Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE AMTSILATI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING SANTRI AT-TAUFIQIYAH AENGBAJARAJA BLUTO SUMENEP Musleh; Nur Khafifah Kamiliya; Moh. Wardi
AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/al-fikrah.v5i1.154

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode Amtsilati dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning santri At-Taufiqiyah Aengbajaraja Bluto Sumenep. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus. Dan metode pengumpulan data denganmenggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa Metode Amtsilati telah terimplementsikan sebagai metode dalam membaca kitab kuning melalui beberapa langkah yaitu pertama, perencanaan pembelajaran, meliputi merumuskan tujuan pembelajaran metode Amtsilati, Menentukan materi pembelajaran metode Amtsilati, Menentukan metode pembelajaran metode Amtsilati, Menentukan media pembelajaran metode Amtsilati , dan Target pembelajaran metode Amtsilati. Kedua, Proses pembelajaran metode Amtsilati Di Pondok Pesantren At-Taufiqiyah Aengbajaraja Bluto Sumenep, terbagi menjadi tiga bagian diantaranya: Kegiatan pendahuluan, Kegiatan inti, Kegiatan penutup. Ketiga, evaluasi pembelajaran metode Amtsilati di Pondok Pesantren At-Taufiqiyah Aengbajaraja Bluto Sumenep, yaitu berupa tes tulis. Katakunci: Amtsilati, Membaca, Kitab Kuning. Abstract This study aims to describe the implementation of the Amtsilati method in improving the ability to read the yellow book of At-Taufiqiyah students of Aengbajaraja Bluto Sumenep. The approach in this study uses a qualitative approach, while the type of research used in this study is a case study. And data collection methods using interviews, observation and documentation. The results of this study state that the Amtsilati method has been implemented as a method of reading the yellow book through several steps, namely first, learning planning, including formulating the learning objectives of the Amtsilati method, determining the learning materials of the Amtsilati method, determining the learning method of the Amtsilati method, determining the learning media of the Amtsilati method, and Target learning method Amtsilati. Second, the learning process of the Amtsilati method at Pondok Pesantren At-Taufiqiyah Aengbajaraja Bluto Sumenep, is divided into three parts including: preliminary activities, core activities, closing activities. Third, the evaluation of learning the Amtsilati method at the Pondok Pesantren At-Taufiqiyah Aengbajaraja Bluto Sumenep, which is in the form of a written test. Keywords: Amtsilati, Reading, Yellow Book.
PENERAPAN KEBIJAKAN EKONOMI MONETER ISLAM PADA SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA Devi Triana; Andini Maulidya; Refani Nafi Sara; Musleh
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i6.436

Abstract

Pertumbuhan ekonomi mencerminkan efek positif dari kebijakan pemerintah terutama dalam aspek ekonomi. Industri keuangan syariah dihadapkan pada beberapa tantangan, seperti mengatasi perbedaan antara bentuk dan substansi, menghadapi keuangan sosial dan etika berbasis nilai, serta memperkuat kepercayaan publik. Tantangan-tantangan ini dapat diatasi dengan mendasarkan keuangan Islam pada perspektif ekonomi moneter Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan mengandalkan data sekunder yang berasal dari jurnal, artikel, serta berbagai buku yang membahas tentang kebijakan moneter islam pada sistem ekonomi Indonesia. Kebijakan moneter bertujuan untuk mencapai dan menjaga stabilitas nilai mata uang. Penelitian ini berfokus pada analisis literatur tentang kebijakan moneter konvensional dan kebijakan moneter Islam. Meskipun demikian, kebijakan moneter berdasarkan perspektif Islam belum sepenuhnya diterapkan dalam sistem ekonomi Indonesia, sebagaimana diatur dalam UU No. 6 Tahun 2009 Pasal 7. Tujuan jurnal ini adalah untuk mengeksplorasi kebijakan moneter dalam perspektif Islam, karena terdapat perbedaan mendasar antara kebijakan moneter konvensional dan kebijakan moneter dalam perspektif ekonomi Islam.
DAMPAK PENGGUNAAN PLASTIK SEKALI PAKAI TERHADAP LINGKUNGAN BISNIS Musleh; Abdur Rohman
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i6.586

