yang kreatif dan inovatif, penguatan keterampilan dalam penggunaan teknologi.
Evaluation of Integrity Zones in Public Services at the Faculty of Law, Universitas Singaperbangsa Karawang Kurnia, Asep Rahmat; Abdulloh; Sholeh, Slamet; Ruslan, Undang
Research Horizon Vol. 5 No. 6 (2025): Research Horizon - December 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.6.2025.927

Abstract

The development of an integrity zone in higher education institutions is a national effort to create clean, accountable, and high-quality public services. This study evaluates the quality of public services at the Faculty of Law, Universitas Singaperbangsa Karawang, in the context of ongoing integrity zone implementation. A quantitative survey approach using the service quality model was employed a questionnaire covering five dimensions: reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. The research respondents consisted of three groups of service users, namely educational staff, lecturers, and students, who were selected using proportional random sampling techniques. Data were collected online and analyzed descriptively. The results show that service quality is in the good category with average scores of 2.64 (educational staff), 2.71 (lecturers), and 3.25 (students). Reliability and assurance received the highest ratings across all groups, while empathy (among staff) and tangibles (among students) scored the lowest. Students were the most satisfied group, whereas educational staff were the most critical. The study concludes that the integrity zone initiative has been moderately effective, but further improvement in interpersonal communication, response speed, and digital-physical facilities is still required to achieve excellent service standards.