Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

High school students’ cognitive load on biology learning: A case study Sunandar, Aris; Karwatisari, Rina; Rahmat, Adi; Winarno, Nanang; Hamdiyati, Yanti
Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education Vol 7, No 2 (2024): July 2024
Publisher : Department of Biology Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/aijbe.v7i2.67266

Abstract

This study aimed to analyze the cognitive load of high school students on biology learning. The method was used in this research is the survey method. The subjects of the study consisted of 179 students in grade X students consisting of 56 male students and 123 female students, 130 students in grade XI consisting of 37 male students and 93 female students, and 90 students in grade XII students consisting of 30 male students and 60 female students. The instrument in this study used a questionnaire cognitive load theory proposed by Meissner and Bogner about good learning design with a Likert scale. The results of research on high school students' cognitive load in biology revealed a medium average of 2.93, with GCL (3.29) ranking highest, followed by ICL (2.85) and ECL (2.66). The data processing results with the Kruskal Wallis test was showed that each factor has differences between ICL, ECL, and GCL. Thus, high school students still have a cognitive load when studying in class. The data processing results with the Mann U Whitney test to analyze the difference in cognitive load between male and female students was showed no significant difference between male and female students in cognitive load on biology learning.
Analisis Dan Rekonstruksi Desain Kegiatan Laboratorium Materi Proses Osmosis Berdasarkan Struktur Diagram Vee Karwatisari, Rina; Supriatno, Bambang; Amprasto, Amprasto
Jurnal Perspektif Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v8i1.290

Abstract

Kegiatan praktikum dalam suatu pembelajaran biologi merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan. Konsep osmosis merupakan konsep dasar atau konsep prasyarat yang perlu dipahami siswa karena merupakan konsep dasar untuk mempelajari konsep selanjutnya Konsep osmosis akan optimal dipahami siswa jika pembelajaran menggunkan metode praktikum. Permasalahan yang muncul dalam suatu kegiatan praktikum salah satunya adalah DKL (Desain Kegiatan Laboratorium) yang digunakan guru belum mampu mengkonstruk pengetahuan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mempelajari LKPD / DKL osmosis yang menggunakan telur ayam dengan menggunakan instrumen analisis DKL yang dikembangkan oleh Novak-Gowin menggunakan Diagram Vee, kemudian melakukan perancangan rekonstruksi LKPD / DKL osmosis tersebut atas temuan hal-hal yang dirasa harus diperbaiki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling, dan memperoleh satu DKL dari buku panduan praktikum biologi kelas XI MIPA pada salah satu sekolah jenjang menengah atas. Pemilihan teknik sampling ini membuat peneliti fokus terhadap satu DKL dalam menganalisisnya. Penelitian ini mengikuti langkah-langkah ANCOR (Analisis, Coba, dan Rekonstruksi) yang dikembangkan oleh Supriatno (2013). Pada tahap analisis, DKL dianalisis dan dinilai berdasarkan instrumen praktikum Novak & Gowin (1984). Hasil penelitian menunjukan bahwa skor yang diperoleh DKL tersebut adalah 44% dengan kriteria cukup yang berarti DKL tersebut membutuhkan perbaikan, karena idealnya suatu DKL yang digunakan dalam suatu kegiatan praktikum memiliki kriteria sangat baik. DKL hasil rekonstruksi menurut peseta didik lebih logis, terarah dan mampu membuat siswa memahami tujuan praktikum karena DKL hasil rekonstruksi selain mengalami perbaikan pada alat adan bahan juga dibuat dengan mencantumkan pertanyaan fokus dan pertanyaan-pertanyaan diskusi yang mampu mengkonstruk pengetahuan peserta didik. 
Analisis Dan Rekonstruksi Desain Kegiatan Laboratorium Materi Proses Osmosis Berdasarkan Struktur Diagram Vee Karwatisari, Rina; Supriatno, Bambang; Amprasto, Amprasto
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v8i1.290

Abstract

Kegiatan praktikum dalam suatu pembelajaran biologi merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan. Konsep osmosis merupakan konsep dasar atau konsep prasyarat yang perlu dipahami siswa karena merupakan konsep dasar untuk mempelajari konsep selanjutnya Konsep osmosis akan optimal dipahami siswa jika pembelajaran menggunkan metode praktikum. Permasalahan yang muncul dalam suatu kegiatan praktikum salah satunya adalah DKL (Desain Kegiatan Laboratorium) yang digunakan guru belum mampu mengkonstruk pengetahuan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mempelajari LKPD / DKL osmosis yang menggunakan telur ayam dengan menggunakan instrumen analisis DKL yang dikembangkan oleh Novak-Gowin menggunakan Diagram Vee, kemudian melakukan perancangan rekonstruksi LKPD / DKL osmosis tersebut atas temuan hal-hal yang dirasa harus diperbaiki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling, dan memperoleh satu DKL dari buku panduan praktikum biologi kelas XI MIPA pada salah satu sekolah jenjang menengah atas. Pemilihan teknik sampling ini membuat peneliti fokus terhadap satu DKL dalam menganalisisnya. Penelitian ini mengikuti langkah-langkah ANCOR (Analisis, Coba, dan Rekonstruksi) yang dikembangkan oleh Supriatno (2013). Pada tahap analisis, DKL dianalisis dan dinilai berdasarkan instrumen praktikum Novak & Gowin (1984). Hasil penelitian menunjukan bahwa skor yang diperoleh DKL tersebut adalah 44% dengan kriteria cukup yang berarti DKL tersebut membutuhkan perbaikan, karena idealnya suatu DKL yang digunakan dalam suatu kegiatan praktikum memiliki kriteria sangat baik. DKL hasil rekonstruksi menurut peseta didik lebih logis, terarah dan mampu membuat siswa memahami tujuan praktikum karena DKL hasil rekonstruksi selain mengalami perbaikan pada alat adan bahan juga dibuat dengan mencantumkan pertanyaan fokus dan pertanyaan-pertanyaan diskusi yang mampu mengkonstruk pengetahuan peserta didik. 
An Analysis on High School Student's Concern Towards River in Cimanggung and Its Surrounding Karwatisari, Rina; Surtikanti, Hertien Koosbandiah
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i4.9498

Abstract

Environmental issues in the river area have received less attention, even though the river plays a big role in people's lives, especially those around it. It is important to know the concern of high school students for the environment because they are the next generation of the region's future development. One of the rivers in the Cimanggung area is the Cimande River. This study aims to analyze the environmental concerns of high school students regarding the river environment in the Cimanggung Area and its surroundings. The research method used was a descriptive qualitative method, with respondents of high school students in the Cimanggung area totaling 139 respondents with an age range of 15-18 years. Data collection techniques by observation, interviews, and literature studies. The instrument used to determine the level of student concern for the environment uses a Likert scale consisting of 25 questions and 5 interview questions. The results showed that the level of student concern was broadly in the good category with an average score of 76.9. The results of observations and interviews show that the waste contained in the river environment is waste from people who pass by, not residents who live around the river area.