Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBUATAN BUKLET DIGITAL MENU BERBAHASA INGGRIS SEBAGAI SARANA PROMOSI KONTEMPORER DI TOKO ANI CAKE, PALEMBANG Eka Putri, Rahmadila; Nasution, Mutia; Agustina, Mahraini; Berlianti, Maulidia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 06 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buklet digital (E-booklet) merujuk pada buku saku elektronik berupa lembaran-lembaran elemen visual yang dikemas ringkas namun lugas dan komunikatif. Buklet digital lazim dimanfaatkan sebagai media publikasi yang atraktif melalui kombinasi grafis, gambar, dan keterangan teks untuk mempromosikan produk atau jasa dari suatu bisnis termasuk pada UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Akan tetapi, pelaku usaha produktif pada level ini, seperti toko Ani Cake, cenderung terkendala masuk ke pasar konsumen sebab belum dikenal masif oleh publik. Hal ini disinyalir sebab toko Ani Cake masih dominan menggunakan strategi pemasaran getok tular (Word of Mouth (WOM)) konvensional padahal strategi ini dapat dioptimalkan melalui media digital sehingga lebih interaktif, berjangkauan luas, efektif dan efisien apalagi dilengkapi versi Bahasa Inggris untuk memperluas pangsa pasar. Oleh sebab itu, tim pengabdi melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menunjang promosi toko Ani Cake, sebagai mitra, melalui pendampingan pembuatan buklet digital (E-Booklet) menu berbahasa Inggris. Melalui kombinasi strategi pemasaran konvensional (mulut ke mulut) dan kontemporer (media sosial) tersebut, program ini diharapkan membantu toko Ani Cake untuk menarik kuantitas calon konsumen yang lebih banyak.
Penguatan Inklusivitas Melalui Pengabdian Linguistik Terapan:  Optimalisasi Keterampilan Lisan Bahasa Inggris Anak Panti Asuhan dengan Metode Simulasi Peran dalam Drama Interaktif Putri, Rahmadila Eka; Nasution, Mutia; Agustina, Mahraini
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 4 Number 1, June 2025
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/

Abstract

Enhancing inclusivity in English language instruction for children residing in orphanages necessitates pedagogical interventions that are not only linguistically responsive but also critically engaged with the participants’ socio-cultural realities. Structural constraints such as limited access to non-formal education, the absence of familial support systems, and the prevailing dominance of instructional paradigms within formal education have collectively contributed to the passive positioning of orphanage children, both within classroom practices and broader social structures that perpetuate marginalization. Their institutional status is often accompanied by social stigma, assumptions of dependency, a lack of affective reinforcement, and the absence of dialogic spaces essential for self-expression and active participation. This community service initiative employs interactive drama simulation as a core strategy, framed within the principles of experiential learning and critical applied linguistics. The pedagogical design seeks to cultivate a participatory, dialogic, and contextually grounded learning environment. Orphanage children are engaged not merely as learners, but as co-constructors of meaning, drawing upon their lived experiences through narrative, role-play, and performative expression. English, in this context, functions not solely as a communicative skill but as a medium of social emancipation and identity articulation. The program outcomes demonstrate significant improvements in communicative confidence, oral articulation, and critical language awareness. As such, this applied linguistic intervention illustrates the transformative potential of experience-based pedagogy in shifting power relations in education, enabling meaningful participation, and advancing a more dialogic, contextual, and socially empowering language learning framework.   Abstrak Penguatan inklusivitas dalam pengajaran Bahasa Inggris bagi anak anak panti asuhan memerlukan intervensi pedagogis yang tidak hanya responsif secara linguistik, melainkan juga kritis terhadap realitas sosial peserta. Keterbatasan akses pendidikan non formal, ketiadaan dukungan keluarga inti, serta dominasi pendekatan instruksional dalam sistem pendidikan formal berkontribusi terhadap posisi pasif anak panti, tidak hanya dalam proses belajar, tetapi juga dalam struktur sosial yang kerap memarjinalkan mereka. Status sebagai anak panti sering kali disertai stigma ketergantungan sosial, minimnya dukungan afektif, dan kurangnya ruang dialogis yang menghambat ekspresi diri serta partisipasi aktif dalam pendidikan dan masyarakat. Pengabdian ini mengadopsi metode simulasi drama interaktif dalam kerangka experiential learning dan linguistik terapan kritis untuk menciptakan ruang belajar yang lebih partisipatif, dialogis, dan kontekstual. Anak anak panti tidak hanya dilibatkan sebagai peserta, tetapi juga sebagai aktor yang merekonstruksi pengalamannya melalui narasi, peran, dan ekspresi performatif. Penggunaan Bahasa Inggris dalam konteks ini tidak sekadar sebagai kompetensi komunikatif, melainkan sebagai sarana emansipasi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keberanian berbicara, kemampuan artikulasi, serta kesadaran reflektif terhadap bahasa sebagai alat untuk menyuarakan identitas dan aspirasi. Dengan demikian, pengabdian linguistik terapan ini memperlihatkan bagaimana intervensi pedagogis berbasis pengalaman dapat menggeser relasi kuasa dalam pendidikan, membuka ruang partisipasi bermakna bagi anak panti, serta menjadi strategi transformatif bagi pengembangan pedagogi bahasa yang lebih dialogis, kontekstual, dan berorientasi pada pemberdayaan sosial. 
Penguatan Inklusivitas Melalui Pengabdian Linguistik Terapan:  Optimalisasi Keterampilan Lisan Bahasa Inggris Anak Panti Asuhan dengan Metode Simulasi Peran dalam Drama Interaktif Putri, Rahmadila Eka; Nasution, Mutia; Agustina, Mahraini
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 4 Issue 1, June 2025
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0401.03

