Sarma, Anjeli
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Karakter Katolik: Mengembangkan Etika dan Moralitas dalam Anak-Anak Katolik di Paroki Sarma, Anjeli; Tarihoran, Emmeria
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 3 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v3i12.1924

Abstract

Pada penelitian ini akan membahas bagaimana mengembangkan etika dan moralitas anak-anak katolik di paroki. Etika dan moralitas termasuk Pendidikan karakter. Etika adalah tingkah laku yang dilakukan secara berulang-ulang, dan sudah menjadi kebiasaan. Sedangkan moralitas yaitu mengacu pada suatu nilai bagaimana manusia harus hidup yang baik. Peneliti mengangkat permasalahan ini karena kebanyakan orang mengetahui bahwa bagaimana tingkah laku anak-anak pada era saat ini. Untuk itu peneliti mengangkat judul ini agar bisa menyalurkan solusi atau anspirasi bagi pembaca. Tujuan dari penelitian ini adalah agar membantu para orang tua atau orang dewasa untuk membimbing anak-anak nya dengan baik, beretika dan bermoral sesuai dengan ajaran umat katolik sendiri. Untuk itu Pendidikan karakter bagi anak-anak ini sangat lah penting apalagi mengenai kemajuan zaman yang semakin pesat ini. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah memakai metode kualitatif yaitu observasi secara langsung kegiatan di sekolah maupun paroki dan juga mengambil sumber dari karya ilmiah atau artikel lain.
Transformasi Katekese Kontekstual Menuju Era Digital: Implikasi dan Tantanganya Sarma, Anjeli; Tarihoran, Emmeria
Vocat : Jurnal Pendidikan Katolik Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/vctjpk.v4i1.431

Abstract

Transformasi Katekese Kontekstual ke dalam era digital menjadi penting dalam menghadapi tantangan yang dihadapi dalam mengadaptasi katekese kontekstual ke dalam konteks digital. Era digital telah mengubah lanskap pembelajaran dan komunikasi dengan mempengaruhi cara orang memperoleh, memproses, dan membagikan informasi. Dalam menghadapi perubahan ini, katekese kontekstual perlu menyesuaikan diri dengan penekanan pada konteks budaya, sosial, dan personal. Implikasi dan tantangan yang signifikan terkait dengan transformasi ini terlihat dalam era digital. Era digital memungkinkan aksesibilitas dan fleksibilitas pembelajaran yang lebih luas dengan penggunaan media yang beragam dan kolaborasi online antara pengajar dan peserta didik. Namun, kesenjangan digital menjadi tantangan dalam memastikan akses yang merata bagi semua individu. Integrasi nilai-nilai iman ke dalam konteks digital juga menuntut keseimbangan yang baik antara teknologi dan tradisi teologis. Untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan pendekatan holistik yang menggabungkan keahlian teologis, pemahaman budaya dan teknologi, serta kolaborasi antara gereja dan ahli teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah dengan adanya transformasi yang bijaksana, katekese kontekstual dalam era digital dapat menyampaikan pesan iman yang relevan dan berarti bagi generasi digital saat ini. Metode yang peneliti pakai adalah kualitatif yaitu dari hasil observasi serta mengambil acuan juga dari beberapa sumber karya ilmial seperti, jurnal, artikel, dan sumber ilmiah lainya.
Dampak Sosial dari Kasus Perceraian yang Tidak Sah Bagi Masyarakat di Gereja Katolik Sarma, Anjeli; Doa, Floriana; Keron, Herlinda
Borneo Review Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/40zg9862

Abstract

Marriage in the Catholic Church is characterized by unity and indissolubility. This means that if a marriage in the Catholic Church is one and indissoluble, but a divorce still occurs, the divorce is considered invalid under Catholic Church law. Therefore, the researcher conducted this study to address the rampant divorce cases in society and, of course, to highlight Catholics who undergo civil divorces. Civil divorce can be legalized by the state due to several factors that cause divorce. However, on the other hand, civil divorce makes it very difficult for Catholics to remarry in the Catholic Church. Therefore, divorce itself has a significant social impact in society, for example, it becomes a topic of discussion, especially when the person files for an annulment only to remarry with another person. This case has become a hot topic that the researcher observed in the church circles. In essence, the results of this study are about a civil divorce and the desire to remarry in the Catholic Church, which becomes an obstacle to marriage that is invalid according to the Code of Canon Law. As well as the impact of civil divorce itself. This research employed qualitative methods, including literature review and guidance from Church documents (KHK), as well as participant observation during a six-month stay with the congregation at the station. The researchers also utilized previous scientific research relevant to the research topic. The study's conclusions provide information on the causes of obstacles to marriage under Catholic Church law and the impact of civil divorce on Catholics.