Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Workshop Aplikasi Digital untuk Keterampilan Guru Abad 21 Agustin, Devi Rahayu; Fitria, Nimas Dian; Amaliyah, Naily Rizqi; Wulandari, Dhiasti Eka
Capacitarea : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari - April
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/capacitarea.2025.002

Abstract

Perkembangan teknologi semakin maju mendorong adanya sistem berbasis teknologi. Danya teknologi menjadi sangat penting dalam kegiatan pembelajaran. Nyatanya tidak semua guru terampil dalam menggunakan aplikasi digital sehingga menyebabkan pembelajaran masih konvensional. Guru juga memiliki keterbatasan dalam mengintegrasi teknologi, dimana guru hanya mengenal penggunaan alat-alat elektronik seperti laptop dan proyektor. Berdasarkan masalah tersebut, tujuan dilakukan pengabdian adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengaplikasikan aplikasi Canva, Slido, dan Kahoot kepada guru. Metode pengabdian yang digunakan diantaranya tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evalausi. Sedangkan metode yang digunakan dalam kegiatan belajar bersama guru dan dosen adalah ceramah, diskusi, dan praktik. Hasil yang didapat oleh guru dalam mengikuti kegiatan ini berupa penugasan web yang dibuat menggunakan canva dengan beberapa soal yang dibuat menggunakan slido dan Kahoot. Penggunaan aplikasi digital dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pelatihan dan Pendampingan Lesson Study Melalui Model Pembelajaran Project-Based Learning Pada Guru SMP Gucialit Ana Rokhmawati; Devi Rahayu Agustin; Naily Rizqi Amaliyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v5i1.474

Abstract

At SMP Negeri 2 Gucialit, teachers have difficulty designing and implementing learning models that can develop students to have skills in critical thinking and problem solving, creative thinking skills, communication skills, and collaboration skills. The aim of this community service is to expand understanding of concepts and improve the skills of Junior High School teachers in designing project-based learning through lesson study. The method used in community service consists of three stages, namely preparation, implementation and evaluation. In the preparation stage, field survey activities and coordination with service partners were carried out. At the implementation stage, material is provided, practice is carried out in developing project-based learning teaching modules through lesson study and discussion. At the evaluation stage, an assessment of the results of the activities was carried out using a questionnaire distributed to participants by the community service team. Based on the results of the questionnaire, it shows that the percentage of answers achieved was 59.3% strongly agree with the benefits of this activity, 37% agree, 3.7% neutral, and there were no answers strongly disagree or disagree. This shows that this service activity increases the understanding of the concepts and skills of Junior High School teachers in designing project-based learning through lesson study. Apart from that, this community service activity produces project-based learning teaching module products and aquascape learning media.
Pengaruh Penerapan Literasi Digital Dan Mata Pelajaran Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Kelas XI IPS MA Nurul Falah Rizqi Amaliyah, Naily
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.369

Abstract

Literasi digital memiliki peran krusial dalam dunia pendidikan, terutama dalam mata pelajaran Kewirausahaan. Kemampuan untuk mengakses, memahami, dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan yang relevan dengan era modern. Mata pelajaran Kewirausahaan tidak hanya mengajarkan konsep bisnis, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan teknologi. Dengan literasi digital yang baik, siswa dapat memanfaatkan berbagai platform digital untuk riset pasar, pemasaran, dan pengelolaan usaha secara lebih efekti Rancangan penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah pendekatan kuantitatif. Populasi yang diteliti adalah siswa kelas XI IPS di MA NURUL FALAH, khususnya satu kelas, yaitu XI IPS 1, yang terdiri dari 36 siswa. Untuk pengambilan sampel, penelitian ini menggunakan metode simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket, dan analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis deskriptif mengindikasikan tingkat literasi digital berada dalam kategori tinggi, mata pelajaran kewirausahaan tergolong sangat tinggi, dan minat berwirausaha berada dalam kategori tinggi. Dari sini, dapat disimpulkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh positif terhadap minat berwirausaha, sedangkan mata pelajaran kewirausahaan juga memberikan dampak positif terhadap hal tersebut. Selain itu, literasi digital dan mata pelajaran kewirausahaan secara simultan berkontribusi positif terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI IPS di MA NURUL FALAH. Sebagai saran, diharapkan para guru dapat lebih meningkatkan literasi digital dan pihak sekolah dapat memperkuat pembelajaran kewirausahaan yang mendukung proses pendidikan.
Pelatihan dan Pendampingan Pembelajaran STEM-PjBL dengan Media Pembelajaran Edukit Ana Rokhmawati; Lukman Jakfar Shodiq; Naily Rizqi Amaliyah
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v4i4.3325