Abstract

Enhancing inclusivity in English language instruction for children residing in orphanages necessitates pedagogical interventions that are not only linguistically responsive but also critically engaged with the participants’ socio-cultural realities. Structural constraints such as limited access to non-formal education, the absence of familial support systems, and the prevailing dominance of instructional paradigms within formal education have collectively contributed to the passive positioning of orphanage children, both within classroom practices and broader social structures that perpetuate marginalization. Their institutional status is often accompanied by social stigma, assumptions of dependency, a lack of affective reinforcement, and the absence of dialogic spaces essential for self-expression and active participation. This community service initiative employs interactive drama simulation as a core strategy, framed within the principles of experiential learning and critical applied linguistics. The pedagogical design seeks to cultivate a participatory, dialogic, and contextually grounded learning environment. Orphanage children are engaged not merely as learners, but as co-constructors of meaning, drawing upon their lived experiences through narrative, role-play, and performative expression. English, in this context, functions not solely as a communicative skill but as a medium of social emancipation and identity articulation. The program outcomes demonstrate significant improvements in communicative confidence, oral articulation, and critical language awareness. As such, this applied linguistic intervention illustrates the transformative potential of experience-based pedagogy in shifting power relations in education, enabling meaningful participation, and advancing a more dialogic, contextual, and socially empowering language learning framework. Abstrak Penguatan inklusivitas dalam pengajaran Bahasa Inggris bagi anak anak panti asuhan memerlukan intervensi pedagogis yang tidak hanya responsif secara linguistik, melainkan juga kritis terhadap realitas sosial peserta. Keterbatasan akses pendidikan non formal, ketiadaan dukungan keluarga inti, serta dominasi pendekatan instruksional dalam sistem pendidikan formal berkontribusi terhadap posisi pasif anak panti, tidak hanya dalam proses belajar, tetapi juga dalam struktur sosial yang kerap memarjinalkan mereka. Status sebagai anak panti sering kali disertai stigma ketergantungan sosial, minimnya dukungan afektif, dan kurangnya ruang dialogis yang menghambat ekspresi diri serta partisipasi aktif dalam pendidikan dan masyarakat. Pengabdian ini mengadopsi metode simulasi drama interaktif dalam kerangka experiential learning dan linguistik terapan kritis untuk menciptakan ruang belajar yang lebih partisipatif, dialogis, dan kontekstual. Anak anak panti tidak hanya dilibatkan sebagai peserta, tetapi juga sebagai aktor yang merekonstruksi pengalamannya melalui narasi, peran, dan ekspresi performatif. Penggunaan Bahasa Inggris dalam konteks ini tidak sekadar sebagai kompetensi komunikatif, melainkan sebagai sarana emansipasi sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keberanian berbicara, kemampuan artikulasi, serta kesadaran reflektif terhadap bahasa sebagai alat untuk menyuarakan identitas dan aspirasi. Dengan demikian, pengabdian linguistik terapan ini memperlihatkan bagaimana intervensi pedagogis berbasis pengalaman dapat menggeser relasi kuasa dalam pendidikan, membuka ruang partisipasi bermakna bagi anak panti, serta menjadi strategi transformatif bagi pengembangan pedagogi bahasa yang lebih dialogis, kontekstual, dan berorientasi pada pemberdayaan sosial.
The Effect of TAI (Team-Assisted Individualization) Method on Mechanical Engineering Students’ Achievement in Writing Narrative Text Nasution, Mutia; Putri, Rahmadila Eka; Agustina, Mahraini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14928

