Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Communication Model in Preventing Violence at Cibinong State High School 1 Bogor District Syatir, Syatir
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11 No 1 (2024): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v11i1.6975

Abstract

Violence in schools has increased in recent years, and cases of this violence often have serious impacts, both on the victims and on the entire school community. Based on data from the Online Information System for the Protection of Women and Children, it shows that violence against children in 2019 was 12,285 children. This figure has increased in 2020 to 12,425 children. Not stopping at these numbers, in 2022 the amount of violence against children will increase sharply to 15,972 children. Violence can take the form of rape, beatings, confinement, neglect, kidnapping, murder and there is also violence that makes children anxious. Therefore, this research examines the communication model for preventing violence at State Senior High School 1 Cibinong, Bogor Regency. The research design used is descriptive qualitative with data analysis consisting of data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The research results show that implementing an appropriate communication model, which allows messages from teachers to students to be received and understood, can help change student behavior to avoid violence.
Suatu Kajian: Sensemaking Untuk Pengambilan Keputusa Sidharta, Veranus; Anisti, Anisti; Syatir, Syatir; Mutiah, Tuty; Liliyana, Liliyana
CAKRAWALA: JURNAL HUMANIORA BINA SARANA INFORMATIKA Vol 25, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jc.v25i1.25160

Abstract

Pengambilan keputusan sering kali dihadapkan pada situasi yang ambigu. Ambiguitas ini muncul akibat berbagai faktor yang bersifat dinamis dan sering kali tidak dapat diprediksi. Dalam situasi seperti itu, kemampuan untuk memahami dan menginterpretasikan perubahan tersebut secara mendalam menjadi sangat penting, sehingga diperlukan proses sensemaking dalam pengambilan keputusan. Namun, hingga saat ini kajian pustaka yang komprehensif tentang peran sensemaking dalam pengambilan keputusan masih terbatas. Banyak penelitian yang menekankan aspek teknis pengambilan keputusan, tanpa memberikan perhatian yang cukup terhadap bagaimana pengambil keputusan menanggapi ketidakpastian di lapangan. Keterbatasan ini menunjukkan perlunya dilakukan analisis pustaka yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi peran penting sensemaking dalam proses pengambilan keputusan yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan kondisi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan melakukan telaah sistematis terhadap literatur yang ada. Penelitian ini menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses atau yang biasa disebut PRISMA. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun penelitian sebelumnya telah memberikan wawasan penting tentang proses sensemaking dalam pengambilan keputusan, masih terdapat sejumlah kesenjangan yang perlu dieksplorasi. Pertama, pengaruh konteks sosial dan emosional terhadap pemahaman individu perlu dipelajari lebih mendalam, terutama di luar lingkungan organisasi. Kedua, interaksi antara teknologi dan proses pemahaman, serta dampak bilingualisme atau multilingualisme, merupakan area yang belum dieksplorasi secara memadai
TANTANGAN LITERASI DIGITAL GENERASI Z: KAJIAN SISTEMATIC LIRATURE REVIEW Anisti, Anisti; Sidarta, Veranus; Imran, Maharani; Syatir, Syatir
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 30, No 2 (2024): Volume 30 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/wahana.v30i2.11870

Abstract

Membentuk generasi Z sebagai kelompok yang sangat terhubung dengan dunia maya. Namun, kedekatan mereka dengan teknologi tidak otomatis berbanding lurus dengan tingkat literasi digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara sistematis berbagai tantangan literasi digital yang dihadapi Generasi Z, terutama dari dimensi kognitif, algoritmik, dan etis. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan protokol PRISMA, 10 artikel ilmiah yang relevan dan terbit dalam kurun waktu 2017–2024 dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z menghadapi tiga tantangan utama: (1) rendahnya kemampuan berpikir kritis dalam mengevaluasi informasi digital, (2) keterpaparan terhadap bias algoritmik yang mempersempit wawasan informasi, dan (3) minimnya kesadaran etis dalam penggunaan media digital, termasuk persoalan privasi dan penyebaran hoaks. Temuan ini menyiratkan perlunya penguatan pendidikan literasi digital secara menyeluruh yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga membekali Gen Z dengan pemahaman mendalam terhadap kerja algoritma dan etika digital. Literasi digital yang kontekstual dan multidimensi dapat menjadi kunci untuk membentuk generasi Kemajuan teknologi digital telah yang cakap, kritis, dan bertanggung jawab di era digital. Kata kunci: algoritm; berpikir kritis, etika digital; generasi Z; literasi