Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Evaluasi Jalur Akses Pejalan Kaki dengan Tod Standart Metrik Berjalan Kaki pada Stadion Manahan, Surakarta Nusantara, Nahla Putra; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2021: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stadion Manahan Solo merupakan sebuah objek vital yang berada pada tengah kota Solo. Banyak orang yang mengunjungi stadion ini untuk menunjang aktivitas sehari-hari seperti berolahraga, berdagang, berbelanja, makan dan sekedar bersantai. Dengan banyaknya kegiatan yang terjadi di stadion ini, maka fasilitas yang tersedia harus lengkap, khususnya untuk fasilitas pejalan kaki.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kenyamanan pada fasilitas pejalan kaki berdasarkan Metrik 1 Transit Oriented Development – Walk dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan kondisi Stadion Manahan yang sekarang, stadion ini memperoleh poin 8 dari 18 poin maksimal dalam Metrik Berjalan Kaki. Dari hasil penghitungan skor tersebut disarankan untuk lebih memperhatikan fasilitas pejalan kaki dengan cara memperbaiki fasilitas yang ada sehingga mencapai titik optimal agar para pejalan kaki merasa nyaman dan aman.
Pengaruh Jenis Material Lansekap terhadap Termal pada RTH Taman Balekambang Setyawan, Danang; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RTH Taman Balekambang merupakan sebuah taman kota yang sampai sekarang masih berfungsi dan masih terawat. Dimana di dalamnya terdapat berbagai macam material lansekap, setiap material memiliki kontribusi terhadap keadaan termal yang berbeda-beda ke Taman Balekambang. Karena hal itu dilakukanlah penelitian terhadap material lansekap yang berkaitan dengan pengaruh terhadap kondisi termal di RTH Taman Balekambang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, yang mana penggumpulan datanya dilakukan dengan survey lapangan secara langsung dan melakukan pengukuran terhadap jenis material yang diteliti. Dengan pengukuran dan survey secara langsung dan didokumentasikan maka penelitian ini akan mendapatkan hasil penelitian yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hasil dari penelitian ini adalah setiap jenis material mamiliki kemampuan yangberbeda-beda dalam menyerap panas dan menyalurkannya, selain itu tempat dimana jenis material penutup lansekap terletak juga mempengaruhi suhu dari material tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah jenis material penutup lansekap yang ternaungi memiliki suhu yang lebih rendah dari pada material yang tidak ternaungi baik dari softscape maupun hardscape.
Analisa Kenyamanan Sudut Pandang pada Tribun Gedung Olahraga Mustika Kabupaten Blora Sadewo, Wellong; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana adalah sesuatu yang digunakan sebagai alat dalam mencapai maksud atau tujuan. Sedangkan Prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses. Adanya sarana dan prasarana tersebut sangat penting dlam menunjang kenyamanan pengguna ruang. Seperti contohnya pada komplek gedung olahraga mustika yang terletak di karangjati kecamatan blora, kabupaten blora. Salah satu sarana yang sangat berperan penting dalam mendukung kenyamanan gedung olahraga adalah tribun. Dikarenakan disitulah tempat yang paling sering digunakan leh pengguna ruang. Untuk memudahkan penelitian akan digunakan metode studi literature guna mendapatkan refrensi maupun penguat-penguat fakta yang ada, kemudian menggunakan metode observasi secara langsung pada lokasi komplek gedung olahraga mustika guna memudahkan penilaian sarana dan prasarana sehingga data yang diperoleh bersifat nyata. Selanjutnya menggunakan metode wawancara pada narasumber yaitu, petugas pengelola gedung guna memperlengkap data data yang ada. Hasil dari penilitian penilitian diharapkan dari data data yang ada dan diolah adalah sebuah kesimpulan sudahkah sudut pandang tribun gedung olahraga mustika memenuhi standar kenyamanan pada suatu bangunan gedung olahraga. Sehingga dapat menjadi bahan evaluasi oleh pihak terkait untuk menjadi acuan guna meningkatkan kualitas komplek bangunan tersebut.
Faktor Penyebab Taman Sukowati di Kota Sragen Sepi Pengunjung Pamungkas, Sigit Gigih; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman merupakan sebuah areal yang berisikan komponen material keras dan lunak yang saling mendukung satu sama lainnya yang sengaja direncanakan dan di buat oleh manusia dalam kegunaanya sebagai tempat penyegar dalam dan luar ruangan. Konsep perkembangan taman seiring dengan mengikuti perkembangan jaman dan salah satu yang sangat berkembang di setiap kota besar adalah konsep taman minimalis. Taman juga merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang di peruntukan untuk sarana publik yang biasa ada si setiap kota. Seperti halnya taman Sukowati yang terletak di kota Sragen. Diantara taman lain yang ada di kota Sragen taman Sukowati terletak di jantung kota Sragen akan tetapi taman Sukowati kurang diminati oleh orang-orang di sekitar taman Sukowati itu sendiri. Dengan adanya permasalahan tersebut, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui permasalahan dan fartor-faktor penyebab taman tersebut kurang diminati publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan cara pengumpulan data, observasi dan wawancara.
