Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Commognitive Kesalahan Mahasiswa Melalui Aktivitas Diskusi dalam Menyelesaikan Soal Cerita Agustin, Devi Rahayu; Rokhmawati, Ana
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Derivat (Desember 2023)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jderivat.v10i3.5061

Abstract

Describing students’ cognitive errors in solving binomial problems using calculations and minitab. This type of research uses descriptive qualitative with the research subjects, which were 17 Mathematics Education Class 2020A students at one of the Private Universities (PTS) in Lumajang Regency. The results obtained are the ability of students with research instruments in the form of math ability test sheets, group assignment sheets, recording tools. The results of cognitive errors obtained from the high category in the form of word usage errors such as incomplete in writing known. Narrative errors such as not writing concepts in calculations. Visual mediator errors caused by low understanding of binomial concepts. Next, the errors made by the medium and low categories are the same. The errors are in the form of word usage errors such as errors in translating language in story problems and incomplete in writing known. Narrative errors such as not writing the concept of binomial in the calculation. Routine errors such as errors in calculations caused by incorrect previous steps and not writing conclusions. Keywords: Comognitive Error; Discussion Activity; Story Problem; Binomial
Workshop Aplikasi Digital untuk Keterampilan Guru Abad 21 Agustin, Devi Rahayu; Fitria, Nimas Dian; Amaliyah, Naily Rizqi; Wulandari, Dhiasti Eka
Capacitarea : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari - April
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/capacitarea.2025.002

Abstract

Perkembangan teknologi semakin maju mendorong adanya sistem berbasis teknologi. Danya teknologi menjadi sangat penting dalam kegiatan pembelajaran. Nyatanya tidak semua guru terampil dalam menggunakan aplikasi digital sehingga menyebabkan pembelajaran masih konvensional. Guru juga memiliki keterbatasan dalam mengintegrasi teknologi, dimana guru hanya mengenal penggunaan alat-alat elektronik seperti laptop dan proyektor. Berdasarkan masalah tersebut, tujuan dilakukan pengabdian adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengaplikasikan aplikasi Canva, Slido, dan Kahoot kepada guru. Metode pengabdian yang digunakan diantaranya tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evalausi. Sedangkan metode yang digunakan dalam kegiatan belajar bersama guru dan dosen adalah ceramah, diskusi, dan praktik. Hasil yang didapat oleh guru dalam mengikuti kegiatan ini berupa penugasan web yang dibuat menggunakan canva dengan beberapa soal yang dibuat menggunakan slido dan Kahoot. Penggunaan aplikasi digital dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.
Commognitive Kesalahan Mahasiswa Melalui Aktivitas Diskusi dalam Menyelesaikan Soal Cerita Agustin, Devi Rahayu; Rokhmawati, Ana
Jurnal Derivat: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Derivat (Desember 2023)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jderivat.v10i3.5061

Abstract

Describing students’ cognitive errors in solving binomial problems using calculations and minitab. This type of research uses descriptive qualitative with the research subjects, which were 17 Mathematics Education Class 2020A students at one of the Private Universities (PTS) in Lumajang Regency. The results obtained are the ability of students with research instruments in the form of math ability test sheets, group assignment sheets, recording tools. The results of cognitive errors obtained from the high category in the form of word usage errors such as incomplete in writing known. Narrative errors such as not writing concepts in calculations. Visual mediator errors caused by low understanding of binomial concepts. Next, the errors made by the medium and low categories are the same. The errors are in the form of word usage errors such as errors in translating language in story problems and incomplete in writing known. Narrative errors such as not writing the concept of binomial in the calculation. Routine errors such as errors in calculations caused by incorrect previous steps and not writing conclusions. Keywords: Comognitive Error; Discussion Activity; Story Problem; Binomial
Kemampuan Literasi Matematika Siswa dalam Memecahkan Soal TIMMS Konten Aljabar Ditinjau dari Pengetahuan Metakognitif Cahyani, Laila Nur; Shodiq, Lukman Jakfar; Agustin, Devi Rahayu
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/f_m.v5i1.646

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal TIMSS konten aljabar ditinjau dari pengetahuan deklaratif, prosedural, dan kondisional berdasarkan indikator kemampuan literasi matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kemampuan literasi matematis siswa.  Sebanyak 9 siswa SMP kelas VIII-B Islam Kunir menjadi subjek dalam penelitian ini. Data dikoleksi menggunakan kuesioner pengetahuan metakognisi, tes kemampuan literasi matematika, serta lembar wawancara. Dihasilkan bahwa siswa dengan pengetahuan deklaratif dalam menyelesaikan soal TIMSS konten aljabar hanya mampu merumuskan masalah nyata dalam pemecahan masalah matematika. Siswa berpengetahuan prosedural dalam menyelesaikan soal TIMSS konten aljabar tergolong tidak mampu pada semua indikator. Pada siswa berpengetahuan kondisional dalam menyelesaikan soal TIMSS konten aljabar hanya mampu merumuskan masalah nyata dalam pemecahan masalah matematika. Siswa belum mampu menggunakan matematika, menafsirkan dan mengevaluasi solusi matematika.The study's objective was to ascertain the mathematical literacy abilities of the students in solving algebraic content TIMSS questions in terms of declarative, procedural, and conditional knowledge based on indicators of mathematical literacy ability. A qualitative descriptive method is used in the research to examine students' mathematical literacy skills. A total of 9 students of class VIII-B Islam Kunir became the subjects of this study. Data were collected using metacognition knowledge questionnaires, mathematical literacy ability tests, and interview sheets. It was found that students with declarative knowledge in solving TIMSS algebraic questions were only able to formulate real problems in solving mathematical problems. Students with procedural knowledge in solving TIMSS questions with algebraic content are classified as unable on all indicators. Students with conditional knowledge in solving TIMSS questions with algebraic content are only able to formulate real problems in solving mathematical problems. Students have not been able to use mathematics, interpret and evaluate mathematical solutions..
Workshop Aplikasi Digital untuk Keterampilan Guru Abad 21 Agustin, Devi Rahayu; Fitria, Nimas Dian; Amaliyah, Naily Rizqi; Wulandari, Dhiasti Eka
Capacitarea : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/capacitarea.2025.002

Abstract

Perkembangan teknologi semakin maju mendorong adanya sistem berbasis teknologi. Danya teknologi menjadi sangat penting dalam kegiatan pembelajaran. Nyatanya tidak semua guru terampil dalam menggunakan aplikasi digital sehingga menyebabkan pembelajaran masih konvensional. Guru juga memiliki keterbatasan dalam mengintegrasi teknologi, dimana guru hanya mengenal penggunaan alat-alat elektronik seperti laptop dan proyektor. Berdasarkan masalah tersebut, tujuan dilakukan pengabdian adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengaplikasikan aplikasi Canva, Slido, dan Kahoot kepada guru. Metode pengabdian yang digunakan diantaranya tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evalausi. Sedangkan metode yang digunakan dalam kegiatan belajar bersama guru dan dosen adalah ceramah, diskusi, dan praktik. Hasil yang didapat oleh guru dalam mengikuti kegiatan ini berupa penugasan web yang dibuat menggunakan canva dengan beberapa soal yang dibuat menggunakan slido dan Kahoot. Penggunaan aplikasi digital dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.