Anjelina, Monika
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 DALAM MENINGKATAKAN NUMERASI DI SDN 41 EMPLASMENT Anjelina, Monika; Ritawati, Bernadeta
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v3i1.3196

Abstract

Kampus Mengajar adalah program MBKM yang mendorong mahasiswa untuk berkontribusi dalam proses pembelajaran di tingkat sekolah dasar, dengan fokus khusus pada daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi dan dampak yang diberikan oleh mahasiswa yang berpartisipasi dalam Kampus Mengajar angkatan ke-7 terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa di SDN 41 Emplasment, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Pengamatan langsung di lapangan (observasi) dan analisis dokumen terkait (studi dokumentasi) digunakan untuk mengumpulkan data. Permainan tradisional yang dimodifikasi untuk numerasi, seperti permainan engklek dan lompat tali numerasi, program bengkel numerasi, dan media untuk mengajar pohon matematika dan puzzle bangun datar, termasuk dalam program yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang kreatif dan interaktif memberikan dampak positif pada peningkatan numerasi siswa. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk belajar menjadi pemimpin dan mendapatkan pengalaman mengajar dalam program ini.
Ethnomathematics: Exploration Of Jubata Dayak Kanayatn Dance Sanggar Padagi Raya Anjelina, Monika; Ellissi, Wike
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 10, No 2 (2025): Volume 10 Number 2, September 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v10i2.6695

Abstract

This study aims to describe the mathematical elements contained in the Jubata Dayak Kanayatn Dance at the Padagi Raya Studio. This study will not only contribute to cultural preservation, but also provide new insights into ethnomathematics studies and increase public awareness of mathematics in the context of local culture. This study is expected to be a reference for further research, as well as offer alternative solutions in mathematics learning that are more contextual and relevant to the culture of the community. The method used is qualitative research with an ethnographic approach, involving observation, semi-structured interviews, and documentation to collect data from three informants. The results of the study indicate that the Jubata Dance contains various fundamental mathematical activities, such as calculating, measuring, designing, determining locations, playing, and explaining. The mathematical elements identified in this dance include angles, geometric transformations, flat shapes, and spatial shapes. Each dance movement has a mathematical meaning that can be analyzed, such as the angular patterns formed in the movement, as well as the use of geometric formations that show the relationship between dance and mathematics. This study fills the gap in previous studies on ethnomathematics in Jubata Dance and provides new insights into understanding the relationship between culture and mathematics. The conclusion of this study is that Jubata Dance is not only a cultural expression, but also contains mathematical elements that can improve the understanding of the community, especially students, about mathematical elements in the context of local culture. This study is expected to be a reference for further studies and provide alternative solutions in learning mathematics that are more contextual and relevant to everyday life. By integrating cultural elements into education, it is hoped that students can more easily understand mathematical elements and see their relevance in their daily lives, as well as increase their interest in learning the subjectEtnomatematika: Eksplorasi Tari Jubata Dayak Kanayatn Sanggar Padagi RayaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur matematika yang terdapat dalam Tari Jubata Dayak Kanayatn pada Sanggar Padagi Raya. Penelitian ini tidak hanya akan berkontribusi pada pelestarian budaya, tetapi juga memberikan wawasan baru dalam kajian etnomatematika serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang matematika dalam konteks budaya lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk penelitian-penelitian selanjutnya, serta menawarkan solusi alternatif dalam pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan relevan dengan budaya masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang melibatkan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari tiga narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Jubata mengandung berbagai aktivitas fundamental matematis, seperti menghitung, mengukur, mendesain, menentukan lokasi, bermain, dan menjelaskan. Unsur-unsur matematika yang teridentifikasi dalam tarian ini mencakup sudut, transformasi geometri, bangun datar, dan bangun ruang. Setiap gerakan tari memiliki makna matematis yang dapat dianalisis, seperti pola sudut yang terbentuk dalam gerakan, serta penggunaan formasi geometris yang menunjukkan hubungan antara seni tari dan matematika. Penelitian ini mengisi kekosongan kajian sebelumnya tentang etnomatematika dalam Tari Jubata dan memberikan wawasan baru dalam memahami keterkaitan antara budaya dan matematika. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Tari Jubata tidak hanya merupakan ekspresi budaya, tetapi juga mengandung unsur-unsur matematis yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama siswa, tentang unsur-unsur matematika dalam konteks budaya lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk studi lebih lanjut dan memberikan solusi alternatif dalam pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan mengintegrasikan elemen budaya dalam pendidikan, diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami unsur matematika dan melihat relevansinya dalam kehidupan mereka sehari-hari, serta meningkatkan minat belajar mereka terhadap mata pelajaran tersebut.Kata Kunci :Etnomatematika; Tari Jubata; Dayak Kanayatn; pendidikan matematika; aktivitas matematis.