Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pencemaran Udara di Simpangan Bersinyal menggunakan Box Model (Studi Kasus Simpang Bersinyal Jl. Frans Seda) Seran, Sri Santi; Henong, Sebastianus Baki; Semiun, Octovianus Edvict; Pattiraja, Agustinus H.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3881

Abstract

Pencemaran udara dapat disebabkan oleh factor internal dan factor eksternal. Faktor internal adalah sumber pencemaran yang berasal dari bumi sndiri yang terjadi secara alamiah, Pencemaran eksternal adalah pencemaran yang terjadi akibat aktivitas manusia. Meningkatnya angka kepemilikan kendaraan roda dua maupun roda empat memberi pengaruh yang signifikan terhadap jumlah emisi gas buang yang dilepaskan ke udara. Peningkatan angka kepemilikan kendaraan di Kota Kupang dalam beberapa tahun terakhir sangat signifikan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus pencemaran udara pada titik titik yang ditinjau yaitu Simpang Bersinyal Jalan Frans Seda Data lalu lintas diperloleh degan melakukan survey pada jam sibuk yaitu pada jam 7 – 8 pagi, jam 11.00 – 13.00 siang dan jam 17.00 – 21.00 malam, Menghitung Tingkat Pencemaran udara menggunakan Metode Box Model. Dari hasil analisis, total gabungan jenis – jenis kendaraan untuk parameter CO, SO2, NO2, HCdan PM10 diperoleh CO sebesar 116,546 µg/m3, SO2, sebesar 137,022µg/m3, NO2 sebesar 5.866µg/m3, HC sebesar 136,666µg/m3 dan PM10 sebesar 899,622µg/m3. Dari hasil pemantauan kualitas udara, terhadap kelima parameter, dapat dilihat pada semua kondisi melebihi baku mutu sesuai yang disyaratkan dalam PP 41 Tahun 1999, yaitu hidrokarbon (HC), karbon monoksida (CO),SO2, NO2 dan PM10. Pemantauan kualitas udara di Kota Kupang yang telah dilakukan memperliharkan bahwa kondisi kualitas udara ambien masih memenuhi baku mutu, hanya di beberapa titik pemantauan dimana nilai parameter kualitas udara melebihi baku mutu, dan pada periode tertentu ketika terjadi kepadatan aktivitas penduduk.
Penerapan Value Engineering Pada Elemen Bangunan Gedung (Tangga) Balai Latihan Kerja UPTP Kupang Usboko, Gregorius Paus; Seran, Godelfridus; Pattiraja, Agustinus H.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8865

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni : Apa saja alternatif dan kriteria yang digunakan untuk mengganti desain awal dengan material yang dipilih? Berapa perbandingan biaya desain awal dengan biaya alternatif yang setelah dilakukan Value Engineering pada proyek pembangunan Balai Latihan Kerja? Berapa besar penghematan biaya yang diperoleh dari analisis Value Engineering pada elemen bangunan Balai Latihan Kerja? Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja alternatif dan kriteria yang digunakan untuk mengganti desain awal dengan material yang dipilih, untuk mengetahui perbandingan biaya desain awal dengan biaya alternatif yang telah dilakukan analisis Value Engineering pada proyek pembangunan Balai Latihan Kerja, dan untuk menghitung berapa besar penghematan biaya yang diperoleh dari analisis Value Engineering pada elemen bangunan Balai Latihan Kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, sumber data yang digunakan yaitu studi literatur, serta teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, Hasil analisis Value Engineering pada proyek Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan meninjau pada elemen bangunan tangga menunjukkan alternatif dan kriteria yang digunakan untuk mengganti desain awal dengan material yang dipilih yakni altermatif 2 dengan material yang dipilih adalah : baja wf sebagai balok dan plat tangga, besi hollow galvanis 80 mm x 40 mm dan besi hollow galvanis 40 mm x 40 mm sebagai rangka anak tangga , baja wf, besi hollow galvanis 80 mm x 40 mm dan besi hollow 40 mm x 40 mm sebagai rangka, konwood diggunakan sebagai pengganti keramik dan railing tangga menggunakan besi hollow 40 mm x 40 mm dan besi ram (jaring) sebagi penganti kaca tempered. Perbandingan biaya desain awal dengan biaya alternatif yang setelah dilakukan value engineering pada proyek pembangunan balai latihan kerja yakni biaya desain awal sebesar Rp 113.453.191,49 sedangkan biaya alternatif kedua yang dipilih yakni sebesar Rp 54.954.870,83. Penghematan dari perhitungan LCC pada pekerjaan elemen bangunan tangga sebesar Rp 58.498.320,66 atau sebesar 51.56% dari biaya desain awal.