Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

METODE DAKWAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER SANTRI : (PONDOK PESANTREN ULUMUL QUR’AN DDI HASANUDDIN) Addahri, Muh. Habib Mufkih; Shamad, M. Ishaq; M. Said P
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang Metode Dakwah Pendidikan Karakter Santri Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin. Tujuan dari penilitan ini adalah untuk mengetahui metode dakwah serta faktor pendukung dan penghambat Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin Kab. Maros. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatis dengan pendekatan deskriptif. Dalam pengumpulan data, peniliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berlokasi di Kompleks Pondok Pesantren Ulumul Qur’an, Kec. Mandai, Kab. Maros. Hasil Penelitian ini menunjukkan metode dakwah Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin dalam membentuk karakter santri menggunakan dua metode yaitu: 1. Metode Mau’idzhatil hasanah sebagai metode untuk menanamkan sikap kedisiplinan dalam menjalankan ibadah kepada Allah Swt. 2. Metode bil hikmah merupakan metode untuk meningkatkan keimanan dan kepercayaan kepada Allah SWT. Adapun faktor pendukung metode dakwah dalam membentuk karakter santri ada tiga yaitu: 1. Loyalitas dan tanggungjawab pengasuh dan tenaga pengajar untuk mengabdi dan memberikan motivasi-motivasi kepada setiap santri dalam kehidupan sehari-harinya. 2. Semangat para santri dalam menuntut ilmu dan mencari informasi dalam meningkatkan pengetahuannya. 3. Adanya motivasi para santri dalam menuntut ilmu dan mencari informasi-informasi dalam meningkatkan pengetahuannya. Kemudian faktor penghambat metode dakwah Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin dalam membentuk karakter santri ada empat yaitu: 1. Para santri kesulitan dalam mengatur waktu karena padatnya kegiatan pondok pesantren sehingga para santri menjadi jenuh, malas, dan mengantuk saat melakukan kegiatan pembelajaran. 2. Kurangnya tenaga pengajar sehingga kegiatan kadang tidak terlaksana. 3. Kurangnya penerapan ilmu yang telah diperoleh dalam pembelajaran, sehingga santri terkadang melakukan sebuah pelanggaran. 4. Lingkungan yang dekat dengan pusat perbelanjaan (Mall), sehingga dapat merusak pertumbuhan dan perkembangan santri khususnya dalam membentuk karakter para santri.
Strategi Komunikasi Guru Mengaji Dalam Menanamkan Nilai Nilai Agama Di Tka/Tpa Riyadlus Shalihin Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar nur, muh akbar; Nuraeni Abdullah; M. Said P
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Januari 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v2i2.510

Abstract

Strategi Komunikasi Guru Mengaji Dalam Menanamkan Nilai Nilai Agama Di Tka/Tpa Riyadlus Shalihin Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah Strategi Komunikasi ini dapat meningkatkan Guru Mengaji dalam menerapkan nilai nilai Agama kepada Santri dan Santriwati yang berada di Tka/Tpa Riyadlus Shalihin Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar. Studi Penelitian bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi guru mengaji dalam menanamkan nilai nilai agama di Tka/Tpa Riyadlus Shalihin dan memahami hambatan yang dihadapi oleh guru mengaji dalam melakukan pembacaan iqro kepada santri dan santriwati di Tka/Tpa Riyadlus Shalihin. Jenis Penelitian Ini Menggunakan Metode deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bersifat gambaran, kata-kata, tidak menekankan pada angka atau memaparkan kondisi objek yang akan diteliti sebagaimana adanya sesuai dengan kondisi yang harus sesuai  pada penelitian  yang dilakukan. Karena peneliti terjun langsung ke lokasi penelitian untuk mengamati dan memahami Kondisi dan Karakter Personal Guru dalam Pembinaan nilai-nilai agama di Tka/Tpa Riyadlus Shalihin. Berdasarkan Hasil Peneliti, Maka dapat disumpulkan yaitu bahwa Strategi komunikasi guru mengaji dalam menanamkan nilai nilai agama di Tka/Tpa Riyadlus Shalihin dalam meningkatkan kesadaran Santri Santriwati dengan cara yaitu: pembelajaran dinul islam untuk para santri dan santriwati, uji hafalan santri, membaca Al-Qur’an, Praktek Ibadah. Dan faktor penghambat guru mengaji dalam menanamkan nilai nilai agama di Tka/Tpa Riyadlus Shalihin yaitu ada beberapa Aspek yang pertama Aspek internal, yang kedua Aspek Eksternal. Aspek Internal yaitu kurangnya percaya diri, dan semangat belajarnya rendah, ketidak disiplinan santri. Aspek Eksternal yaitu lingkungan kelurga yang kurang humoris, hubungan antar ayah dan ibu, memiliki teman sepermainan yang nakal.
METODE DAKWAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER SANTRI : (PONDOK PESANTREN ULUMUL QUR’AN DDI HASANUDDIN) Addahri, Muh. Habib Mufkih; Shamad, M. Ishaq; M. Said P
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang Metode Dakwah Pendidikan Karakter Santri Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin. Tujuan dari penilitan ini adalah untuk mengetahui metode dakwah serta faktor pendukung dan penghambat Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin Kab. Maros. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatis dengan pendekatan deskriptif. Dalam pengumpulan data, peniliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berlokasi di Kompleks Pondok Pesantren Ulumul Qur’an, Kec. Mandai, Kab. Maros. Hasil Penelitian ini menunjukkan metode dakwah Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin dalam membentuk karakter santri menggunakan dua metode yaitu: 1. Metode Mau’idzhatil hasanah sebagai metode untuk menanamkan sikap kedisiplinan dalam menjalankan ibadah kepada Allah Swt. 2. Metode bil hikmah merupakan metode untuk meningkatkan keimanan dan kepercayaan kepada Allah SWT. Adapun faktor pendukung metode dakwah dalam membentuk karakter santri ada tiga yaitu: 1. Loyalitas dan tanggungjawab pengasuh dan tenaga pengajar untuk mengabdi dan memberikan motivasi-motivasi kepada setiap santri dalam kehidupan sehari-harinya. 2. Semangat para santri dalam menuntut ilmu dan mencari informasi dalam meningkatkan pengetahuannya. 3. Adanya motivasi para santri dalam menuntut ilmu dan mencari informasi-informasi dalam meningkatkan pengetahuannya. Kemudian faktor penghambat metode dakwah Pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin dalam membentuk karakter santri ada empat yaitu: 1. Para santri kesulitan dalam mengatur waktu karena padatnya kegiatan pondok pesantren sehingga para santri menjadi jenuh, malas, dan mengantuk saat melakukan kegiatan pembelajaran. 2. Kurangnya tenaga pengajar sehingga kegiatan kadang tidak terlaksana. 3. Kurangnya penerapan ilmu yang telah diperoleh dalam pembelajaran, sehingga santri terkadang melakukan sebuah pelanggaran. 4. Lingkungan yang dekat dengan pusat perbelanjaan (Mall), sehingga dapat merusak pertumbuhan dan perkembangan santri khususnya dalam membentuk karakter para santri.