Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : PENGABDIAN SOSIAL

Implementasi Hak Dan Kewajiban Sebagai Warga Negara Dalam Berdemokrasi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Desa Sukarame Kec. Carita Kab. Pandeglang Turkamun; Sylvia Hasanah Thorik; Mohamad Anwar
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v4i2.41877

Abstract

Setiap Negara tentunya ingin mendapatkan kedamaian ketentraman serta kesejahteraan yang abadi sesuai dengan tujuan masing-masing dari setiap Negara dan tentunya memiliki tujuan yang sama yaitu ingin menjadikan warga negaranya hidup sejahtera dalam perjuangan kemerdekaannya, setiap warga negara tentu dibutuhkan perjuangan, hal ini dilanjutkan oleh beberapa sistem pemerintahan lembaga-lembaga Pemerintahan yang ada, dari kemerdekaan Ini akhirnya timbul pemahaman bahwa ada sesuatu yang memang harus dijalankankan dan dipahami satu sama lain bahwa terdapat suatu hak dan kewajiban setiap warga negara yang harus diterima dan harus dijalani,tidak sedikit setiap Negara yang mendapatkan Kesenjangan antara hak dan kewajiban di setiap negaranya Mungkinkah karena adanya ketidakadilan atau kesalahpahaman atau ketidakpatuhan setiap warga negaranya terhadap kewajibannya, namun yang harus dipahami sekarang ini adalah apa itu hak dan kewajiban mungkin setiap orang sudah memahami apa itu hak dan kewajiban hanya saja pemahaman yang telah ada tidak di diselaraskan dengan implementasi dalam kehidupan sehari-hari sehingga hak dan kewajiban ini menjadi sebuah masalah dan persoalan baru bagi setiap orang bahkan menjadi persoalan bagi semua warga Negara yang menuntut haknya tetapi tanpa menghiraukan kewajiban yang harus dilaksanakan. sehingga ini menjadi masalah dan konflik yang besar,misalkan Implementasi hak dan kewajiban dalam berdemokrasi.Demokrasi memiliki prinsip yang diperlukan dalam pengambilan keputusan dalam mufakat. Pengambilan keputusan harus dengan akal sehat dan hatinurani yang luhur serta memperhatikan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.Keputusan yang sudah di ambil wajib dipertanggung jawabkan secaramoral kepada Tuhan dan menjungjung nilai – nilai kemanusian dan keadilan. Kata kunci : implementasi,hak dan kewajiban,demokrasi
Menumbuhkan Pola Pikir Peduli Sampah melalui Penguatan Profil Masyarakat Pancasila Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Bank Sampah Mutiara Madani Griya Bangsa Asri Desa Cibadung Kec. Gunung Sindur Kab.Bogor Turkamun; Sylvia Hasanah Thorik; Mohamad Anwar
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i1.47253

Abstract

Dalam konteks krisis pengelolaan sampah yang semakin mendesak, bank sampah hadir sebagai inovasi yang menjanjikan. Selain menjadi tempat penampungan sementara, bank sampah juga berperan sebagai unit usaha mikro yang mampu mengolah sampah menjadi produk bernilai ekonomis. Dengan demikian, tidak hanya lingkungan yang terjaga, tetapi juga kesejahteraan masyarakat sekitar dapat ditingkatkan melalui peluang usaha dan pendapatan tambahan PKM dilakukan kepada seluruh Pengelola Bank Sampah Mutiara Madani, Ketua RT 002/008, Ketua RW 008, dan warga yang mewakili.“Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kali ini menawarkan skema Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) ini ditawarkan beberapa metoda pendekatan yang dapat membantu dalam menyelesaikan masalah yang ada yaitu:Masih kurangnya sosialisasi penyuluhan dari aparat desa dan stakeholder setempat.Masih kurangnya kesadaran pemahaman tentang bagaimana mengolah sampah yang baik dan benar bahwa sampah inibernilai ekonomis,” dengan melakukan pelatihan diskusi terkait potensi bank sampah untuk kesejahteraan masyarakat.Penyuluhan,mengubah pola pikir masyarakat Pancasila melalui bank sampah adalah untuk menjawab tantangan dunia dengan mempersiapkan masyarakat sebagai warga negara yang mempunyai pengetahuan, pemahaman, penghargaan, penghayatan, komitmen, dan pola pengamalan nilai-nilai Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan
Pentingnya Nilai- Nilai Pendidikan Pancasila untuk Membangun Generasi Bangsa yang Cerdas dan Beretika PKM Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Tangerang Turkamun; Sylvia Hasanah Thorik; Mohamad Anwar
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v5i2.51519

