Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP pada Materi Bangun Ruang Nuramadina, Agilia; Damanik, Anggi Nur Rahayu; Triono, Didik Wahyu; Hati, Lara; Putri, Natasya Meisandi; Gusnaida, Riva; Yolanda, Fitriana
Jurnal Simki Postgraduate Vol 2 No 4 (2023): Volume 2 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v2i4.823

Abstract

Mathematics is an important subject in basic education, including in junior high schools, which plays a role in developing students' logical, critical, systematic, and creative thinking skills. The material on spatial figures related to the concept of three-dimensional space is often a challenge because it requires visualization and in-depth understanding. This study aims to analyze the mathematical creative thinking skills of junior high school students on spatial figures and the factors that influence them. The method used is qualitative with a literature study approach. The results of the study show that students' creative thinking skills are still low, caused by monotonous learning and inadequate methods. Several creative strategies for teaching spatial figures, such as the use of physical models, technology and educational games, are proposed to improve students' mathematical creative thinking skills. These findings are expected to help mathematics teachers develop more effective learning strategies.
Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru SDN 144 Pekanbaru Dafit, Febrina; Asnawi, Asnawi; Lingga, Leny Julia; Gusnaida, Riva; Iswayani, Adelia Yoawa
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2342

Abstract

Pelatihan pembelajaran berdiferensiasi bagi guru SDN 144 Pekanbaru bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kesiapan belajar siswa. Pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga tahap utama: observasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap observasi, dilakukan survei kebutuhan yang menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi namun mengalami kesulitan dalam implementasinya. Tahap pelaksanaan melibatkan pelatihan dan pendampingan membahas konsep dasar, simulasi penerapan dalam modul pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui tes pemahaman dan angket tindak lanjut, yang menunjukkan peningkatan pemahaman guru dari 60% menjadi 90%. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru memiliki antusiasme tinggi dalam mengadopsi strategi pembelajaran berdiferensiasi. Namun, beberapa kendala masih ditemukan, seperti kesulitan dalam menyesuaikan konten dan proses pembelajaran dengan waktu yang terbatas. Selain itu, siswa memberikan respons positif terhadap metode ini, karena lebih sesuai dengan gaya belajar mereka. Sebagai tindak lanjut, dirancang program mentoring dan komunitas belajar guru untuk memastikan implementasi yang berkelanjutan. Pelatihan ini membuktikan bahwa dengan dukungan yang tepat, guru dapat meningkatkan keterampilan mengajar mereka dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif bagi semua siswa
Pelaksanaan Gerakan Literasi di Sekolah Dasar Kampar dan Pekanbaru Putri, Natasya Meisandi; Syafitri, Ridia; Gusnaida, Riva; Dafit, Febrina
Jurnal Simki Postgraduate Vol 2 No 3 (2023): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v2i3.398

Abstract

Literacy is the key to unlocking students' knowledge and insight. Good literacy skills in students will enable students to develop themselves optimally so that something good is achieved too. To achieve good literacy skills, literacy learning is the main thing that must be carried out well, especially at the elementary level. The purpose of this research is to describe literacy learning in elementary schools. This research was conducted to find out how literacy programs were implemented in several elementary schools in Kampar and Pekanbaru City. The elementary schools that were used as research objects were SDN 21 Pekanbaru, MIN 3 Pekanbaru, and SDN 017 Pandau Jaya which covered several literacy levels such as literacy, scientific literacy, numeracy, financial literacy, digital literacy, and cultural-citizenship literacy. This article is written using a method based on observation results by conducting interviews and direct observation of literacy activities carried out in elementary schools. The results of this study are useful for adding insight into the successful implementation of the literacy program, the challenges faced and suggestions for good implementation.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas V Sekolah Dasar Gusnaida, Riva; Dafit, Febrina
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri 42 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini terdiri atas guru wali kelas VD dan siswa kelas VD SD Negeri 42 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar wawancara, lembar observasi, dan panduan telaah dokumentasi. Teknik analisis data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berdiferensiasi telah dilakukan secara sistematis, dengan langkah-langkah seperti penyusunan asesmen, penyusunan modul ajar dan bahan ajar, serta perencanaan fasilitas pendukung pembelajaran. Dalam pelaksanaannya, guru mampu mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dengan melakukan asesmen diagnostik awal, mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan, minat, dan gaya belajar, serta memberikan materi, instruksi, dan tugas yang sesuai dengan karakteristik masing-masing kelompok. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara beragam untuk menilai kemampuan siswa secara menyeluruh. Guru juga rutin mengumpulkan umpan balik dari siswa, melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran, serta berkolaborasi dengan rekan sejawat sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan