Keron, Herlinda
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Keterlibatan Katekis Dalam Meningkatkan Keaktifan Orang Muda Katolik Dalam Doa Bersama Keron, Herlinda; Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 4 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i4.2030

Abstract

Pemuda-pemudi katolik adalah harapan dan masa depan gereja, tumbuh dan berkembang di tangan gereja. Mereka mempunyai kemampuan dan potensi yang diharapkan gereja dapat dilibatkan dalam pewartaan kerajaan Allah dan membangun gereja yang lebih berkembang. Kenyataannya pemuda-pemudi kurang berpartisipasi dalam kegiatan gereja mengabaikan kehidupan rohani. Secara sadar dan tidak sadar mereka tidak mengingat Tuhan sehingga keterlibatan para katekis; mereka yang dekat dan taat kepada tuhan dan aktivitas religius lainnya termasuk dalam berdoa bersama dilingkungan santo lukas partisipasi Pemuda Katolik; yang peneliti amati adalah rendahnya partisipasi para pemuda-pemudi katolik dalam kegiatan Doa Bersama tersebut diketahui bahwa omk dilingkungan Santo Lukas tidak terlibat secara aktif ikut serta dalam Doa Bersama sehingga Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendorong para Pemuda-pemudi agar ikut serta dalam doa bersama di lingkungan Santo Lukas Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis menggunakan observasi yang dilakukan terhadap informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keikutsertaan Pemuda-pemudi dalam Doa Bersama dilingkungan Santo Lukas sangat rendah. Di lingkungan santo Lukas yang diketahui bahwa seorang katekis yang dapat menjadi pendorong dan dapat mengarahkan pemuda-pemudi untuk ikut serta dalam doa bersama.
Peran katekese Digital Sebagai Media Pengembangan Iman Kaum Muda Kristiani Masa Kini Keron, Herlinda; Tarihoran, Emmeria
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i5.2129

Abstract

Artikel ini menekankan pentingnya peran katekese dalam pengembangan iman kaum muda Katolik di gereja saat ini. Metodologi analisis digunakan untuk mengevaluasi peran katekese sebagai alat pengembangan iman. Katekese berfungsi sebagai sarana bagi gereja untuk menyampaikan ajaran iman kepada kaum muda, memungkinkan pengembangan religius yang efektif. Kajian ini berfokus pada permasalahan kaum muda masa kini, yang rentan terhadap pengaruh arus modern dan cepat bosan. Hasil analisis menunjukkan bahwa generasi muda berada dalam tahap pencarian jati diri, sehingga memerlukan pendampingan untuk memperkuat iman mereka. Katekese digital, yang menggabungkan teknologi dengan pesan keagamaan, menawarkan solusi yang relevan dan menarik bagi kaum muda. Melalui katekese, generasi muda dapat memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama, mempererat hubungan dengan Tuhan, dan mengembangkan jati diri. Secara keseluruhan, katekese digital memainkan peran penting dalam pengembangan iman kaum muda Kristiani, memungkinkan mereka untuk lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan dunia digital.
Peran Agama Membentuk Sikap Solidaritas Sosial Di Masyarakat Keron, Herlinda; Derung, Teresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i12.2553

Abstract

Agama merupakan suatu bentuk kepercayaan manusia terhadap sesuatu yang bersifat Spritual yang berhubungan dengan Tuhan Yang Kuasa, yang terhubung dengan seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk individu dan masyarakat. Dengan mengetahui peran agama dalam membentuk solidaritas kehidupan sosial dimasyarakat, maka ketika seseorang beragama pasti dapat merasakan tingginya nilai-nilai sosial, terutama dalam perilaku didalam masyarakat. Agama sebagai peran harus dipelihara dan dikembangkan dalam kehidupan sosial, meliputi: peran sebagai nilai-nilai dan norma sosial,peran yang membangun solidaritas sosial, peran yang dapat membentuk identitas sosial, peran pengendalian sosial, peran yang dapat menyebarkan kerukunan dan toleransi social,peran dalam menggerakkan kegiatan social dan peran yang menciptakan stabilitas sosial.kesimpulannya agama berperan sebagai sarana dan tanda keagamaan dalam masyarakat, spritual yang bersumber dari kepercayaan masyarakat pada diri masing-masing dan anggotanya, peranannya menjaga dan memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, kewajiban dan kesejahteraan masyarakat Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan studi literatur Peneliti mendeskripsikan dan menjelaskan peran agama terhadap dalam membentuk solidaritas sosial masyarakat Data ini diolah melalui beberapa artikel dan jurnal.
Peran Sabda Allah dalam Pembentukan Spiritual dan Profesional Calon Katekis di Era Globalisasi Doa, Floriana; Keron, Herlinda; Habu, Elisabeth Merchi; Derung, Teresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i12.2564

Abstract

Artikel ini mengkaji peran penting Sabda Allah dalam membentuk kehidupan spiritual dan profesional calon katekis, yang memegang peran sentral dalam menyebarkan kabar baik di tengah masyarakat. Sabda Allah dipahami sebagai wahyu ilahi yang membimbing, mengajar, dan mengubah hidup umat Katolik, sekaligus menjadi landasan utama dalam tugas katekese. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam untuk menggali pengalaman calon katekis dalam memahami dan menerapkan Sabda Allah dalam kehidupan dan pelayanan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teologis yang mendalam, kesiapan untuk mewartakan ajaran Kristus, serta pengembangan karakter spiritual merupakan elemen kunci yang harus dimiliki calon katekis. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan utama yang meliputi keterbatasan pemahaman teologis, kesadaran diri, keterampilan mengajar, akses terhadap sumber daya, adaptasi terhadap keberagaman umat, serta pengaruh perubahan sosial di era globalisasi dan teknologi. Dengan upaya untuk memahami dan mengatasi tantangan tersebut, diharapkan calon katekis dapat menjadi individu yang tangguh, responsif, dan efektif dalam menjalankan perannya sebagai pewarta iman di tengah tantangan zaman modern. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan program pendidikan dan pelatihan calon katekis.