Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Metode Pembelajaran Gen Z (Studi Kasus: Anak-Anak) Kusuma, Adhi; Nasir, Mad; Yani, Siti Yuli; Amaly, Shabilla Intan; Andriana, M.Dzakwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia merupakan mahluk potensional, cerdas dan mudah beradaptasi, jika dibandingkan dengan mahluk hidup yang lainnya. Manusia juga disebut sebagai mahluk sosial yang memerlukan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Seiring berkembangnya zaman dari masa ke masa kemajuan teknologi terus berkembang, mulai dari era teknologi pertanian, era teknologi industri, era teknologi informasi, dan era teknologi komunikasi. Diera 4.0 ini, sudah banyak sekali perubahan yang terjadi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan studi pustaka yang di narasikan mengunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber-sumber primer penulis dapatkan dari jurnal artikel yang telah terindeks google secholar, ditambah dengan data sekunder yang bersumber dari internet. Dari banyak nya data yang penulis dapat kan metode triangulasi data dengan tujuan agar memperoleh data yang memiliki tingat kredibilitas yang dapat di pertanggung jawabkan. Hasil dari penelitian ini menerangkan bahwa pada Era 4.0 ini pembelajaran TIK sangatlah dibutuhkan, dengan tujuan, 1) mengikuti perkembangan zaman, 2) meningkatkan kualitas pendidikan, mengajari generasi milenial untuk menjadi produsen dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, 3) memanffatkan layanan yang telah disediakan oleh peradaban. Dalam bidang pendidikan Teknologi informasi dan komunikasi menjadi sumber belajar paling utama meningkatnya peran media dan multimedia dalam kegiatan pembelajaran, adalah 1) waktu belajar yang lebih fleksibel, 2) penggunaan pembelajaran berbasis komputer, komputer dibantu instruksi, 3) penggunaan media televisi/ video, mobile learning, e-learning, 4) sistem manajemen pembelajaran, 5) kurikulum on-line, e-library, model pembelajaran dengan pembelajaran sistem individual, 6) kompetensi patokan terutama bukan dari institusi sekolah yang dengan ijazah, melainkan dikembangkan melalui standarisasi, akreditasi, dan sertifikasi oleh kelompok profesional. Dari hasil penelitian diatas dapat penulis simpulkan bahwa perkembangan teknologi dan informasi merupakan suatu hal yang sudah lumrah terjadi, sebab adanya penemuan-penemuan yang telah dilakukan para ahli di bidang IT. Oleh karena itu adanya penelitian ini telah memberikan suatu gambaran bahwa kita harus memberikan edukasi kepada genZ untuk mempelajari teknologi informasi dan komunikasi, agar dapat menjadi produsen yang memperoleh penemuan baru.
Tracking the Traces of Success: The Effect of Halal Awareness and e-WOM in Building Consumer Loyalty Prawatiningsih, Desty; Yani, Siti Yuli; Candra, Lala Nabilah
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.1766

Abstract

This study examines the influence of Halal Awareness and Electronic Word of Mouth (e-WOM) on consumer loyalty among the Millennial Generation in Indonesia. Using a quantitative approach, the research involves a population of millennials residing in Serang City, Banten. Data were collected from 268 respondents through an online questionnaire and analyzed using multiple linear regression to identify the effects of Halal Awareness and e-WOM on consumer loyalty, both partially and simultaneously. The analysis results indicate that both variables significantly influence consumer loyalty. Halal Awareness enhances loyalty by fostering trust and positive perceptions of halal products, while e-WOM strengthens consumer engagement through authentic and relevant digital recommendations. These findings underscore the importance of communication strategies that focus on halal values and e-WOM to build consumer loyalty in an increasingly competitive market. This study suggests that companies can optimize halal communication, integrated with e-WOM strategies, to strengthen their relationships with Millennial consumers.