Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENDEKATAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA KELAS IV SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AN NAHL KOTA JAMBI Safitri, Tria; Siregar, Nasyariah; Saputri, Vioni
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.3460

Abstract

Pendidikan Indonesia memiliki tujuan membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Kurikulum merdeka adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan inovatif. Salah satu strategi pembelajaran dalam kurikulum merdeka adalah pembelajaran berdiferensiasi, yang mencakup pembelajaran yang disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan dan kemampuan peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kurikulum merdeka yang masih baru diterapkan di SDIT An Nahl Kota Jambi. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan pendekatan berdiferensiasi serta menganalisis pendekatan berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomonologi yang mana penilitian ini melihat secara langsung fenomena atau kejadian yang terjadi di suatu tempat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa cara menerapkan pendekatan berdiferensiasi yaitu dengan memilih materi, mengelompokkan peserta didik sesuai dengan kebutuhan belajarnya, memfasilitasi media pembelajaran, dan membimbing peserta didik untuk menghasilkan suatu produk. Serta hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka berjalan cukup baik dan lebih ideal dibandingkan kurikulum sebelumnya. Kata kunci: pendekatan berdiferensiasi, kurikulum merdeka
ANALISIS PENDEKATAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA KELAS IV SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AN NAHL KOTA JAMBI Safitri, Tria; Siregar, Nasyariah; Saputri, Vioni
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.3460

Abstract

Pendidikan Indonesia memiliki tujuan membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Kurikulum merdeka adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan inovatif. Salah satu strategi pembelajaran dalam kurikulum merdeka adalah pembelajaran berdiferensiasi, yang mencakup pembelajaran yang disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan dan kemampuan peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kurikulum merdeka yang masih baru diterapkan di SDIT An Nahl Kota Jambi. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan pendekatan berdiferensiasi serta menganalisis pendekatan berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomonologi yang mana penilitian ini melihat secara langsung fenomena atau kejadian yang terjadi di suatu tempat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa cara menerapkan pendekatan berdiferensiasi yaitu dengan memilih materi, mengelompokkan peserta didik sesuai dengan kebutuhan belajarnya, memfasilitasi media pembelajaran, dan membimbing peserta didik untuk menghasilkan suatu produk. Serta hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka berjalan cukup baik dan lebih ideal dibandingkan kurikulum sebelumnya. Kata kunci: pendekatan berdiferensiasi, kurikulum merdeka
ANALISIS PENDEKATAN BERDIFERENSIASI DALAM KURIKULUM MERDEKA KELAS IV SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AN NAHL KOTA JAMBI Safitri, Tria; Siregar, Nasyariah; Saputri, Vioni
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v4i2.3460

Abstract

Pendidikan Indonesia memiliki tujuan membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Kurikulum merdeka adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan memberikan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan inovatif. Salah satu strategi pembelajaran dalam kurikulum merdeka adalah pembelajaran berdiferensiasi, yang mencakup pembelajaran yang disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan dan kemampuan peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kurikulum merdeka yang masih baru diterapkan di SDIT An Nahl Kota Jambi. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan pendekatan berdiferensiasi serta menganalisis pendekatan berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomonologi yang mana penilitian ini melihat secara langsung fenomena atau kejadian yang terjadi di suatu tempat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa cara menerapkan pendekatan berdiferensiasi yaitu dengan memilih materi, mengelompokkan peserta didik sesuai dengan kebutuhan belajarnya, memfasilitasi media pembelajaran, dan membimbing peserta didik untuk menghasilkan suatu produk. Serta hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka berjalan cukup baik dan lebih ideal dibandingkan kurikulum sebelumnya. Kata kunci: pendekatan berdiferensiasi, kurikulum merdeka
Edukasi Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan UMKM Desa Kuala Tanjung Ananda, Dea; Azzuhra, Dara Nabilah; Mutia, Mutia; Safitri, Tria; Fadhilah, Rika; Aisyia Fauzi, Ziza Putri
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1945

Abstract

Pentingnya pemasaran digital bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kuala Tanjung dalam era digitalisasi saat ini menjadi elemen yang sangat penting dalam mengembangkan bisnis. Masalah yang dihadapi oleh UMKM terkait kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran produk secara online. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengalaman kepada UMKM tentang bagaimana cara agar jangkauan pemasaran produk lebih luas . Pendampingan meliputi praktek langsung kepada para pelaku UMKM. Sebelum pelaksanaan kegiatan, dilakukan survei terhadap UMKM di Desa Kuala Tanjung untuk mengidentifikasi permasalahan yang mereka hadapi terkait pemasaran produk UMKM. Selama pendampingan, peserta diberikan pengetahuan tentang pentingnya pemasaran digital, kemudian mereka terlibat dalam praktek pembuatan toko online dengan bimbingan. Hasil dan pembahasan dari kegiatan ini menunjukkan pentingnya pemasaran digital bagi UMKM Desa Kuala Tanjung dan masalah yang dihadapi terkait kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran secara online yang kurang luas.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Teknologi Digital Terhadap Efisiensi Operasional UMKM di Kecamatan Sunggal Simangunsong, Zahra Zeinatha Osya; Sari, Lisma; Sukaisih, Sukaisih; Aprillya, Novida; Widara, Lania Khairi; Safitri, Tria; Tiara, Shita
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1290

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor kunci dalam perekonomian nasional, namun pada tingkat lokal masih menghadapi permasalahan efisiensi operasional akibat keterbatasan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi digital. Di Kecamatan Sunggal, sebagian besar UMKM masih mengelola usaha secara sederhana dengan pencatatan keuangan manual dan pemanfaatan teknologi digital yang belum terintegrasi dalam aktivitas operasional, sehingga berpotensi menurunkan efisiensi usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan teknologi digital terhadap efisiensi operasional UMKM di Kecamatan Sunggal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 45 pelaku UMKM sebagai responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen penelitian memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, serta model regresi memenuhi asumsi normalitas. Secara simultan, literasi keuangan dan teknologi digital berpengaruh signifikan terhadap efisiensi operasional UMKM dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,475. Secara parsial, literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi operasional, sedangkan teknologi digital menunjukkan pengaruh positif namun belum signifikan pada tingkat signifikansi 5%. Temuan ini menegaskan bahwa literasi keuangan memiliki peran dominan dalam meningkatkan efisiensi operasional UMKM, sementara optimalisasi pemanfaatan teknologi digital masih memerlukan penguatan dan pendampingan yang lebih terarah.   Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the key sectors in the national economy, but at the local level they still face operational efficiency problems due to limited financial literacy and the use of digital technology. In Sunggal District, most MSMEs still manage their businesses simply with manual financial recording and the use of digital technology that has not been integrated in operational activities, so it has the potential to reduce business efficiency. This study aims to analyze the influence of financial literacy and digital technology on the operational efficiency of MSMEs in Sunggal District. The study used a descriptive quantitative approach by involving 45 MSME actors as respondents through saturated sampling techniques. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The results of the analysis showed that the research instruments met the criteria of validity and reliability, and the regression model met the assumption of normality. Simultaneously, financial literacy and digital technology have a significant effect on the operational efficiency of MSMEs with a determination coefficient value of 0.475. Partially, financial literacy has a positive and significant effect on operational efficiency, while digital technology shows a positive but not significant influence at a significance level of 5%. These findings confirm that financial literacy has a dominant role in improving the operational efficiency of MSMEs, while optimizing the use of digital technology still requires more targeted strengthening and mentoring.