Tukan, Nicomedes San juang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemahaman dan Pelaksanaan Perintah Pertama Dekalog di Paroki Pakuanji Trinitas Bangun Sari Bangkit, Paskalis; Tukan, Nicomedes San juang; Tawa, Angelika Bule
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 11 (2021): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.517 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i11.1202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman dan pelaksanaan Sepuluh perintah Allah atau dekalog. Dekalog dapat ditemukan pada Kitab Keluaran dan Ulangan. Perintah-perintah ini bukan sembarang peraturan, melaikan ungkapan moral bangsa Israel sebagai umat Allah. Kesepuluh perintah Allah ini biasa disebut dekalog. Pada masa lalu orang beragama memendang berlaha adalah penyembahan kepada benda-benda spiritual. Dalam perkembangan zaman mengalami perluasan makna yaitu tentang uang, kekuasaan, kejayaan dan, kenikmatan. Dalam penelitian ini variabel yang diteliti adalah pemahaman umat terhadap sepuluh perintah Allah terkhususnya perintah Allah yang pertama dan penelitihan ini ditujukan kepada umat berusia 18-60 tahun sebanyak 42 orang. Dari hasil penelitian menggunakan F person mendapat nilai 2,60 untuk pemahaman tentang perintah Allah pertama dengan kategori skor 4,10 baik, -047 sedang. Karelasi antara hubungan pemahaman dan pelaksanan perintah pertama. -0,50 variabel pemahaman. O,40 hasil dari sub variabel pelaksanan dan pemahaman. Karena hasil semua negatif maka dapat disimpulkan bahwa semakin umat memahami perintah maka mereka semakin mereka tidak akan melaksanakan perintah itu.
Membangun Toleransi Umat Beragama dalam Masyarakat yang Majemuk Derung, Teresia Noiman; Sampelan, Anna Bernadette; Lubur, Hermina Serang; Tukan, Nicomedes San Juang
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.844 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i8.1275

Abstract

Negara republik Indonesia adalah bangsa yang memiliki beragam budaya dengan sifat keanekaragaman meliputi budaya, agama, ras, bahasa, suku, tradisi dan sebagainya. Dalam bangsa yang pluralistik, sering kali terdapat krisis dan pertikaian yang terjadi antara kelompok-kelompok budaya dan membawa pengaruh pada kerukunan hidup. Tujuan penulisan ini adalah membahas keragaman budaya bangsa Indonesia, toleransi, moderisasi beragama dalam keragaman dan peran penyuluh agama dalam mewujudkan kedamaian bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka. Kesimpulan kajian ini adalah bahwa dalam kehidupan multikultural diperlukan pemahaman dan kesadaran multibudaya yang menghargai perbedaan, kemajemukan dan kemauan berinteraksi dengan siapapun secara adil. Diperlukan sikap moderasi beragama berupa pengakuan atas keberadaan pihak lain, memiliki sikap toleran, penghormatan atas perbedaan pendapat dan tidak memaksakan kehendak dengan cara kekerasan. Diperlukan peran pemerintah, tokoh masyarakat, dan para penyuluh agama untuk mensosialisasikan, menumbuhkembangkan sikap toleransi dan moderasi beragama kepada masyarakat sehingga terbentuknya kehidupan yang tentram dan nyaman.