Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menegakkan Keadilan dalam Pengelolaan Sumber Daya Negara: (Studi Kasus: Korupsi Pengoplosan di Pertamina) Hartanto, Dava Vahreal; Navrizal, Fariz; Surya, Fernanda; Berlanty, Hajar; Naufal, M
Inspirasi & Strategi (INSPIRAT): Jurnal Kebijakan Publik & Bisnis Vol. 16 No. 1 (2025): July: Kebijakan Publik & Bisnis
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya alam dan aset negara merupakan kekayaan yang dimiliki oleh suatu negara, yang digunakan untuk kesejahteraan seluruh rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menegakkan keadilan dalam pengelolaan sumber daya negara melalui studi kasus korupsi pengoplosan BBM oleh PT Pertamina Patra Niaga. Kasus ini mencerminkan pelanggaran terhadap nilai-nilai keadilan pancasila sila ke-5. Praktik pengoplosan yang dilakukan oleh oknum pejabat perusahaan menyebabkan kerugian negara hingga triliunan rupiah dan menurunkan kualitas pelayanan produk. Penelitian ini menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan internal dan rendahnya integritas kelembagaan yang menjadi faktor utama terjadinya korupsi. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang ketat dan tata kelola BUMN untuk memastikan pengelolaan sumber daya negara berjalan dengan adil dan transparan.
Pengawasan Kedisiplinan Peserta Didik di SMA Nurul Ma’rifah Ulak Tembaga Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI Naufal, M; Febriyanti, Febriyanti; Zulkipli3, Zulkipli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengawasan kedisiplinan peserta didik di SMA Nurul Ma’rifah Ulak Tembaga, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI, serta faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan kedisiplinan peserta didik telah dilaksanakan dengan baik oleh pihak sekolah, meliputi pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, tindakan disiplin, serta tindakan koreksi dalam berbagai aspek disiplin, seperti waktu, peraturan, dan sikap. Faktor pendukung dalam pengawasan ini meliputi kondisi keluarga yang baik, lingkungan sekolah yang kondusif, dan hubungan yang baik antara guru dan siswa. Namun, terdapat juga faktor penghambat seperti pengaruh teman sebaya, cara hidup di lingkungan tempat tinggal, dan perbedaan latar belakang kebiasaan dan budaya. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, dapat dirancang strategi yang efektif untuk meningkatkan kedisiplinan siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kerjasama antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi pengembangan kedisiplinan siswa.