Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Globalisasi : Krisis Identitas Dan Bela Negara Pada Generasi Muda Muhammad Ramadhan Nawawi Kurniawan; Hapyla Dharen; Safhira Rajibah; Adha Syarief
Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/arjuna.v2i1.494

Abstract

Globalisation occurs due to advances in technology and science. One of the benefits of globalisation is the easy access to information and news around the world, but not all news and information obtained is good and true source. Especially in the younger generation who use gadgets in their daily lives, making things that need to be watched out for. Because if the younger generation is accustomed to everything that happens on the internet, it will have an impact on attitudes and behaviour. This must be watched out for, because it is related to the identity and attitude of state defence embedded in the younger generation. Thus, this research was conducted to find out the extent of the impact of globalisation on the identity and attitude of state defence in the younger generation. The research was conducted using quantitative methods, with a total of 50 respondents, consisting of 28 women, 22 men and are the nation's young generation with an age range of 15-25 years. From the results of the research conducted, it is known that there are still many young people who are aware of the importance of maintaining identity and state defence.
Dinamika Ikhtilaf Ulama Terhadap Tradisi Tahlil: Analisis Pro Kontra dalam Perspektif Syariat dan Budaya M. Aqva Wibiyana F.; Safhira Rajibah; Nabila Putri Rahmadhani; Tajrian Akasyah; Nisa Setiawati; Muhamad Parhan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15040

Abstract

Tradisi tahlil merupakan praktik keagamaan yang telah mengakar dalam masyarakat Muslim Indonesia, namun tetap menjadi perdebatan dalam wacana keilmuan Islam. Sebagian ulama menilai tahlilan sebagai amaliah yang dibolehkan dan bermanfaat secara sosial, sedangkan sebagian lainnya menolak karena tidak memiliki dasar nash yang eksplisit dalam ibadah mahdhah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ikhtilaf ulama terhadap tradisi tahlil dalam perspektif syariat dan budaya. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, melalui penelusuran kitab klasik, artikel jurnal, prosiding, dan repositori akademik periode 2015–2025. Analisis dilakukan menggunakan content analysis dan triangulasi sumber untuk membandingkan argumen syariat dan dimensi kultural. Hasil penelitian menunjukkan tiga kecenderungan utama, yaitu kelompok pro-tahlil yang menganggap tahlilan sebagai bid‘ah hasanah dan sarana memperkuat ukhuwah, kelompok kontra-tahlil yang menolak praktik tersebut karena tiadanya dalil tekstual, serta kelompok moderat yang menerima tahlil melalui pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah. Temuan ini menegaskan bahwa ikhtilaf bersifat ijtihadiyah dan merepresentasikan harmonisasi antara syariat dan budaya Islam Nusantara. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah kajian empiris di lapangan untuk melihat pengaruh sosial tahlil dalam kehidupan masyarakat Muslim modern.