Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Menggunakan Video Edukasi Islam terhadap Minat Berhenti Merokok pada Mahasiswa” Jurwita, Linda; Irawan, Dedi; Maulidya, Nurul; Fitria, Sarah Dwi
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6606

Abstract

Merokok merupakan salah satu perilaku yang sangat merugikan. Fenomena saat ini merokok menjadi trend di semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa dan tidak menutup kemungkinan untuk mereka yang sebelumnya sudah merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi islam terhadap minat berhenti merokok pada mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest-postest. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik Total Sampling dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian, jadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa sebanyak 20 orang. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata minat berhenti merokok sebelum diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi islam adalah 26,8 dengan median 25 dan standar deviasi 4,234 dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi islam adalah 32,8 dengan median 34 dan standar deviasi 5,644. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi islam terhadap minat berhenti merokok pada mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana Universitas Sains Cut Nyak Dhien dengan p-value 0,001 (p<0,05).
Pengaruh Video Edukasi terhadap Tingkat Pengetahuan Penderita Tuberkulosi tentang Penularan Tuberkulosis di Wilayah Kota Langsa Ningsih, Nurhayati; Jurwita, Linda; Maulidya, Nurul; Dana, Bunga Novianty Sukma
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/wep8r124

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) remains a significant health challenge in Indonesia, including the Langsa City area. A primary obstacle in prevention efforts is the lack of understanding among patients regarding how the disease is transmitted. Effective education is essential to reduce the number of cases within the community. Objective: This study aims to analyze the effect of educational videos on the knowledge levels of TB patients concerning disease transmission in the Langsa City region. Methods: This is a quantitative study utilizing a quasi-experimental design with a Pretest-Posttest approach. The sample consisted of 20 respondents selected through total sampling. The intervention involved a 3-minute and 35-second educational video. Data analysis was performed using the Wilcoxon test. Results: The findings indicate a significant increase in knowledge among TB patients following the intervention. Prior to the intervention, most respondents' knowledge levels were categorized as fair or poor. Following the video education, the Wilcoxon test yielded a significance value of p=0.000 (p < 0.05), indicating a clear difference in knowledge before and after the intervention. Conclusion: The use of educational videos is effective in improving the knowledge of TB patients regarding disease transmission in Langsa City. It is recommended that healthcare professionals optimize the use of audiovisual media when providing health education to the public to ensure information is more easily understood.
Dukungan Sosial dan Persepsi Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Selama Hemodialisa Linda Jurwita; Maulidya, Nurul; Ningsih, Nurhayati; Mailisna, Mailisna; Zulkarnaen, Arditha Balqis
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cy95af47

Abstract

Chronic kidney failure is a condition of progressive decline in kidney function so that the kidneys cannot maintain the body's internal environment, causing the kidneys to be unable to filter the body's metabolic waste products by themselves. Therefore, patients with chronic kidney failure survive by undergoing hemodialysis, which has a serious impact on the individual's quality of life, social life, financial, and psychological well-being. This research aims to determine the relationship between social support and perception with the quality of life of chronic kidney failure patients during hemodialysis at Langsa Regional Hospital. The research method used is quantitative with a correlative analytical design. Sample selection in this study used non-probability sampling with a total sampling technique. The results of the study based on the chi-square statistical test on social support with quality of life obtained a p-value of 0.536 (α>0.05), meaning there is no significant relationship, while perception with quality of life obtained a p-value of 0.006 (α<0.05), meaning there is a significant relationship between variables. Social support, especially from family, can reduce stress, strengthen physical condition, and increase patient motivation in undergoing hemodialysis. Patients who accept their condition, comply with it, and experience the benefits of hemodialysis can improve their physical, psychological, and social functioning. Conversely, negative perceptions or anxiety created by the patient's thoughts can reduce their quality of life.
Hubungan Lama Pengobatan dengan Self-Acceptance pada Penderita Tuberkulosis Paru Usia Produktif di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kota Langsa Mailisna, Mailisna; Junaidi, Junaidi; Jurwita, Linda; Maulidya, Nurul; Irfani, Annisa Abir
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xb9s4006

Abstract

Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan dunia. Data World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa secara global terdapat kasus TBC dengan prevalensi 0,26% (10,4 juta kasus) pada tahun 2021. Pengobatan tuberkulosis paru bertujuan untuk menyembuhkan pasien, mempertahankan kualitas hidup, dan meningkatkan produktivitas. Lamanya pengobatan merupakan salah satu faktor yang berdampak pada penerimaan diri (self-acceptance) pada penderita tuberkulosis usia produktif di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kota Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian jenis analitik yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien tuberkulosis paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kota Langsa sebanyak 67 pasien. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengobatan pasien tuberkulosis paru usia produktif sebagian besar berada dalam fase intensif (0–2 bulan) sebanyak 35 responden (52,2%). Penerimaan diri pasien tuberkulosis paru usia produktif sebagian besar rendah sebanyak 35 responden (52,2%) dan sebagian kecil memiliki penerimaan diri yang tinggi sebanyak 12 responden (17,9%). Terdapat hubungan antara lama pengobatan dengan penerimaan diri pasien tuberkulosis paru usia produktif dengan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05).