Wulan, Amanda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran dan Fungsi Manajemen Tiktok dalam Pengolahan Media Sosial di Era Digital bagi Generasi Z Wulan, Amanda; Sampurna, Ahmad; Hasibuan, Widya Husaini; Fadhali, Rindra Hauzan; Wahyudi, Irfan Diki; Hasibuan, Rahmatan Lil Alamin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13126

Abstract

Seiring berkembangnya waktu, media sosial juga ikut terus berkembang. Hal tersebut mendorong kita semua untuk terus melakukan perubahan. Tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, namun juga dalam mengikuti perkembangan zaman khususnya media sosial. Saat ini, hampir semua aspek kehidupan berkaitan dengan media sosial. Dengan demikian, media sosial berhasil menempati popularitas tertinggi saat ini. Salah satu media sosial yang saat ini tengah banyak disukai oleh masyarakat, khususnya semenjak adanya pandemi Covid-19 ialah media sosial TikTok. Media sosial ini berhasil mengambil perhatian khalayak luas karena fitur dan kemudahannya untuk menyebarkan suatu informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dari penggunaan media sosial TikTok khususnya dalam meningkatkan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.
Peran Podcast Sebagai Implikasi Media Di Era 5.0 dalam Penyiaran Modern dengan Menggunakan Teori Kebutuhan Sampurna, Ahmad; Wulan, Amanda; Firdianti, Rizka Aulia; Hasibuan, Widya Husaini; Fadhali, Rindra Hauzan; Ramadani, Tiara; Lamnur, Rafi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13138

Abstract

Podcast melibatkan pengunduhan serangkaian siaran audio atau video ke pemutar media digital, melalui ponsel pintar, komputer.Podcast digunakan sebagai media perkuliahan oleh beberapa dosen di Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sumatera utara, dan keefektifannya sebagai alat perkuliahan untuk orang dewasa, masih harus terus dikembangkan. Penelitian ini berjenis kuantitatif. Tujuanpenelitian ini adalah meneliti persepsi mahasiswa tentang efektivitas penggunaan podcast dan media revisi konvensional. Penelitian ini dilakukan oleh 127 responden mahasiswa. Kuesioner dibagikan setelah mahasiswa menyelesaikan materi perkuliahan dan sebelum Ujian Akhir Semester (UAS) pada mata kuliah Metodologi Dakwah. Kuesioner menggunakan skala Likert lima poin untuk membandingkan sikap mereka dalam merevisi hasil perkuliahan terhadap ceramah Dosen, podcast, catatan dan modul kuliah Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mempersepsi podcast adalah media revisi yang lebih efektif daripada modul dan lebih efisien daripada catatan mereka sendiri. Mahasiswa juga menunjukkan bahwa mereka lebih mudah menerima materi perkuliahan dalam bentuk podcast daripada ceramah Dosen atau modul kuliah. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan podcast sebagai media revisi memiliki manfaat yang jelas, terutama hal waktu yang mereka gunakan untuk merevisi dan seberapa banyak mereka merasa dapat belajar. Podcast memiliki potensi signifikan sebagai media perkuliahan inovatif untuk mahasiswa di Perguruan Tinggi.
HUMANITARIAN DA'WAH MESSAGES ON INSTAGRAM: CONTENT ANALYSIS OF @salimafillah_official FOR ACEH TAMIANG RELIEF Wulan, Amanda; Azhar, Anang Anas
Jurnal Al-Ijtimaiyyah Vol. 12 No. 2 (2026): In Press
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v12i2.35761

Abstract

This study aims to analyse humanitarian da'wah messages on Instagram in the context of fundraising for the Aceh Tamiang disaster through the @salimafillah_official account. The increasing use of social media as a platform for humanitarian campaigns has expanded the function of da'wah beyond mobilising public donations to strengthening spiritual awareness and social solidarity. This study addresses three research questions concerning the variation of humanitarian da'wah messages, the consistency of message delivery, and the dominance of fundraising documentation compared with substantive da'wah messages. A descriptive qualitative approach employing content analysis was applied to 2 Instagram posts, including captions, images, and videos uploaded during the fundraising campaign. Data were collected through documentation of Instagram content and a literature review, and analysed using thematic content analysis. The findings reveal that humanitarian da'wah messages are consistently communicated through persuasive narratives integrating emotional, rational, and religious appeals. However, the variation of messages remains limited and tends to be repetitive. In addition, the content is predominantly focused on documenting fundraising activities rather than providing deeper spiritual guidance for disaster victims. Nevertheless, reflective narratives promoting empathy, compassion, and public participation remain evident throughout the campaign. The study concludes that Instagram-based humanitarian da'wah functions as an effective medium for moral communication and social mobilisation, although greater diversity and depth of da'wah messages are needed to optimise both humanitarian and spiritual objectives.