Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONSEP PARIWISATA BERBASIS KAWASAN SEBAGAI MODEL PEMBANGUNAN DAERAH DI KABUPATEN CIREBON Chamidah, Nurul; Kardiyanti, Endah Nurhawaeny; Subhan; Novita, Lisna; Kusumayanti, Dwi; Inderapermana, Yusa
JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol. 6 No. 1 (2022): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jike.v6i1.3231

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mendapatkan model pembangunan pariwisata di Kabupaten Cirebon yang menerapkan kekuatan pemberdayaan masyarakat berupa pengembangan desa wisata. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pengumpulan data berdasarkan analisis dokumen yang berasal dari dokumen perencanaan pembangunan daerah , tata ruang dan tata wilayah serta diskusi terpumpun dari stakeholder terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan pariwisata dapat dilakukan dengan model pariwisata berbasis kawasan yang merupakan kumpulan destinasi dalam batas wilayah dengan tujuan mengoptimalkan fungsi potensi wisata daerah. Kekuatan budaya Cirebon menjadi modal uatam pengembangan pariwisata dengan dalam sebuah kawasan. Hasil penelitian menemukan tiga kawsan yang dapat diangkat sebagai model pengembangan pariwisata berbasis kawasan yaitu kawasan Gunung Jati, Gegesik dan Jamblang. Kawasan wisata difokuskan pada atraksi kunci dan atraksi pendukung. Model ini menekankan pada inti destinasi dan sirkular pada pendukung. Kekuatan pariwisata berbasis kawasan ditekankan pada pengembangan desa wisata yang bertumpu pada pemberdayaan masyarakat. Bentuk pemberdayaan berupa kehidupan sosial kemasyarakatan, seni dan budaya serta produk unggulan UMKM. Keyword: model pengembangan, pariwisata, kawasan, daerah, cirebon.
Pemanfaatan Metoda Machine Learning untuk Meningkatkan Akurasi Penentuan Potensi Lahan Tambak Garam di Kecamatan Kapetakan dan Suranenggala Kabupaten Cirebon Inderapermana, Yusa; Dangi, Dangi; Nurliasari, Fitri; Rahmifa, Eva; Kusumayanti, Dwi; Rahmawati, Nur Fauziyah; Umayah, Umayah
Jurnal Kelautan Nasional Vol 19, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v19i1.12470

Abstract

Kabupaten Cirebon berada di sepanjang pantai utara laut jawa dan memiliki potensi pengembangan usaha tambak garam dengan garis pantai sepanjang +77,97 km. Kesiapan lahan garam cukup luas yaitu sebesar 1.557,75 Ha. Potensi ini sesuai dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yaitu Sentra Ekonomi Garam Rakyat (SEGAR). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lahan garam di Kecamatan Kapetakan sebagai kecamatan yang diprioritaskan sebagai lokasi pengembangan SEGAR dan Kecamatan Suranenggala sebagai Kecamatan yang bersebelahan. Metode penelitian yang digunakan adalah Algoritma Machine Learning Random Forest dengan menggunakan aplikasi Google Earth Engine dan Citra Satelit Sentinel 2A. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi lahan garam di Kecamatan Kapetakan diperkirakan sebesar 2.002,44 ha atau 30% dari luas total kecamatan dan potensi lahan garam di Kecamatan Suranenggala diperkirakan sebesar 417,02 ha atau 16% dari luas total kecamatan. Hal lain yang mendukung potensi pengembangan garam di Kecamatan Kapetakan adalah adanya sejumlah gudang garam yang dikelola swasta dan masyarakat, kecocokan kesesuaian tata ruang dengan RTRW Kabupaten Cirebon, rata-rata petak lahan kepemilikan petambak garam lebih besar dari 5 ha sehingga memudahkan proses konsolidasi lahan dan aspek sosial masyarakat yang mendukung program pemerintah daerah, seperti masyarakat yang partisipatif, dan komunikatif.
Reconstructing Cultural Tourism Destinations and Communication Strategies for the Development of a National-Level Cultural Tourism Area in Gegesik, Cirebon Regency, West Java Province Chamidah, Nurul; Nurhidayah, Nurhidayah; Inderapermana, Yusa; Kusumayanti, Dwi
Journal of Social and Policy Issues Volume 5, No 4 (2025) October - December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v5i4.450

Abstract

The development of culture-based tourism has emerged as a key strategy for enhancing the competitiveness of regional destinations, including Cirebon Regency. Gegesik was chosen as the research site due to its rich artistic and cultural heritage, yet it faces challenges such as the absence of representative tourism amenities and limited human resources in tourism management. This study aims to formulate a revitalization concept for the Gegesik town square as a cultural attraction center and to design a communication strategy for developing culture-based tourism at the national level. Using an exploratory qualitative approach, data were collected through documentation, field observations, in-depth interviews with community leaders and local officials, and focus group discussions with academics, artists, and agencies. Analysis employed a communication science perspective to examine interaction patterns, community participation, and message delivery. Findings reveal the square serves as a hub for cultural, artistic, religious, and social activities, with 74 intangible cultural heritage forms, 80 local culinary types, and active art studios. However, its physical condition requires revitalization based on local wisdom. The ACADA model (Assessment, Communication Analysis, Design, Action) guided the formulation of educational tourism programs such as school cultural visits. The study emphasizes combining physical revitalization with participatory communication to strengthen Gegesik’s image as a cultural tourism destination, with recommendations for consistent government support, community capacity building, and sustainable educational initiatives.