Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Otoritas Haji dan Kebebasan Beragama: Studi Kasus Pelarangan Haji Jemaat Ahmadiyah Huda, Ahmad Faisal; Muhajarah, Kurnia
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 3 : Al Qalam (Mei 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i3.3496

Abstract

Indonesia sebagai negara demokrasi yang berlandaskan Pancasila menjamin kebebasan beragama setiap warga negaranya. Konstitusi UUD 1945 mengamanahkan bahwa setiap individu memiliki hak untuk memeluk dan menjalankan agamanya tanpa diskriminasi. Namun dalam praktiknya, terjadi kasus pelarangan ibadah haji bagi Jemaat Ahmadiyah yang dilakukan oleh Kementerian Agama sebagai otoritas pelaksana haji berdasarkan fatwa MUI, yang menyatakan bahwa Ahmadiyah bukan bagian dari Islam. Tulisan ini menghadirkan pembahasan tentang pelarangan haji yang dilakukan oleh Kementerian Agama kepada Jemaat Ahmadiyah dalam perspektif kebebasan beragama Gus Dur. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Melalui pendekatan analisis, tulisan ini menyimpulkan bahwa setiap individu bebas untuk memilih dan melaksanakan ajaran agama. Pelarangan yang dilakukan oleh Kementerian Agama dapat dianggap sebagai pelanggaran HAM karena bertentangan dengan prinsip-prinsip kebebasan beragama. oleh karena itu, membatalkan larangan haji merupakan tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai HAM dan dapat menciptakan lingkungan yang menghargai keberagaman tanpa adanya diskriminasi.
TRENDS OF HAJJ AND UMRAH ON INSTAGRAM: COMMERCIALIZATION AND SELF-REPRESENTATION Mawardi, Imam; Huda, Ahmad Faisal; Risqiyah, Lailatul
Multazam : Jurnal Manajemen Haji dan Umrah Vol. 4 No. 2 (2024): Multazam: Jurnal Manajemen Haji dan Umrah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/multazam.v4i2.9292

Abstract

This article discusses the trend of Hajj and Umrah on Instagram, which is a form of expression of pilgrims on social media. The phenomenon is represented through the hajj hastag (#haji) and umrah hastag (#umrah). This research uses qualitative research methods, with a virtual ethnography approach. Data were collected through posts and comments on Instagram with #hajj and #umrah, and from literature studies. The data was then analyzed using critical discourse analysis theory. That every discourse is constructed from the identity, background, and purpose of the discourse. It was found that the expressions of Hajj and Umrah pilgrims on social media were represented with a variety of expressions and purposes. First, there are many trends in the phenomenon of Hajj and Umrah on Instagram. It is used as a means of personal and group promotion, such as travel agencies, food, and Hajj souvenirs. Second, a person's post when performing Hajj or Umrah is a form of self-expression and expression of gratitude so that social media is used to share their experiences as a form of gratitude and in order to motivate others.