Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Suami Dengan Kepatuhan Kunjungan Nifas Di Puskesmas Sidomulyo Putri, Siska; Yulyana, Nispi; Dewi, Ratna
Midwifery Care Journal Vol. 4 No. 4 (2023): October 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/micajo.v4i4.9678

Abstract

The main indicator is the maternal mortality rate that can be used to evaluate the effectiveness of a maternal health program (MMR). Husband's understanding and support affects postpartum visits.The purpose of this study was to investigate how maternal compliance with postpartum visits at the work area of Sidomulyo Health Center in Bengkulu City is related to knowledge and husband's support. The design of this study was analytical with a cross-sectional perspective. In 2021, Sidomulyo Health Center in Bengkulu City will receive 176 mothers with children over 42 days old. 62 mothers with children over 42 days old were selected for the sample. Purposive sampling was used as the sampling method. The chi-square statistical test was used in data analysis  with univariate and bivariate models.The majority of women have little knowledge (51.6%),good knowledge (48.4%), the majority do not receive help (54.8%), the majority receive support (45.2%), majority non-compliant (56.5%), and majority compliant (43.5%), according to research results using univariate analysis. According to the study's bivariate statistical results, acquaintances have a p-value of 0.023 ± 0.05 and spousal support has a p-value of 0.000 ± 0.05 for each variable. Wherever they are tasked with helping more mothers get postpartum visits, Puskesmas looks for suggestions  to further strengthen their role in promoting the benefits of postpartum visits
Nonverbal Communication in the Minangkabau Marosok Tradition: An Analysis of Symbols and Ethical Values from an Islamic Economic Perspective Putri, Siska; Fahlefi, Rizal; Hidayati, Azifah; Lutfi, Ahmad
ITQAN: Journal of Islamic Economics, Management, and Finance Vol. 5 No. 1 (2026): ITQAN: Journal of Islamic Economics, Management, and Finance (in progress)
Publisher : Yayasan Mitra Peduli Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57053/itqan.v5i1.144

Abstract

This study aims to explore the meaning of nonverbal communication in the Minangkabau marosok tradition and examine how Islamic economic values are embodied within it. Marosok is a traditional livestock trading practice conducted discreetly through hand symbols hidden beneath a sarong, functioning as a silent transactional language. The research employs a phenomenological qualitative approach with ethnographic nuances, utilising field observation, in-depth interviews, and documentation in the livestock markets of Cubadak, Sungai Sariak, and Payakumbuh. The findings reveal that the hand symbols and sarong serve not only as tools of economic communication but also as representations of the moral and spiritual values of Minangkabau society. Each transaction is guided by the principles of honesty (ṣidq), trustworthiness (amānah), and mutual consent (tarāḍin) that shape social relationships among market actors. This tradition reflects the practical implementation of Islamic economic values such as ‘adl (justice), ta‘āwun (mutual support), and hifz al-māl (protection of wealth) within a local cultural context rooted in the philosophy adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. The findings affirm that marosok represents a community-based, trust-driven economic model capable of maintaining efficiency, fairness, and ethical integrity without reliance on formal systems. Thus, the marosok tradition offers valuable insights for strengthening contemporary Islamic economic practices grounded in local wisdom.
TINJAUAN KOMPARATIF FILSAFAT EKONOMI ISLAM: KRITIK TERHADAP KAPITALISME DAN EKSISTENSIALISME DALAM HAL KEPEMILIKAN HARTA Marlion, Fandi Ahmad; Iska, Syukri; Hidayati, Azifah; Putri, Siska; Jannah, Miftahul
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.4707

Abstract

Filsafat Ekonomi Islam memberikan kritik kepada sistem ekonomi kapitalisme dan eksistensialisme dalam hal kepemilikan harta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pandangan kapitalisme, eksistensialisme dan ekonomi Islam dalam hal kepemilikan harta serta melihat bagaimana kritikan dari sistem ekonomi Islam dan kontribusi eksistensialisme dalam memahami dampak subjektif kepemilikan modern. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber literatur yang sesuai dengan topik pembahasan. Data bersumber dari jurnal ilmiah yang diambil dari google scholer, researchgate, garuda dan sinta dengan menggunakan metode dokumentasi untuk teknik pengumpulan data serta analisis isi untuk teknik analisisnya.  Hasil penelitian ini adalah dalam kepemilikan harta kapitalisme lebih berupaya mengutamakan kepentingan individu, eksistensialisme menganggap harta itu sebagai simbol subjektif yang dapat membebaskan individu atau membebaninya, sedangkan ekonomi Islam mennganggap kepemilikan harta sebagai amanah dari Allah SWT. Kesimpulannya adalah sistem Ekonomi Islam memang memberikan kritikan kepada kapitalisme dan eksistensialisme dalam kepemilikan harta dengan mengutamakan aspek amanah dan kemaslahatan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan filsafat ekonomi Islam yag relevan dengan tantangan kontemporer.
ANALISIS KOMPARATIF SISTEM EKONOMI KAPITALISME, SOSIALISME, DAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF KEADILAN DAN EFISIENSI Hidayati, Azifah; Iska, Syukri; Marlion, Fandi Ahmad; Jannah, Miftahul; Putri, Siska
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.4708

Abstract

Kapitalisme, sosialisme, dan sistem ekonomi Islam masing-masing memiliki karakteristik dan orientasi nilai yang berbeda dalam mewujudkan keadilan dan efisiensi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif bagaimana ketiga sistem ini mengonseptualisasikan keadilan distributif dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya, serta mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing sistem dari perspektif etika dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan mengkaji sumber-sumber akademis, dokumen sejarah, dan studi kontemporer yang relevan dengan tema keadilan dan efisiensi. Temuan menunjukkan bahwa kapitalisme menekankan kebebasan pasar dan efisiensi melalui persaingan, namun seringkali menghadapi kritik karena menghasilkan disparitas pendapatan yang signifikan. Sosialisme mengupayakan distribusi yang adil melalui kendali negara atas sumber daya, meskipun seringkali menghadapi tantangan terkait efisiensi ekonomi. Sementara itu, sistem ekonomi Islam mengintegrasikan mekanisme pasar dengan prinsip-prinsip moral, keadilan distributif, dan regulasi berbasis Syariah untuk menjamin kesejahteraan dan meminimalkan ketimpangan. Kesimpulannya, ekonomi Islam menawarkan sintesis yang seimbang antara efisiensi dan keadilan melalui pendekatan yang etis dan moderat. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kerangka kerja sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.