Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Wayang Bondres Dalam Pertunjukan Wayang Kulit Inovatif Cenk Blonk Kajian Bentuk, Fungsi, dan Makna Danaswara, I Putu Gede Budhi; Purnamawati, Ni Diah; Sudiana, I Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/dmr.v2i2.1859

Abstract

Penelitian ini mengangkat tiga pokok masalah yaitu : 1) Bagaimana bentuk wayang - Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? 2) Bagaimana fungsi wayang Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? 3) Bagaimana makna wayang Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang wayang Bondres dalam pertunjukan Wayang Kulit Cenk Blonk yang merupakan suatu inovasi yang dilakukan oleh seniman dalang Cenk Blonk dengan memunculkan terobosan baru yaitu wayang Bondres yang merupakan salah satu pembaharuan dalam dunia seni pertunjukan wayang kulit khususnya wayang kulit inovatif sehingga wayang kulit inovatif sebagai seni yang popular. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan teori estetika. Metode-metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Seluruh data diolah menggunakan teknik deskriptif.
Values and Concepts of Multicultural Education in Hindu Religious Education According to Teachings Vasudhaiva Kutumbakam Suwadnyana, I Wayan; Danaswara, I Putu Gede Budhi; Karsana, I Nyoman; Goh, Jimmu; Permana Putri, I Gusti Ayu Hyudha
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 3 No. 6 (2025): Special Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v3i6.361

Abstract

Multicultural education is a crucial approach in creating a harmonious and inclusive society, especially in Indonesia, which is rich in cultural, ethnic, and religious diversity. This article discusses the values of multicultural education in the context of Hindu religious education, referring to the principle of Vasudhaiva Kutumbakam, which emphasizes that the whole world is one family. Through multicultural education, individuals are taught to appreciate and understand differences, as well as to internalize the noble values contained in Hindu teachings. However, the implementation of multicultural education is not without challenges. Various internal factors influence its success, such as the quality of educators, teaching methodologies, and openness to diversity. Additionally, external factors such as family support, social interactions, and government policies play a significant role in creating a conducive learning environment. Therefore, synergy among educators, students, families, communities, and the government is essential to achieve success in implementing multicultural education, thereby fostering a generation that is tolerant and respectful amidst existing diversity.
Transformasi Arja ke dalam Wayang Kulit Arja Lakon Citta Kelangen Dalang I Made Sidja Danaswara, I Putu Gede Budhi; Sedana, I Nyoman; Sudarta, I Gusti Putu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat pokok masalah yaitu : 1) Bagaimana transformasi arja ke dalam wayang kulit arja lakon Citta Kelangen Dalang I Made Sidja ?. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan tiga teori yaitu teori transformasi. secara umum, penelitian ini bertujuan : 1) Mendapatkan informasi yang jelas tentang tranformasi arja ke dalam wayang kulit arja lakon Citta Kelangen Dalang I Made Sidja ; 2) Menyuguhkan lakon Citta Kelangen yang dibawakan Dalang I Made Sidja mengandung unsur kreativitas yang tinggi, kawi dalang, makna serta sangat lengkap dalam struktur dramatik lakon ; 3) Memaparkan pertunjukan wayang kulit arja lakon Citta Kelangen Dalang I Made Sidja sebagai pengetahuan sehingga diketahui oleh praktisi pewayangan dan masyarakat luas pada saat ini hingga masa yang akan datang.Metode-metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Seluruh data diolah menggunakan teknik deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam : 1) transformasi arja ke dalam wayang kulit arja lakon Citta Kelangen Dalang I Made Sidja adalah -tranformasi tata rias wajah pemain arja ke dalam wajah wayang kulit arja ; -tranformasi busana penari arja ke dalam bentuk busana wayang kulit arja ; -tranformasi gerak tari penari arja ke dalam tatikesan wayang kulit arja ; -tranformasi suara vocal penari arja ke dalam suara vocal I Made Sidja sebagai dalang wayang kulit arja ; dan -bentuk penyajian arja ke dalam wayang kulit arja.
Transformasi Kakawin Bharata Yuddha ke Dalam Pertunjukan Wayang Kulit Parwa Lakon Jayadrata Antaka Dalang I Made Sidja Danaswara, I Putu Gede Budhi; Purnamawati, Ni Diah
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/dmr.v2i1.1523

Abstract

Penelitian ini mengangkat dua pokok masalah yaitu : 1) Bagaimana transformasi kakawin Bharata Yuddha ke dalam pertunjukan wayang kulit parwa lakon Jayadrata Antaka Dalang I Made Sidja ? 2) Bagaimana sanggit atau kawi dalang dalam pertunjukan wayang kulit parwa lakon Jayadrata Antaka Dalang I Made Sidja ? Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan dua teori yaitu teori triadic interplay (trisandi) dan teori kawi dalang. Metode-metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Seluruh data diolah menggunakan teknik deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: 1) Transformasi sastra Kakawin Bharata Yuddha menjadi bentuk (genre/form), 2) Transformasi sastra Kakawin Bharata Yuddha menjadi cerita atau story, alur atau plot, tema atau theme, pesan sosial atau amanat dan wacana atau speech. 3) Transformasi sastra Kakawin Bharata Yuddha menjadi karakter (character). Kemudian Sanggit atau kawi dalang dalam pertunjukan wayang kulit parwa lakon Jayadrata Antaka Dalang I Made Sidja yaitu : -Wimbaayana ; -Kridabasita ; -Gurnitamanta; -Natya Sancaya; -Sarasuksma; -Loka Prabha Rasmi ; -Jadmamurti ; -Lokika Sanggraha ; -Adikara.
Wayang Bondres Dalam Pertunjukan Wayang Kulit Inovatif Cenk Blonk Kajian Bentuk, Fungsi, dan Makna Danaswara, I Putu Gede Budhi; Purnamawati, Ni Diah; Sudiana, I Ketut
JURNAL DAMAR PEDALANGAN Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/dmr.v2i2.1859

Abstract

Penelitian ini mengangkat tiga pokok masalah yaitu : 1) Bagaimana bentuk wayang - Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? 2) Bagaimana fungsi wayang Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? 3) Bagaimana makna wayang Bondres dalam pertunjukan wayang kulit inovatif Cenk Blonk ? Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang wayang Bondres dalam pertunjukan Wayang Kulit Cenk Blonk yang merupakan suatu inovasi yang dilakukan oleh seniman dalang Cenk Blonk dengan memunculkan terobosan baru yaitu wayang Bondres yang merupakan salah satu pembaharuan dalam dunia seni pertunjukan wayang kulit khususnya wayang kulit inovatif sehingga wayang kulit inovatif sebagai seni yang popular. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif dengan menggunakan teori estetika. Metode-metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Seluruh data diolah menggunakan teknik deskriptif.