Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Teologis Terhadap Kremasi dan Implikasinya Bagi Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel Malang Wakkary, Adriaan MF; Wijaya, Ratri Kusuma; Agustin, Madha Lena
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.285 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i1.170

Abstract

Tujuan penelitian ini lebih untuk menguraikan secara deskriptif. Penelitian kualitatif ini menjawab empat masalah pokok mengenai kremasi. Dalam melakukan penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, yang di dalamnya menggunakan teknik wawancara dan observasi lapangan. Prosedur penelitian melalui penetapan sampel, pengumpulan data, analisa data dan penarikan simpulan. Data penelitian diperoleh dari 10 narasumber yang meliputi gembala gereja, diakon, dan jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel (GSJA). Hasil penelitian ini yaitu, pertama, Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel (GSJA) Malang telah memahami pengertian dan hakikat dasar tentang kremasi. Kedua, praktik kremasi belum dilakukan di GSJA Immanuel Malang, karena adanya larangan dari pihak gereja atas pertimbangan teologis dan praktis. Ketiga, kurangnya pemahaman jemaat, terkait faktor sosial & budaya masyarakat GSJA Immanuel Malang bahwa tidak semuanya beretnis Tionghoa, dan faktor perekonomian jemaat GSJA Immanuel Malang menghalangi praktek kremasi. Keempat, Jemaat GSJA Immanuel Malang setuju jika kremasi diterapkan asalkan Gereja secara proaktif memberi pemahaman serta sosialisasi tentang kremasi kepada jemaat.
PERAN STRATEGIS PENDIDIKAN KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK: SUATU TINJAUAN TEORITIS DAN PRAKTIS Kowal, Roike Roudjer; Wakkary, Adriaan MF; Karamoy, Ilona Olvy; Damita, Yesi
Inculco Journal of Christian Education Vol 5, No 2 (2025): Vol 5, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v5i2.250

Abstract

Karakter anak merupakan fondasi utama bagi pembentukan generasi yang berkualitas. Pendidikan keluarga memegang peranan strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual yang akan membentuk kepribadian anak sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan karakter, keluarga berfungsi sebagai lembaga pertama dan utama yang mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan moral anak. Artikel ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai peran pendidikan keluarga dalam membentuk karakter anak dengan pendekatan teoritis dan praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka yang mengkaji berbagai sumber literatur terkait pendidikan keluarga dan teori perkembangan psikologis anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa keteladanan orang tua, komunikasi yang efektif, serta pembiasaan nilai-nilai positif melalui rutinitas sehari-hari, menjadi faktor kunci dalam pendidikan karakter. Selain itu, dalam era digital yang berkembang pesat, peran orang tua semakin penting dalam menjaga keseimbangan pengaruh eksternal terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih intensif untuk memperkuat peran keluarga dalam pendidikan karakter, yang akan memberikan dampak positif bagi pembentukan moralitas anak serta generasi masa depan yang lebih berkualitasChildren's character forms the fundamental foundation for the development of a quality generation. Family education plays a strategic role in instilling moral and spiritual values that shape children's personalities from an early age. In the context of character education, the family serves as the first and most influential institution affecting children's social, emotional, and moral development. This article aims to delve deeper into the role of family education in shaping children's character from both theoretical and practical approaches. This research employs a qualitative descriptive approach with a literature study method that reviews various sources related to family education and children's psychological development theories. The analysis results show that parental role modeling, effective communication, and the habituation of positive values through daily routines are key factors in character education. Moreover, in the rapidly advancing digital age, the role of parents becomes even more crucial in maintaining a balance between external influences and children's development. Therefore, more intensive efforts are needed to strengthen the role of the family in character education, which will positively impact children's morality and create a higher-quality generation for the future. 
Peranan Pastoral Konseling Dalam Pendampingan Kepastian Keselamatan Pada Warga Lansia di GKPB Imanuel Tabanan Kowal, Roike R; Wakkary, Adriaan MF; Wijaya, Ratri Kusuma; Latuheru, Anita Ivonne
STT Kingdom Vol 4 No 1 (2024): KINGDOM : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : STT KINGDOM BALI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of the research is formulated in the following statement: to find out the ways or methods of pastoral counseling in providing joy to the elderly, to find out how pastoral counseling assistance provides comfort to the elderly to get rid of feelings of unnecessaryness and loneliness, to find out how pastoral counseling assistance works. in generating a sense of certainty about where the elderly will go after death. The research method used by the author is a qualitative research method. The results of the study concluded that elderly people often feel lonely and empty because their children are far away because of work or are married. So ultimately the elderly can experience depression. Regarding spiritual activities, this elderly group may still be able to do them even though they are very limited, but their desire to be close to God is very strong. The spirituality of the congregation and through pastoral counseling services can be an alternative answer to determining the appropriate discipleship model in a church specifically for the elderly.
KEDUDUKAN FORMASI SPRITUALITAS DALAM PENDIDIKAN TEOLOGI Wakkary, Adriaan MF; Kowal, Roike; Wijaya, Ratrikusuma; Karamoy, Ilona; Wungow, Jefri
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mempelajari ilmu teologi, pembinaan dan pembentukan spiritualitas merupakan unsur yang sangat penting. Mahasiswa tidak saja hanya mempelajari dan menghafalkan materi-materi kuliah teologi tanpa mengabaikan pembentukan spritualitas. Pembentukan rohani hamba Tuhan haruslah berakar pada pembentukan rohani di sekolah-sekolah tinggi teologi. Formasi Spritualitas dalam konteks pendidikan teologi, mahasiswa bertangungjawab terhadap pendidikan yang dipelajari dan membangun relasi dengan Tuhan. Proses pembelajaran dan relasi dengan Tuhan, akan memberikan pertumbuhan rohani dan perubahan karakter dikalangan mahasiswa teologi. Formasi spritualitas suatu proses pembentukan kepribadian yang holistik lewat penyerahan diri kepada Tuhan untuk bertumbuh di dalam segala hal ke arah Kristus.