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan metode TAI (Team-Assisted Individualization) terhadap penulisan teks narasi pada mahasiswa Teknik Mesin kelas satu Politeknik Negeri Sriwijaya. Populasinya adalah seluruh siswa kelas satu yang berjumlah 160 siswa. Sampel berjumlah 40 siswa yang diambil secara cluster random sampling. Penelitian ini dilakukan melalui metode eksperimen untuk mengetahui hubungan sebab akibat. Kemudian data dikumpulkan dengan menggunakan bingkai narasi sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan analisis data yang dianalisis dengan menggunakan rumus Uji-t diperoleh t0 lebih besar dari tt (6,33>2,00) yang berarti metode TAI (Team-Assisted Individualization) secara nyata memberikan trend yang positif dibandingkan metode Konvensional dalam meningkatkan kemampuan siswa. dalam menulis teks narasi.
Creating A Copywriting Video Narrative to Advertise Traditional Cakes in Palembang Rusnaini, Aprilia; Nadjmuddin, Muhammad; Agustina, Mahraini; Nasution, Mutia; Sari, Annisa Retno; Akhyar, M. Rofiqul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata kuliner mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir dan dianggap sebagai komponen penting dalam sistem pariwisata (Ariani et al., 2022). Oleh karena itu, pengembangan wisata kuliner perlu dipromosikan agar wisatawan menjadi lebih mengenal makanan tradisional dan nilai sejarah makanan tersebut. Iklan merupakan salah satu alternatif untuk mempromosikan suatu produk kepada masyarakat. Pembuatan naskah iklan video dalam dua bahasa, bertujuan untuk meningkatkan visibilitas Palembang Harum di kalangan khalayak luar negeri. Memanfaatkan strategi promosi melalui platform daring, khususnya media sosial, dapat memfasilitasi kesadaran dan apresiasi yang lebih besar terhadap kuliner tradisional Palembang, terutama sajian yang tersedia di Palembang Harum. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana membuat naskah video naratif untuk mengiklankan Harum sebagai objek wisata kuliner di Palembang. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan observasi.
Cognitive Expansion in Narrative–Descriptive Genre: A Gender-Responsive Diagnostic Study Across High School–Vocational College Transition Putri, Rahmadila Eka; Agustina, Mahraini; Ramadhani, Delara Putri; Chalisah, Nabilah
Lexeme : Journal of Linguistics and Applied Linguistics Vol. 8 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ljlal.v8i1.55659

