Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Wonorejo menghadapi kendala rendahnya adopsi teknologi digital, yang berimbas pada terbatasnya visibilitas dan daya saing usaha. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis UMKM dalam implementasi QRIS (Quick Response Indonesian Standard) dan Google Maps sebagai strategi transformasi digital dasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif, meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh UMKM mitra berhasil menjadi merchant QRIS dan memiliki titik lokasi usaha yang terverifikasi di Google Maps. Dampak yang terlihat adalah peningkatan efisiensi transaksi, perluasan jangkauan pasar, peningkatan interaksi dengan pelanggan, dan perubahan sikap pelaku UMKM dari pasif menjadi lebih proaktif dalam pemasaran digital. Disimpulkan bahwa integrasi QRIS dan Google Maps merupakan langkah strategis yang efektif untuk membangun fondasi digital dan meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital.