Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGY OF BUSINESS ENTITY OWNED BY VILLAGE BUSINESS TOGETHER IN SEBAYAN VILLAGE IN INCREASING VILLAGE ORIGINAL INCOME Yuman Firmansyah; Sumar’in; Jaelani
SOUTHEAST ASIA JOURNAL oF GRADUATE OF ISLAMIC BUSINESS AND ECONOMICS Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Pascasarjana, Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sajgibe.v1i2.1315

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Desa Sebayan Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) strategi Badan Usaha Usaha Bersama Milik Desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa, (2) Faktor pendukung BUM Desa Usaha Bersama dalam meningkatkan pendapatan asli desa, (3) faktor penghambat BUM Desa Usaha Bersama dalam meningkatkan pendapatan asli desa. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik data yang digunakan adalah analisis atau metode SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam meningkatkan strategi menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam kondisi yang sangat menguntungkan karena memiliki kekuatan sehingga dapat meraih beberapa peluang yang ada sehingga dapat memungkinkan untuk terus melakukan peningkatan, memperbesar pertumbuhan, dan meraih kemajuan secara maksimal.
Utility Theory And The Concept Of Maslahah In Islamic Economics Yuman Firmansyah; Abdul Wahab; Sumar’in
SOUTHEAST ASIA JOURNAL oF GRADUATE OF ISLAMIC BUSINESS AND ECONOMICS Vol. 2 No. 3 (2024): January
Publisher : Pascasarjana, Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/sajgibe.v2i3.2962

Abstract

This article aims to analyze and build an Islamic economic order with noble character based on the Qur'an and Hadith. The emergence of Islamic economics to provide an explanation that the theory of utility has not touched the most basic principles and goals of Muslim consumers, namely in fulfilling their material and non-material needs, it is difficult to distinguish between wants and needs, and cannot avoid excessive behavior. So that this need has not been felt to be met in consumption activities called mashlahah. In Islamic principles, it is emphasized that every activity and every human being in economic activities can be characterized by their ability to do ihsan and fastabiqul khairat, uphold justice and not act arbitrarily, both for themselves and the surrounding environment. The characteristics of utility and maslahah in Islamic economics have characteristics, namely the principles of faith, morals and law (muamalah). This research is a literature research with a thematic method. The concept of utility or satisfaction is very different from the concept of maslahah or usefulness which is the goal in Islamic consumption. The concept of utility is very subject because it departs from the fulfillment of needs that are indeed subject. Meanwhile, the concept of maslahah is relatively more objective because it departs from the fulfillment of desires which is relatively more objective than needs. Within the framework of this theory, Islamic economic principles and activities must be the operational basis of Islamic financial institutions in Indonesia.
IMPLEMENTASI KINERJA APARATUR DINAS KEPENDUDUKAN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN SAMBAS Hana Pertiwi; Yuman Firmansyah
Cross-border Vol. 8 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi kinerja Aparatur Dinas kependudkan di atur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan menegaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan harus dilakukan secara transparan, cepat, dan tanpa biaya. Namun, di Kabupaten Sambas pelaksanaannya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan aparatur, kurangnya pemanfaatan teknologi informasi, serta rendahnya kualitas evaluasi terhadap kinerja pegawai. Hal ini berdampak pada belum optimalnya pelayanan yang diterima masyarakat. Dengan demikian, peneliti akan mengkaji Implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan terkait Evaluasi Aparatur Dinas Kependudukan dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Sambas. Adapun fokus masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana implementasi UU No. 24 tahun 2013 pasal 79A dalam pelayanan administrasi kependudukan, (2) Apa saja kendala yang dihadapi Aparatur Dinas Kependudukan dalam menerapkan UU No. 24 tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian field research, serta menggunakan pendekatan hukum normatif-empiris, yakni dengan menggabungkan antara studi normatif terhadap regulasi yang berlaku dengan observasi langsung terhadap realitas implementasi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Sambas. Penelitian ini mengkaji implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Pasal 79A dalam pelayanan administrasi kependudukan serta kendala yang dihadapi aparatur. Secara umum, implementasi sudah berjalan baik dengan layanan gratis sesuai amanat undang-undang, namun masih terhambat keterbatasan sarana prasarana, kualitas SDM, rendahnya kesadaran masyarakat, serta belum optimalnya digitalisasi layanan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan praktik di lapangan, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas aparatur, penguatan teknologi informasi, dan sosialisasi berkelanjutan untuk mewujudkan pelayanan yang lebih efektif dan berkualitas.
ASURANSI DALAM PANDANGAN MUAMALAH KONTEMPORER Yuman Firmansyah; Hafid, Erwin; Kara, Aisyah
Cross-border Vol. 7 No. 1 (2024): JANUARI-JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam khazanah fiqih Islam klasik permasalaan asuransi dalam bentuk implementasinya yang sekarang ini memang belum dikenal, karena itu tidak didapatkan status hukumnya dalam kitab-kitab mereka. Namun demikian, kajian tentang asuransi dalam perspektif Islam kontemporer sebenarnya sudah cukup banyak dilakukan oleh para ahli hukum, baik ahli hukum Islam secara khusus maupun ahli ekonomi Islam secara umum. Mengingat asuransi ini adalah masalah yang relatif baru yang belum pernah ada kejelasan status hukumnya pada masa pra Islam, maka perdebatan yang terjadi sekitar hukum asuransi pun tidak bisa dielakkan. Sebagia ulama ada yang mengharamkannya dengan alasan adanya unsur riba, sama dengan perjudian, mengandung penipuan, ekploitasi dan lain-lainnya.