Abstract A company's success can be determined by its ability to innovate, and of course, if you want to innovate then a company needs competent human resources (HR). A company’s success in running its business certainly cannot be separated from the human resources (HR) factor. The purpose of this study was to determine the effect of work stress and job insecurity on employee performance through commitment as an intervening variable at PT. Tunas Baru Lampung Tbk. Sidoarjo. This research is a type of quantitative research that uses data processing in the form of numbers. Using samples taken from the number of employees of 92 employees at PT. Tunas Baru Lampung Tbk. Sidoarjo, With the distribution of questionnaires which were then tested through various measuring instruments using the help of the IBM SPSS version 16 program. The results of the F-test and T-test showed that there was an effect of work stress and job insecurity on employee performance through commitment as an intervening variable. Abstrak Kesuksesan suatu perusahaan dapat ditentukan dari kemampuannya dalam melakukan inovasi, dan tentunya jika ingin melakukan inovasi maka suatu perusahaan perlu memiliki sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan bisnisnya tentu tidak dapat terlepas dari adanya factor sumber daya manusia (SDM). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stress kerja, Job Insecurity terhadap kinerja karyawan melalui komitmen sebagai variabel intervening pada PT.Tunas Baru Lampung Tbk. Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan pengolahan data dalam bentuk angka. Menggunakan sampel yang diambil dari jumlah karyawan sebesar 92 karyawan di PT.Tunas Baru Lampung Tbk. Sidoarjo, Dengan penyebaran kuisioner yang selanjutnya diuji melalui berbagai instrumen ukur dengan menggunakan bantuan program IBM SPSS versi 16. Hasil penelitian uji F dan uji T menunjukan bahwa terdapat pengaruh stress kerja, Job Insecurity terhadap kinerja karyawan melalui komitmen sebagai variabel Mediasi.