Evaluasi Kapasitas Parkir yang Layak pada Pusat Perbelanjaan Rita Pasaraya Lustanti, Feri Lela; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebumen adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang berada di pesisir pantai selatan. Saat ini Kebumen belum memiliki bangunan ikonik karena tingkat pembangunan di kota ini belum maksimal. Rita Pasaraya merupakan salah satu bangunan supermarket yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat Kebumen terutama Hari-Hari libur dan Hari- Hari besar. Sudah bisa dipastikan bahwa tempat ini akan sesak dan ramai pengunjung. Bangunan yang baik adalah bangunan yang menyediakan fasilitas atau prasarana sesuai dengan kebutuhan para pengguna ruang, seperti kebutuhan parkir kendaraan yang harus diperhitungkan dengan matang. Begitu pun dengan Rita Pasaraya yang telah menyediakan tempat parkir bagi para pengunjung. Namun masih banyak kendaraan yang terparkir dibadan Jalan Pahlawan, sehingga menjadi pertanyaan apakah kapasitas parkir yang disediakan Rita Pasaraya sudah memenuhi kebutuhan. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kuantitatif yaitu mengumpulkan, menganalisis dan mengolah data yang didapatkan. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung ke lapangan dan wawancara kepada tukang parkir. Analisis dilakukan dengan cara menghitung akumulasi dan tingkat penggunaan parkiran Rita untuk mendapatkan kelayakan kapasitas parkir serta membuktikan kebenaran apakah Rita menjadi penyebab kemacetan di Jalan Pahlawan. Setelah dianalisis dapat disimpulkan bahwa : (1) Rita Pasaraya telah menyediakan tempat parkir yang kapasitasnya masih cukup untuk menampung motormotor yang terparkir di badan Jalan Pahlawan. (2) Kapasitas yang tersedia untuk parkir mobil masih kurang (3) Membuat parkiran 2 lantai menjadi salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk menambah kapasitas parkir mobil.
Identifikasi Ketersediaan Ruang Publik pada Stasiun Purwosari terhadap Kenyamanan Pengunjung Rismiyanti, Lusi; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun Purwosari atau sering disingkat PWS merupakan stasiun kereta api kelas I yang beralamat di Jalan Slamet Riyadi, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Stasiun ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta dan hanya melayani KA kelas ekonomi lintas selatan dan lokal/ komuter saja. Kenyamanan penumpang atau pengunjung merupakan hal yang utama pada transportasi publik. Tak terkecuali pengguna kereta api. Penelitian ini merupakan upaya untuk mengkaji keterkaitan antara ketersediaan ruang publik di Stasiun Purwosari terhadap kenyamanan pengunjungnya. Kali ini penulis akan mengkaji kenyamanan pengunjung Stasiun Purwosari menggunakan standar SNI 03-1733-2004 baik pengguna normal maupun difabel. Beberapa ruang publik yang diamati terbagi menjadi 2 zona yaitu zona keberangkatan dan zona kedatangan. Pada zona keberangkatan terdapat area drop off, hall, loket pembelian tiket, konter cek in, ruang tunggu, kamar mandi, dan mushola. Sedangkan zona kedatangan terdapat ruang tunggu, kamar mandi, warung makan, koridor menuju angkuta umum. Metode yang digunakan dalam menganalisis objek studi menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan memaparkan kondisi eksisting melakukan observasi lapangan dan analisis data. Hasil analisa Stasiun Purwosari adalah Secara umum hampir semua ruang publik pada Stasiun Purwosari nyaman. Hanya area drop off dan mushola saja yang tidak nyaman untuk pengguna difabel karena tidak tersedia ramp untuk akses difabel.
Pengaruh Arsitektur Islam dan Tropis Hotel Horison Aziza Solo terhadap Impresi Pengunjung Saniya, S; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel syariah merupakan suatu usaha yang bergerak pada bidang jasa dan pelayanan dalam bidang penginapan dimana telah disesuaikan dengan syariat agama Islam. Keberadaan hotel syariah memiliki keterkaitan dengan arsitektur Islam secara tidak langsung, arsitektur Islam sendiri memiliki keunikan dan daya Tarik yang cukup tinggi di tengah masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu sebagai negara tropis tentunya membuat arsitektur tropis memiliki tingkat eksistensi yang cukup tinggi. Penggabungan antara arsitektur Islam dengan arsitektur tropis pada Hotel Horison Aziza Solo dirasa cukup menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pengunjung terhadap penggabungan dua gaya arsitektural pada suatu bangunan ruang publik syariah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner yang diisi oleh para pengunjung Hotel Horison Aziza Solo. Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa keberadaan arsitektur Islam cukup menarik perhatian responden yang berada pada angka 4.0, lalu diikuti dengan arsitektur tropis pada angka 3.4 dan yang terakhir Hotel syariah di angka 3.3. Para pengunjung Hotel Horison Aziza Solo dapat menikmati penggabungan kedua gaya arsitektural ini dengan komposisi yang tepat.