Abstract

The transition from high school to vocational higher education represents a critical stage in which prior literacy knowledge shapes students’ readiness for academic and professional communication. Despite standardized EFL curricula, incoming vocational students often display uneven genre-based competence, particularly in narrative and descriptive writing. This study adopts a quantitative, diagnostic-oriented approach informed by Cognitive Diagnostic Assessment (CDA) principles to examine genre-related knowledge patterns and gender-mediated tendencies. A 30-item True/False diagnostic test, validated by two applied linguistics experts, was administered to 43 first-year students (27 females, 16 males) in the D4 English for Business and Professional Communication program at Politeknik Negeri Sriwijaya. The instrument targeted structural, linguistic, and functional attributes of narrative and descriptive texts, and data were analyzed descriptively and comparatively. Findings (RQ1) reveal uneven genre knowledge, with mean accuracy for narrative items (81%) exceeding descriptive ones (61%), reflecting differences in familiarity rather than linguistic deficiency. In addressing (RQ2), the gender-disaggregated results indicate that female students tended to excel in causal reasoning, thematic inference, and figurative interpretation, whereas males demonstrated stronger performance in factual coherence and structural precision. Regarding (RQ3), these disparities reflect cognitive diversification rather than inequality, illustrating differentiated learning pathways shaped by prior literacy exposure and gendered engagement. Although the study does not implement full psychometric CDA modeling, the diagnostic instrument provides formative insights into students’ genre cognition at a key educational transition. The findings suggest that gender-responsive, diagnostic-informed pedagogy can support equitable literacy development in vocational English contexts by leveraging complementary cognitive strengths.
Penulisan Naskah Video: Promosi Gelam Forest Fantasy Desa Pangkalan Benteng Berbasis Masyarakat Handayani, Alda; Putri, Rahmadila Eka; Agustina, Mahraini; Zulkifli, Zulkifli; Nasution, Mutia; Kautsar, Balqis Cahaya; Chairunnisyah, Tashya
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 (2025): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0402.01

Abstract

This community service program focused on the development of a promotional video script to introduce Gelam Forest Fantasy, a tourist destination located in Pangkalan Benteng Village, Banyuasin Regency, South Sumatra. The initiative was grounded in the limited use of digital promotion for this man-made nature-based attraction, which has resulted in suboptimal visibility and appeal. The study employed a Research and Development (R&D) approach comprising several stages, including observation of tourism potential, interviews with site managers, literature review, script drafting, expert validation, revision, and finalization. Expert validation results indicated that the developed video script was categorized as highly feasible in terms of linguistic quality, narrative coherence, promotional appeal, and the integration of local cultural values through narrative, descriptive, and persuasive approaches. The final product is a ready-to-use video script designed for digital promotion across various social media platforms. This activity contributes to enhancing the destination’s visibility while simultaneously supporting local community empowerment within the creative economic sector. Therefore, community-based video script development can be considered an effective, sustainable, and digitally relevant strategy for village tourism promotion.    Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada penyusunan naskah video promosi untuk memperkenalkan destinasi wisata Gelam Forest Fantasy yang berlokasi di Desa Pangkalan Benteng, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada minimnya upaya promosi digital terhadap objek wisata alam buatan tersebut, sehingga popularitas dan daya tariknya belum optimal. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan meliputi observasi potensi wisata, wawancara dengan pengelola, studi literatur, penyusunan draf naskah, validasi oleh ahli, revisi, serta finalisasi. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa naskah video yang dikembangkan memperoleh kategori sangat layak pada aspek kebahasaan, koherensi narasi, daya tarik promosi, serta integrasi nilai budaya lokal melalui pendekatan naratif, deskriptif, dan persuasif. Produk akhir berupa naskah video siap dimanfaatkan sebagai media promosi digital melalui berbagai platform media sosial. Kegiatan ini memberikan kontribusi pada peningkatan visibilitas destinasi wisata sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat lokal dalam sektor ekonomi kreatif. Dengan demikian, pengembangan naskah video berbasis masyarakat dapat dijadikan strategi promosi pariwisata desa yang efektif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan era digital.