Abstract

Pendidikan merupakan upaya sadar dan terencana dalam proses pembimbingan, pembelajaran bagi individu agar berkembang dan tumbuh menjadi manusia yang mandiri dan berilmu.Pendidikan Pancasila bertujuan untuk memberikan gambaran akan pentingnya membangun karakter sumber daya manusia yang cerdas dan beretika dengan mengembangkan aspek kemampuan sehingga dapat berfikir kritis serta mengembangkan kepribadian dengan mewujudkan nilai etika dalam bersikap dan berprilaku sesuai nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai sistem etika di samping merupakan way of life bangsa Indonesia, juga merupakan struktur pemikiran yang disusun untuk memberikan tuntunan atau panduan kepada setiap warga negara Indonesia dalam bersikap dan bertingkah laku. Pancasila sebagai sistem etika, dimaksudkan untuk mengembangkan dimensi moralitas dalam diri setiap individu sehingga memiliki kemampuan menampilkan sikap spiritualitas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Peserta didik termasuk anggota masyarakat ilmiah-akademik yang memerlukan sistem etika yang orisinal dan komprehensif agar dapat mewarnai setiap keputusan yang diambilnya dalam profesi ilmiah. Sebab keputusan ilmiah yang diambil tanpa pertimbangan moralitas, dapat menjadi bumerang bagi dunia ilmiah itu sendiri sehingga menjadikan dunia ilmiah itu hampa nilai (value free). Pentingnya Nilai-Nilai Pendidikan Pancasila Untuk Membangun Generasi Bangsa Yang Cerdas dan Beretika.Mitra PKM Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam Tangerang
Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter dan Kesadaran Bela Negara untuk Pembangunan Bangsa di Kelurahan Kedaung Kota Depok Turkamun; Hasan Alzagladi; Tajudin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Sosial
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pbs.v6i1.57131

Abstract

Kewarganegaraan ialah kewenangan yang memungkinkan seluruh warga negara terlibat penuh dalam beragam struktur sosial, kehidupan politik dan budaya sehingga dapat mengembangkan ide-ide baru yang bisa memandu perkembangan bagi negara. Dalam kaitannya dengan kewarganegaraan itu sendiri, termuat hubungan antara masyarakat dengan negara yang berbentuk hak dan kewajiban. Sebagai imbalannya, Seluruh warga negara Indonesia wajib menjunjung serta menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat 3 UUD NRI 1945 menyebutkan yakni salah satu kewajiban masyarakat Indonesia adalah ikut serta dalam membela negara. Pendidikan kewarganegaraan bermaksud untuk membenamkan moral kebangsaan dan rasa nasionalisme pada generasi muda. Pendidikan seperti ini menjadi tolok ukur saat menjalankan kewajiban kewarganegaraan dan mendapatkan hak demi mempertahankan kemuliaan dan harga diri bangsa. Kegiatn PKM ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi Pendidikan kewarganegaraan pada semua lapisan masyarakat. Pendidikan kewarganegaraan berupaya mendidik warga negara tentang pentingnya menjadi manusia yang cerdas dan berkarakter sejalan dengan nilai- nilai Pancasila dan UUD.1945, menanamkan nasionalisme dan cinta tanah air , juga membentuk kesadaran bela negara pada semua lapisan masyarakat untuk mengambil peran penting dalam pembangunan bangsa.Pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Iplementasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter dan Kesadaran Bela Negara Untuk Pembangunan Bangsa PKM Kelurahan Kedaung Kota Depok” bertujuan untuk Pembangunan Bangsa melalui Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata materi yang menitikberatkan pada warga negara mampu memenuhi hak dan kewajibannya serta menjadi warga negara Indonesia yang memiliki kecerdasan, keterampilan,dan karakter sebagaimana diatur dalam Pancasila dan UUD 1945.