Abstract

STEM learning is highly engaging, but many high school biology teachers in Lumajang Regency are still confused about how to implement it in biology lessons. The goal of this community service project is to expand the understanding of concepts and enhance the skills of high school biology teachers in designing STEM-PjBL (Project-based Learning) lessons. The project consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. In the preparation stage, field surveys and coordination with partners were conducted. In the implementation stage, materials on STEM-PjBL were provided, followed by hands-on practice in developing teaching tools and interactive discussions. In the evaluation stage, pre-tests and post-tests were used to assess participants' knowledge. The analysis of pre-test and post-test results showed a 2.29% increase in the knowledge of biology teachers in Lumajang Regency about STEM-PjBL learning. While the teachers' knowledge was quite good, they still need a deeper understanding of the application of STEM-PjBL. Additionally, this community service resulted in the development of educational media, such as a biocomposter edukit and aquaponic edukit, which can be sustainably used for school-based learning activities.
Workshop Aplikasi Digital untuk Keterampilan Guru Abad 21 Agustin, Devi Rahayu; Fitria, Nimas Dian; Amaliyah, Naily Rizqi; Wulandari, Dhiasti Eka
Capacitarea : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/capacitarea.2025.002

Abstract

Perkembangan teknologi semakin maju mendorong adanya sistem berbasis teknologi. Danya teknologi menjadi sangat penting dalam kegiatan pembelajaran. Nyatanya tidak semua guru terampil dalam menggunakan aplikasi digital sehingga menyebabkan pembelajaran masih konvensional. Guru juga memiliki keterbatasan dalam mengintegrasi teknologi, dimana guru hanya mengenal penggunaan alat-alat elektronik seperti laptop dan proyektor. Berdasarkan masalah tersebut, tujuan dilakukan pengabdian adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengaplikasikan aplikasi Canva, Slido, dan Kahoot kepada guru. Metode pengabdian yang digunakan diantaranya tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evalausi. Sedangkan metode yang digunakan dalam kegiatan belajar bersama guru dan dosen adalah ceramah, diskusi, dan praktik. Hasil yang didapat oleh guru dalam mengikuti kegiatan ini berupa penugasan web yang dibuat menggunakan canva dengan beberapa soal yang dibuat menggunakan slido dan Kahoot. Penggunaan aplikasi digital dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DESAIN PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS GOOGLE APPS SCRIPT DAN LUMI EDUCATION Moch. Fauzi; Mohammad Ridho’i; Gati Ayu Likasari; Ana Rokhmawati; Naily Rizqi Amaliyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57080

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut guru untuk memiliki kompetensi dalam merancang pembelajaran digital yang inovatif dan interaktif. Namun demikian, masih banyak pendidik yang menghadapi tantangan dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang adaptif, interaktif, serta mudah terintegrasi dengan platform pembelajaran yang sudah ada. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran digital melalui pelatihan dan pendampingan dengan memanfaatkan Google Apps Script dan Lumi Education. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, workshop pelatihan, praktik langsung, sesi pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar desain pembelajaran digital, pemanfaatan Google Apps Script untuk mengotomatisasi dan mengintegrasikan berbagai sumber belajar dalam ekosistem Google, serta pengembangan konten pembelajaran interaktif menggunakan Lumi Education berbasis kerangka kerja H5P. Proses pendampingan memungkinkan peserta untuk secara langsung merancang dan mengembangkan media pembelajaran digital yang relevan dengan mata pelajaran yang mereka ampu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang interaktif. Selain itu, peserta memberikan respons yang positif terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan ini karena dinilai praktis, mudah diakses, serta dapat diterapkan dalam praktik pembelajaran di kelas. Dengan demikian, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berkontribusi dalam memperkuat kompetensi pedagogik digital guru serta mendukung implementasi pembelajaran terintegrasi teknologi di era digital.
Efektivitas Regulasi Ekonomi Syariah dalam Mendukung Start-Up dan Wirausaha Muda Berbasis Teknologi Dhiasti Eka Wulandari; Naily Rizqi Amaliyah
iltizamat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/iltizamat.v5i1.2548