Analisa Estetika Fasad Terminal Penggung Ditinjau dari Fungsi Bangunan sebagai Terminal Jannah, Ananda Putri Miftakhul; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, pertumbuhan penduduk yang pesat di Kabupaten Klaten berimbas pada kurangnya sarana/prasarana transportasi umum yang memadai sehingga yang dibutuhkan adalah bangunan terminal bus yang tidak hanya menjadi tempat akomodasi bagi penumpang untuk naik dan turun, tetapi juga secara estetika visual dapat menarik penumpang. Fasad bangunan memainkan peranan penting dalam mempresentasikan apa yang ada di baliknya, yaitu fungsi dari bangunan terminal itu sendiri. Terminal Penggung adalah terminal cabang (sub) di Kabupaten Klaten merupakan terminal yang berfungsi dalam melayani angkutan penumpang jarak pendek dengan volume kecil. Kondisi Terminal Penggung belum cukup memadai dengan kondisi fasad bangunan yang kurang terawat dan adanya kerusakan pada bagian-bagian komponen fasad bangunannya. Maka, potret permasalahannya meliputi kondisi non fisik yang belum dapat memenuhi kepuasan penggunanya yaitu estetika fasad bangunan dan kenyamanan pengguna Terminal Penggung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara estetika Terminal Penggung ditinjau dari fungsi bangunan sebagai terminal guna menciptakan kenyamanan bagi penggunanya. Adapun metode yang digunakan yaitu studi literatur guna mencari referensi dari suatu rumusan masalah, kemudian melakukan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi kondisi fasad bangunan guna mengumpulkan data. Hasil dari penelitian ini yaitu Terminal Penggung belum dapat memenuhi indikator-indikator bangunan publik yang nyaman bagi penggunanya.
Kajian Kualitas Pencahayaan Buatan terhadap Kenyamanan Visual Ruang Laboratorium Farmasetika Universitas Wahid Hasyim Madina, Alfiansyah Gibran Fany; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium merupakan tempat yang digunakan untuk kegiatan percobaan, pengukuran, dan penelitian. Kegiatan tersebut berhubungan dengan ilmu sains serta ilmu lainnya. Laboratorium biasanya berupa ruangan tertutup ataupun ruangan terbuka. Sistem pencahayaan pada ruangan laboratorium sangat penting agar aktivitas di dalam laboratorium dapat berjalan dengan baik dan memberikan rasa aman dari kecelakaan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Metode kuantitatif merupakan metode yang terstruktur dan terjadwal serta melibatkan angka yang bisa dihitung sebagai alat untuk menganalisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur, observasi, pengukuran kualitas pencahayaan dengan alat Lux meter, dan pendataan elemen pencahayaan. Studi literatur dilakukan dengan cara mengumpulkan referensi berupa jurnal dan buku serta standar yang berlaku. Hasil pengukuran didapatkan rata - rata pencahayaan pada ruang laboratorium farmasetika Universitas Wahid Hasyim pada siang hari hingga malam hari tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia sebesar 500 lux. Untuk meningkatkan pencahayaan buatan agar sesuai dengan SNI, perlu adanya perhitungan untuk penambahan jumlah lampu dan penambahan daya lampu yang dibutuhkan. Adapun faktor yang mempengaruhi kenyamanan visual pada pencahayaan ruang farmasetika Universitas Wahid Hasyim yaitu jarak antar armature yang cukup jauh sekitar 1.6 meter dan tidak terdapat penurunan ceiling di atas meja laboratorium sehingga cahaya tidak dapat fokus pada meja laboratorium.
Analisis Tata Letak Area Pangan Pasar Tradisional Jongke Surakarta Perdikandari, Cantrika Sekar; Nurhasan, N
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar tradisional adalah tempat terjadinya jual beli. Di pasar tradisional para penjual dan pembeli bertemu secara langsung. Proses jual beli melibatkan kegiatan tawar menawar. Bangunan yang ada di pasar dan tempat para pedagang berjualan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Di beberapa pasar masih ditemukan kios yang belum dikelompokkan tata letaknya salah satunya ialah Pasar Jongke di Surakarta. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan 1) Mengetahui tata letak Pasar Jongke dan menganalisisnya. 2) Mengetahui tingkat kenyamanan tata letak bagi pedagang dan pengunjung. 3)Mengetahui budaya dan perilaku dalam bangunan dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan langkah pengumpulan data melalui studi literatur, interview dan juga observasi. Dengan melakukan pengumpulan data budaya dan perilaku dalam bangunan dan lingkungan serta pendapat dari pengunjung, pemilik tenan pada pasar dapat menelusuri pola tata letak pasar . Berdasarkan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pengelompokan kios dan zoning pedagang masih belum tertata.