Abstract

Peningkatan kesadaran akan dampak lingkungan dari penggunaan plastik sekali pakai telah mendorong kebutuhan untuk memahami perilaku pro lingkungan dan motivasi sosial di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggabungkan survei kuesioner terstruktur dan wawancara semi-terstruktur dari penelitian sebelumnya. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi sikap dan tindakan siswa dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat (70%) telah terlibat dalam perilaku pro lingkungan, sementara 30% masih bergantung pada plastik sekali pakai. Norma sosial dan pendidikan lingkungan diakui sebagai faktor penting dalam menentukan pilihan masyarakat, dengan pengetahuan tentang polusi plastik berperan dalam membentuk perilaku berkelanjutan mereka. Selain itu, kenyamanan dan aksesibilitas alternatif yang ramah lingkungan juga mempengaruhi pilihan konsumen. Wawancara menyoroti pentingnya pengaruh teman sebaya, peningkatan pendidikan lingkungan, dan tantangan yang terkait dengan mengubah kebiasaan yang didorong oleh kenyamanan. Tindakan kolektif dianggap sebagai solusi potensial untuk meningkatkan tanggung jawab bersama dalam praktik berkelanjutan dan mengurangi konsumsi plastik sekali pakai. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam promosi perilaku berkelanjutan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Dampaknya terhadap lingkungan, seperti pencemaran lautan, kerusakan ekosistem, dan ancaman terhadap keanekaragaman hayati, telah mendorong banyak negara dan pemerintah lokal untuk mengambil langkah-langkah regulasi yang ketat untuk mengurangi penggunaannya. Sementara itu, kesadaran konsumen akan dampak lingkungan dari plastik sekali pakai semakin meningkat, mendorong permintaan akan produk yang lebih ramah lingkungan. Studi kelayakan bisnis dalam konteks ini menyoroti tantangan yang kompleks dan peluang yang terbuka bagi perusahaan. Tantangan utamanya meliputi adaptasi terhadap regulasi yang berubah, pengurangan biaya produksi untuk bahan baku alternatif, serta perubahan perilaku konsumen yang memerlukan edukasi yang intensif. Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat peluang signifikan untuk inovasi produk dan pengembangan pasar baru. Perusahaan yang mampu mengembangkan solusi yang kreatif dan berkelanjutan untuk menggantikan plastik sekali pakai dapat memposisikan diri mereka sebagai pemimpin pasar yang tidak hanya memenuhi tuntutan konsumen tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.
Investasi dalam Perspektif Islam Musleh
TAFAQQUH Vol. 1 No. 1 (2016): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/6ymkmx51

Abstract

Invetasi merupaka permasalahan global yang dihadapi ummat Islam saat ini. Ummat Islam beritraksi bisnis dengan denga non Islam dalam sebuah bisnis besar. Islam melihat permasalahan investasi dalam konteks company atau syrkah dengan mudharabah dan musyarakah. Mudharabah maupun musyarakah harus melakukan pembagian hasil keuntungan maupun kerugian secara proporsional sesuai dengan besarnya kontribusi dan negosiasi yang disepakati bersama.
Urgensi Asas Ketuhanan Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Musleh; Nur Rosyidah, Amilia Rizqi; Faruq, Umar; M. Saedi
Sosio Yustisia: Jurnal Hukum dan Perubahan Sosial Vol. 3 No. 2 (2023): November
Publisher : Magister Hukum Tata Negara Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/sosyus.v3i2.362

Abstract

Pasal 6 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan Peraturan perundang-undangan menyatakan bahwa setiap materi yang ada dalam peraturan.perundang-undangan harus memuat dan mencerminkan asas pengayoman, kemanusiaan, bhineka tunggal ika dan seterusnya, akan tetapi jika selain asas yang ada dalam pasal 6 ayat (1) tersebut maka bisa berisi dengan asas yang lainnya sesuai dengan kebutuhan hukum yang diperlukan pada Pasal 6 ayat (1) tidak ada “Asas Ketuhanan”. Padahal nilai ketuhanan menempati urutan pertama dan menjadi rujukan utama dari dasar nilai-nilai yang ada dalam Negara Indonesia. Tidak adanya asas ketuhanan dalam.Pasal .6 ayat (1) Undang-undang. Nomor. 12 Tahun.2011 menjadi salah satu problem. Sehingga memunculkan pertanyaan, bagaimana urgensi dari asas ketuhanan dalam undang-undang Nomor 12 Tahun 2011, serta bagaimana implikasi dari asas ketuhanan dalam undang-undang nomor 12 tahun 2011 tersebut dalam perspektif hukum di Indonesia, penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Pencantuman asas Ketuhanan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 adalah sebuah usaha untuk menjaga dan mempertahankan eksistensi nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945 agar tetap terimplementasikan dalam berbagai produk peraturan perundang-undangan, Fakta kekosongan UU No. 12 Tahun 2011 dari asas Ketuhanan sangat potensial menumbuhkan beragam faham yang yang bebas dari nilai Ketuhanan baik sektarianisme maupun fundamentalisme yang sangat mengancam eksistensi Pancasila sebagai dasar Negara. Negara mengakui peran agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara karena agama diakui telah memberikan kontribusinya yang besar dalam perjuangan kemerdekaan.