Kowal, Roike Roudjer
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Tentang Ibadah yang Sejati Menurut Roma 12:1 Terhadap Pertumbuhan Iman Remaja Kowal, Roike Roudjer; Goni, Moody Daniel; Salone, Wahyuni
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.905 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i1.178

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara kuantitatif pengaruh pemahaman tentang ibadah menurut Roma 12:1 terhadap pertumbuhan iman remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tentang ibadah yang sejati menurut Roma 12:1 memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan iman remaja Kristen. Jika thitung lebih besar dari ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak, sebaliknya jika thitung lebih kecil dari ttabel maka Ho diterima dan Ha ditolak. Hasil perhitungan thitung sebesar 8.735 dan lebih besar dari ttabel yang bernilai 2.021, maka Ha diterima dan Ho ditolak, atau dengan kata lain menolak hipotesis nol (Ho) dan menerima hipotesis alternatif (Ha) untuk pengujian kedua variabel penelitian ini. Uji koefisien determinan menunjukkan seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh variabel Ibadah yang Sejati (X) terhadap variabel Pertumbuhan Iman (Y). Nilai KD yang diperoleh adalah 0.668 atau 66,.8% (dibulatkan menjadi 67%), Sehingga dapat ditafsirkan bahwa variabel bebas (Ibadah yang Sejati) memiliki pengaruh sebesar 67% terhadap variabel Y (Pertumbuhan Iman), yang selebihnya (33%) dipengaruhi oleh faktor atau variabel yang lain.
PERAN STRATEGIS PENDIDIKAN KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK: SUATU TINJAUAN TEORITIS DAN PRAKTIS Kowal, Roike Roudjer; Wakkary, Adriaan MF; Karamoy, Ilona Olvy; Damita, Yesi
Inculco Journal of Christian Education Vol 5, No 2 (2025): Vol 5, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v5i2.250

Abstract

Karakter anak merupakan fondasi utama bagi pembentukan generasi yang berkualitas. Pendidikan keluarga memegang peranan strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual yang akan membentuk kepribadian anak sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan karakter, keluarga berfungsi sebagai lembaga pertama dan utama yang mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan moral anak. Artikel ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai peran pendidikan keluarga dalam membentuk karakter anak dengan pendekatan teoritis dan praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka yang mengkaji berbagai sumber literatur terkait pendidikan keluarga dan teori perkembangan psikologis anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa keteladanan orang tua, komunikasi yang efektif, serta pembiasaan nilai-nilai positif melalui rutinitas sehari-hari, menjadi faktor kunci dalam pendidikan karakter. Selain itu, dalam era digital yang berkembang pesat, peran orang tua semakin penting dalam menjaga keseimbangan pengaruh eksternal terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih intensif untuk memperkuat peran keluarga dalam pendidikan karakter, yang akan memberikan dampak positif bagi pembentukan moralitas anak serta generasi masa depan yang lebih berkualitasChildren's character forms the fundamental foundation for the development of a quality generation. Family education plays a strategic role in instilling moral and spiritual values that shape children's personalities from an early age. In the context of character education, the family serves as the first and most influential institution affecting children's social, emotional, and moral development. This article aims to delve deeper into the role of family education in shaping children's character from both theoretical and practical approaches. This research employs a qualitative descriptive approach with a literature study method that reviews various sources related to family education and children's psychological development theories. The analysis results show that parental role modeling, effective communication, and the habituation of positive values through daily routines are key factors in character education. Moreover, in the rapidly advancing digital age, the role of parents becomes even more crucial in maintaining a balance between external influences and children's development. Therefore, more intensive efforts are needed to strengthen the role of the family in character education, which will positively impact children's morality and create a higher-quality generation for the future. 
MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA/i PERGURUAN TINGGI MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM UPAYA MENCEGAH BULLYING DI STT YESTOYA MALANG Sigalingging, Togi Marnaek; Kowal, Roike Roudjer; Sirait, Mulpida; Kusuma, Ratri Wijaya; Goni, Moody Daniel
Inculco Journal of Christian Education Vol 6, No 1 (2026): Vol 6, No 1 (2025): Februari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v6i1.278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam membentuk karakter mahasiswa/i perguruan tinggi sebagai upaya pencegahan perilaku bullying. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya kasus perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan tinggi, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, prestasi akademik, dan iklim kampus secara keseluruhan. Pendidikan Agama Kristen diyakini memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai Alkitab, seperti kasih, empati, penghargaan terhadap sesama, dan tanggung jawab sosial.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dosen PAK dan mahasiswa/i, observasi langsung terhadap proses pembelajaran PAK, serta analisis dokumen kurikulum dan bahan ajar. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menemukan pola-pola pembentukan karakter yang berhubungan dengan pencegahan perilaku bullying.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAK berperan sebagai sarana pembentukan karakter yang efektif, terutama ketika pengajaran berfokus pada nilai-nilai kasih Kristus, empati, saling menghormati, dan pengendalian diri. Mahasiswa yang terpapar materi PAK dengan pendekatan reflektif dan partisipatif menunjukkan peningkatan kesadaran etis, sikap toleransi, dan kemampuan menyelesaikan konflik secara damai. Selain itu, pembelajaran PAK yang dikolaborasikan dengan kegiatan ko-kurikuler seperti kelompok doa, pelayanan sosial, dan diskusi etika, terbukti memperkuat keterampilan sosial mahasiswa/i sehingga mampu menekan potensi terjadinya perilaku bullying di lingkungan kampus.Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peran dosen PAK dalam merancang pembelajaran yang bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi juga transformasi karakter. Penelitian ini merekomendasikan agar perguruan tinggi memperkuat kurikulum PAK, mengintegrasikan pendidikan karakter dalam setiap mata kuliah, serta menciptakan ekosistem kampus yang mendukung perilaku saling menghargai. Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen dapat menjadi instrumen strategis dalam membentuk generasi mahasiswa yang berkarakter Kristiani dan bebas dari praktik bullying.