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah membuka peluang besar bagi tumbuhnya start-up dan wirausaha muda berbasis teknologi di Indonesia, terutama yang mengusung prinsip syariah. Penelitian ini dilakukan untuk menilai sejauh mana regulasi ekonomi syariah di Indonesia efektif dalam mendukung perkembangan start-up dan wirausaha muda berbasis teknologi, baik dari aspek kepatuhan syariah maupun aspek keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis untuk menggali pemahaman mendalam mengenai efektivitas regulasi ekonomi syariah dalam mendukung start-up dan wirausaha muda berbasis teknologi Hasil penelitian menggambarkan bahwa sebagian start-up syariah merasa terbantu oleh regulasi yang memberikan landasan kepastian hukum, namun dalam praktiknya masih terdapat kendala administratif dan prosedural yang menghambat percepatan inovasi. Selain itu, literasi regulasi di kalangan wirausaha muda masih rendah, sehingga memengaruhi tingkat kepatuhan dan kualitas implementasi prinsip syariah. Studi ini menegaskan perlunya penyempurnaan regulasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan lebih mudah diakses oleh pelaku usaha pemula.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DESAIN PEMBELAJARAN DIGITAL BERBASIS GOOGLE APPS SCRIPT DAN LUMI EDUCATION Moch. Fauzi; Mohammad Ridho’i; Gati Ayu Likasari; Ana Rokhmawati; Naily Rizqi Amaliyah
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology requires teachers to possess competencies in designing innovative and interactive digital learning. However, many educators still face challenges in developing digital learning media that are adaptive, interactive, and easily integrated with existing learning platforms. Therefore, this community service program aims to improve teachers’ competencies in designing digital learning through training and mentoring using Google Apps Script and Lumi Education. The activities were conducted through several stages, including needs analysis, training workshops, hands-on practice, mentoring sessions, and evaluation. During the training, participants were introduced to the fundamentals of digital learning design, the use of Google Apps Script to automate and integrate learning resources within the Google ecosystem, and the development of interactive learning content using Lumi Education based on the H5P framework. The mentoring process allowed participants to directly design and develop digital learning media relevant to their teaching subjects. The results of the program indicate that participants showed increased understanding and skills in developing interactive digital learning media. Teachers were able to create simple automated learning tools, interactive quizzes, and multimedia-based learning materials that support student engagement. In addition, participants demonstrated positive responses toward the implementation of the training and mentoring activities, as these tools were considered practical, accessible, and applicable in classroom practice. Thus, this community service activity contributes to strengthening teachers’ digital pedagogical competencies and supports the implementation of technology-integrated learning in the digital era.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN KARIR MAHASISWA TINGKAT AKHIR STKIP PGRI LUMAJANG Satriyo Tegar Wicaksono; Dwi Yanuarindah Putri; Naily Rizqi Amaliyah
Probisnis Vol 19, No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v19i2.3415

Abstract

Pemilihan karir merupakan hal penting bagi mahasiswa tingkat akhir sebagai penentu masa depan setelah menyelesaikan pendidikan. Pengambilan keputusan terkait pemilihan karir akan menentukan kepuasan kerja, kestabilan keuangan hingga kesejahteraan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi terkait pengambilan keputusan mahasiswa pendidikan ekonomi dalam pemilihan karir, melanjutkan sesuai latar belakang pendidikannya sebagai guru atau pada bidang lain. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi. Terdapat 8 informan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa tingkat akhir pendidikan ekonomi di STKIP PGRI Lumajang.  Pemilihan subjek dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan tiga teknik utama yaitu: wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis menggunakan tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Keabsahan data di uji melalui uji kredibilitas, uji transferbilitas, uji dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa telah bersikap rasional serta didasari oleh evaluasi matang dalam menentukan karir mereka, dengan mempertimbangkan minat, kemampuan, serta kesejahteraan jangka panjang. Proses pengambilan keputusan mahasiswa menekankan pada keselarasan antara kepribadian, minat, serta realita dunia kerja professiona, mengintegrasikan pemahaman diri dengan kebutuhan pasar kerjal. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat dikembangkan dengan menambahkan variabel pertimbangan ketersediaan lapangan pekerjaan dan tingkat pendapatan terhadap pengambilan keputusan dalam menentukan karir mahasiswa tingkat akhir.